Tetanggaku Di Hatiku

Tetanggaku Di Hatiku
Jangan pergi


__ADS_3

Jangan pernah pergi dariku Stella, aku tidak bisa, benar benar tidak bisa, Maafkan aku Stella "ucap Marcel selama hati sambil memegang tangan Stella.


Marcel pun melajukan mobilnya dengan pelan agar tidak menggangu tidur nya Stella.


Di perjalanan Marcel menabrak lubang yang membuat Stella terbangun karena guncangan. Stella terbangun dan melihat bahwa dirinya sedang berada di dalam mobil, ia juga melihat Marcel sedang menyetir mobil, Stella segera duduk dan menaikkan kursi mobil. ,Marcel melihat Stella tetapi ia tak berbicara apapun.


Stella : Berhentikan mobilnya (melihat ke arah Marcel)


Marcel tidak memperdulikan perkataan Stella, ia tetap melajukan mobilnya, bahkan menambah kecepatan mobil.


Stella : Berhentikan mobilnya Marcel (Suara semakin tinggi)


Marcel tetap tidak memperdulikan


Stella : Yasudah, aku tetap akan turun meskipun mobil ini melaju (melihat Marcel)


Marcel pun memberhentikan mobilnya di tepi jalan, Dengan segera Stella membuka pintu mobilnya namun saat ia membuka, pintu keburu dikunci oleh Marcel. Marcel juga menarik tangan Stella.


Marcel : Jangan pergi Stella, jangan pernah pergi


Stella : Sudahlah, Kita urus hidup kita masing masing, kamu tidak usah pedulikan apa perkataan orang tua kita (membuka kunci mobil)


Marcel : Jangan pergi Stella (menarik tangan Stella ,matanya pun berkaca kaca)


Stella : Marcel sudah, lepasin tangan ku. Uda cukup selama ini kita bahagian orang tua kita, sekarang cara kita Uda salah, apa ada utang ku yang belum ku bayar? (mencoba melepaskan genggaman tangan Marcel)


Marcel : Aku menjemputmu bukan karena orang tua Stella, Jangan pernah pergi dari ku , Kamu tidak punya hutang Stella, maafkan aku(Tetap memegang tangan Stella)

__ADS_1


Stella : Kenapa sih Marcel ? sudahlah , tolong lepaskan tangan ku, aku mau pergi (mencoba melepaskan genggaman tangan Marcel)


Marcel : Dengarkan aku sebentar Stella


Stella : Siap ini aku akan turun (menyandarkan punggungnya ke kursi)


Marcel : Aku gak mungkin melepaskan mu Stella


Belum selesai Marcel berbicara , Stella memotong pembicaraannya.


Stella : Kamu masih saja memikirkan orang tua? (mengeluarkan air mata)


Marcel : Tidak, aku menjemputmu bukan karena orang tua Stella, aku menyayangi mu, Aku sangat menyayangi mu, aku tidak akan pernah melepaskan mu. Aku mau jujur , sebenarnya soal Pernikahan itu aku yang menginginkan nya, bukan orang tua ku. Aku juga tidak pernah di jodohkan orang tua ku saat itu, aku berbohong sama mu waktu itu, maafkan aku. Aku berfikir kalau kamu tau aku dijodohkan ,kamu akan mau menikah dengan ku, tapi waktu itu kamu tetap tidak mau, makanya aku menyuruh supaya orang tua ku langsung melamar mu, Lelaki berbeda dengan perempuan Stella. Lelaki bakal nolak kalau dijodohkan dengan wanita yang tidak dicintainya,lelaki akan berjuang mendapatkan pilihan hatinya stella, sedangkan perempuan dia akan menerima nya, karena dia menyayangi orang tuanya . tujuan utama aku menikah dengan mu bukan karena ingin membahagiakan orang tua ku Stella, tetapi karena aku mencintai mu. Jangan pernah Meninggalkan aku Stella, aku benar benar gak bisa. (mengusap air matanya yang terjatuh di pipinya)


Stella : Kamu salah , kamu tidak pernah menyayangi ku


Stella : Aku


Belum selesai Stella berbicara Marcel memotong pembicaraannya.


Marcel : Oke Stella, Aku tidak akan melarang mu melakukan apapun ,aku tidak akan melarang mu mendekati Prayoga, silahkan Stella. Tapi kamu jangan pernah pergi dari rumah itu, aku gak bisa Stella, benar benar gak bisa (memegang kedua pipi Stella dan mengeluarkan air mata), Biarlah pernikahan kita ini pernikahan gadungan.


Marcel langsung memeluk Stella, Stella mengeluarkan air matanya.


Apa benar dia memang mencintaiku? Dia sampai menangis begini, seperti dulu saat ia mengetahui Helen akan menikah "ucap Stella dalam hati.


Marcel melepaskan pelukannya.

__ADS_1


Marcel : Maafkan aku Stella, Jangan pergi dari ku kumohon Stella.(mengusap air mata di pipi Stella)


Stella : Apakah kamu punya pacar?


Marcel : Tidak Stella, semenjak aku mengenal mu aku tidak tertarik pada siapapun , aku jujur Stella.


Stella : Wanita itu menjemput laptop dan mengaku bahwa kamu adalah pacarnya


Marcel : Besok kamu ikut aku kekantor ya, dia itu sekretaris aku, Aku akan buktikan dia bukan siapa siapa dihidup ku


Stella : Kenapa wanita itu juga ada di pertandingan basket mu dan menjadi pasangan mu disana?


Marcel : Tidak Stella, Dia meminta tolong padaku, dia ingin sekali menonton basket saat itu, dan saat itu voucher ku nganggur karena kamu tidak mau aku ajak, makanya aku kasih ke dia. Tapi kamu kok bisa tau sayang?(memegang kepala Stella dengan lembut)


Dia memanggilku sayang ,entah mengapa aku sangat nyaman berada didekat mu seperti ini Marcel "ucap Stella dalam hati sambil melihat marcel


Stella : Aku datang untuk melihatmu saat itu, Tapi aku tidak diperbolehkan masuk karena tidak punya tiket


Marcel : Benarkah ? kenapa kamu tidak menelfon ku saat itu? kenapa kamu tidak bilang kalau kamu ingin datang ke pertandingan itu?


Stella : Iya, aku pergi bersama supir pribadi yang sudah kamu bayar untuk ku, sudahlah aku tidak ingin membahasnya lagi. ( menundukkan kepalanya)


Marcel : Kita pulang ya Stella (melihat Stella)


Stella : Aku belum mau kerumah Marcel, aku mau di hotel saja dulu. Di sana ada hotel.


Marcel pun segera menyalakan mesin mobilnya dan mencari hotel disana.

__ADS_1


__ADS_2