
Marcel hanya bisa terdiam melihat perkelahian itu, karena ia merasa ia bukan siapa siapa. Marcel heran kenapa Stella bisa memberhentikan perkelahian itu, pada saat Stella menarik tangan Ardi ,Ardi langsung terdiam saat itu . Marcel juga melihat tatapan mereka ketika saling menatap. Marcel semakin bingung.
Ketika Ardi pergi meninggalkan kursi tempat duduk Stella, Stella kembali duduk di kursi itu, ia hanya bisa melihat punggung Ardi yang berjalan menjauhi nya...
MC mengambil mik "Semua tolong tenang ya, anggap saja tadi itu hiburan semata.... , kita akan berpesta malam ini.
Lampu kelap kelip sudah bersinar di ruangan itu, suara musik DJ pun terdengar dari dalamnya. Pelayan meletakkan bir di setiap meja...
Stella : Kayaknya aku pulang duluan deh( sambil melihat ke arah teman temannya)
Dara : Iya aku juga mau pulang sekarang (melihat ke arah Stella)
Tasya : Kalian gak minum itu? (menunjuk ke arah bir)
Stella : Gak lah ah (sambil berdiri)
Tasya : Eh aku juga lah ,pulang lah yok Milka.
Milka : Yok lah Uda malam soalnya.
Kemudian mereka bersama sama keluar meninggalkan ruangan itu.
*Diluar ruangan*
Stella : Kalian pulang berdua?(melihat arah Milka dan Tasya)
Milka : Iya stell, kami pesan ojek online.
Marcel yang mendengar nya pun Menawarkan tumpangan.
Marcel : Eh ini Uda malem, bareng kami aja.
Stella : Iya Ayokk (tersenyum ke Milka dan Tasya)
Dara : Stell ,kami duluan ya(melambaikan tangannya)
iya hati hati ya "ucap ketiga sahabatnya sambil melambaikan tangannya.
Stella : Yok (sambil berjalan)
Mereka berjalan menuju parkiran mobil, Tasya dan Milka berjalan dibelakang Mengikuti mereka. Sesampai di mobil mereka langsung memasukinya,. Milka dan Tasya duduk di kursi belakang, sedangkan Stella duduk di samping Marcel. ia langsung memakai seat belt. Marcel segera melajukan mobilnya , memberikan karcis kepada tukang parkir.
__ADS_1
Marcel : Rumahnya dimana ?
Tasya : Di jalan perwira bang.
Marcel : sama alamatnya ?
Milka : sama bang kami tetangga.
Marcel : Ohh..
Stella sibuk memainkan ponselnya.
Milka : Stell, (memegang tangan Stella dari belakang.)
Stella : Apa ? (melihat kebelakang sambil meletakkan ponselnya di tas)
Milka : Adit kelahi sama Ardi kenapa?
Stella : Gak tau (menggelengkan kepalanya)
Tasya : Gara gara mu gak? (Melihat Stella)
Stella : Kok aku sih (tersenyum heran)
Tasya : Tadi sebelum kelahi mu diluar bicara sama Adit kan? bicarakan apa?
Stella : Iya, tapi kayaknya gak ada hubungan lah sama itu.(memiringkan duduknya kebelakang)
Milka : emang bicaraian apa?
Stella : Anak tu ga jelas we, Masa dia suruh aku ngertiin perasaannya, is makin lama aku makin jijik sama dia.
Tasya : Dia kayak psikopat sekarang hahaha (sambil tertawa)
Milka : Psikopat tapi nanti lu suka sama dia (memukul Tasya)
Tasya : Is amit amit(mengetok tangannya ke kepala dan ke kursi mobil)
Milka : Hebat sih stell, bisa berhentikan mereka kelahi.(memberikan jempol)
Stella : Aku kesal banget liat orang orang disana we, segitu banyak orang masa gak ada yang mau lerai , ada yang lerai pun malah ikutan kelahi. Emang gilak.
__ADS_1
Marcel : Ini rumahnya yang mana?(melihat kebelakang)
Tasya : Itu bang yang warna biru. (menunjuk rumah berwarna biru)
Marcel melajukan mobilnya kerumah warna biru itu, dan memberhentikan mobilnya disana. Tasya dan Milka pun segera membuka pintu untuk turun.
Makasih ya bang "ucap mereka bersama sama sambil menuruni mobil.
Marcel & Stella : Iya ( jawab mereka bersama sama)
Marcel pun segera melajukan mobil nya untuk pulang, di perjalanan Marcel memutar musik yang melow.
Marcel : Stell Ardi itu siapa?
Stella : Kenapa (melihat Marcel)
Marcel : Hebat aja gitu, pas kamu Dateng melerai dia langsung berhenti kelahi.
Stella : Mungkin dia pikir kalau dia lanjutin kelahi aku bakal kena tumbukan (memberi senyuman kepada Marcel)
Marcel : Gak sih , itu bukan alasan yang tepat sih.(melihat Stella)
Stella : Jadi apa dong?
Marcel : Besok pulang magang aku aja yang jemput sekalian lewat.
Stella : Lewat dari tempat magang aku?
Marcel : Iya besok kan aku mulai kuliah, pulang jam 15.30 Sekalian lewat dari tempat kamu aja. Kasian oom jauh jauh dari kantor cuma mau jemput kamu.
Stella : Oh iya udah (memberi senyuman)
Mobil itu pun memasuki komplek itu, Marcel menyapa semua satpam yang bertugas dan membuka kaca mobilnya dan memberi senyuman dan lambain tangannya. Stella segera turun dari mobil saat mobil itu berhenti.
Stella : Makasih ya bang (sambil keluar mobil)
Marcel : Iya sama sama .
lalu Marcel membuka pagar rumahnya dengan remote dan dengan segera ia memarkirkan mobilnya ke dalam garasi.
Stella segera membuka pagar dan masuk ke dalam rumah yang belum terkunci itu, , ia membuka heels nya dan menenteng nya ke kamar ,ia memasuki kamarnya ia meletakkan tasnya di atas meja hias dan mengganti pakaian nya, ia menggantung baju yang ia pakai di hanger, lalu ia berjalan menuju kamar mandi membilas wajahnya . Ia kembali ke tempat tidur mengambil hp didalam tasnya, ia membaringkan badannya di tempat tidur sambil memainkan ponselnya
__ADS_1