
Stella : Abang Uda cuci tangan belum?
Marcel : Belum, kamu aja dulu , aku jaga ini.
Stella pun berjalan menuju Wastafel , ia mencuci tangan nya menggunakan Sabun pencuci tangan , lalu membilas menggunakan air dan mengeringkannya, Ia berjalan menuju Tempat saus , ia menuangkan saus ke 2 cup, lalu ia membawa nya ke meja nya, Setelah Stella sampai di meja itu, Marcel langsung pergi menuju weastafel di sana ia mencuci tangannya, Setelah ia mencuci tangan nya ia balik ke tempatnya, Mereka pun mulai memakan makanan mereka, Mereka selalu makan dengan hening, yang berisik hanya suara orang orang di sekeliling mereka. Pada saat makan Stella merasa bahwa ia sedang diliatin oleh sosok laki laki yang berada di samping Marcel, Ia melihat ke arah laki laki itu, ternyata benar ia sedang diliatin, bahkan saat Stella melihatnya laki laki itu tidak mengalihkan pandangannya, Stella pun mengalihkan pandangan ,ia melanjutkan makannya , Marcel pun merasa kalau Stella sedang diliatin, Marcel menoleh kesamping nya, laki laki itu langsung membuang muka. Laki laki dan perempuan yang berada di samping mereka itu berbicara dengan suara sangat pelan, Pada saat mereka berbicara Si perempuan itu melihat Stella dengan tatapan sinis. Marcel melihat perempuan itu saat ia melihat Stella.
Marcel : Kamu kenal ? (sambil memasukan nasi kedalam mulutnya)
Stella : gak (sambil menggelengkan kepalanya)
Marcel : dia liatin kamu terus.
__ADS_1
Stella : Bukan cuma liatin, dia tadi juga Uda nyenggol kursi aku .
Marcel pun melihat pria itu dengan tatapan tajam. Pria itu membuang mukanya dari hadapan Marcel.
Mereka melanjutkan makannya, Pelayan datang membawa sup ayam, sup bubur , dan kentang yang tadi Marcel pesan, Pelayan itu meletakkan baki uang berisi makanan itu di meja mereka , mereka serentak mengucapkan terima kasih kepada pelayan itu, pelayan itu membalasnya dengan memberikan senyuman. Marcel mengambil makanan itu dari baki dan meletakkannya di tempatnya DNA juga ditempat Stella.
Marcel : Makan yang banyak biar gemuk (sambil mengambil sup bubur dari baki dan meletakkannya di meja Stella)
Stella : Traktirnya tiap hari ya biar aku gemuk (memberi senyuman)
Stella : gak ,aku gak akan pernah bisa gemuk
__ADS_1
Stella hanya memberi senyuman, namun kaki bawahnya sudah menginjak telapak kaki Marcel. Marcel hanya tertawa karena tidak terasa sakit. Mereka pun melanjutkan makannya lagi, Lagi lagi laki laki yang berada di sebelah Marcel melihatin Stella, Stella merasa kurang nyaman ketika di liatin, Stella pindah duduk disebelah kiri Marcel. Marcel memiringkan kepalanya ke arah Stella.
Marcel : Kenapa?
Stella : Dia liatin aku terus (berbisik kepada Marcel dengan kedua tangannnya di telinga Marcel)
Marcel pun langsung melihat kedua orang disamping kanannya sambil memasukkan potongan ayam kemulutnya. Kedua orang di sampingnya itupun melihat ke arah Marcel.
Marcel : Kenapa ya?(bertanya kepada orang disampingnya itu.
Mereka tidak menjawab , si wanita itu hanya menggelengkan kepalanya. Marcel melanjutkan makannya, Ketika nasi dan ayam sudah habis, ia memakan sup ayam, Ia menyuapkan sup ayam itu kemulutnya , mulutnya hampir saja terbakar , untung saja Stella memberitahunya.
__ADS_1
Stella : Itu masih panas (menutup mulut Marcel agar makanan itu tidak sempat masuk kemulutnya)
Tingkah Stella sangat lucu, Marcel hanya tersenyum, Ia pun meniup kuah sup itu, lalu memasukkannya kedalam mulutnya, Kini ia menikmati sup itu, tiba tiba datang 2 orang wanita yang tidak dikenal menghampiri meja mereka