
Stella hanya membalas perkataan Ce Kirana dengan senyuman. Ia mengambil beberapa dokumen lalu meletakkan nya di meja Ardi.
Stella : Mu bisa kerjain?
Ardi : Enggak
Stella pun menggeser kursinya ke meja Ardi, Ia menghidupkan komputer dan mengambil sebuah dokumen lalu ia mengajari Ardi. Ia juga mengajari cara menggunakan mesin fotocopy, baik untuk scan, print, ataupun fotocopy dokumen. Ia mengajari fungsi fungsi yang tertata di mesin fotocopy itu, ia juga mengajari cara meletakkan kertas agar tidak nyangkut, ia juga memberitahu stock kertas jika sudah habis .
Selesai mengajari Stella menyuruh Ardi mengerjakan satu dokumen untuk mengetahui Apakah Ardi sudah mengerti atau belum. Ardi pun mengerjakan dokumen itu dengan baik sesuai yang Stella ajari. Ia mengambil voucher di mesin fotocopy yang sudah ia cetak di komputernya, lalu ia memberikan kepada Stella.
Marcel : Gini?(memberikan Voucher itu kepada stella)
Stella pun mengambil voucher itu dan melihat datanya di dokumen .
Stella : Iya, mu kerjain ini ya ( menunjuk dokumen Yang ada dimeja Ardi sambil menarik kursinya kembali ke meja kerja nya.
Stella : Nanti kalau Uda siap kasih aku ya (melihat Ardi sambil duduk)
__ADS_1
Ardi : Iya (sambil mengambil dokumen)
Stella pun mengambil dokumen yang ada di atas meja nya, ia ingin mengerjakan dokumen itu meskipun tadi ce Kirana sudah berkata bahwa ia yang akan mengerjakannya, Lagi pula aku gak ngapa ngapain kok " ucap Stella dalam hati. Stella pun mengerjakan semua dokumen itu, Ardi pun voucher yang sudah ia print kepada Stella.
Ardi : Stell, ini . (memberikan voucher ke meja Stella)
Stella : Dokumennya mana di? (mengambil voucher dengan pandangan mata yang melihat ke voucher yang sudah di print Ardi)
Lalu Ardi pun mengambil semua dokumen yang ada di meja nya. Ia pun memberikan kepada Stella, Stella pun memeriksa voucher sesuai dokumen masing masing. Kerjaan Ardi tidak ada yang salah, ia bekerja dengan benar meskipun baru di ajari.
Stella : Di , ini tolong di hekter ya, voucher nya di atas Dan dokumennya dibawa ( sambil mencontohkannya)
Stella : Gini di, ini voucher nya kamu letakin di atas dokumen , voucher nya juga harus di urutan mulai dari angka 1 jadi angka 1 paling atas ya.
Ardi : Oh oke (mengambil dokumen yang belum di hekter)
Stella langsung menghidupkan komputernya untuk mencetak voucher dokumen itu. Ia mengerjakan dokumen itu dengan jantung yang berdetak sangat kencang, ia menarik nafas bolak balik agar mengentikan detakan kencang di jantungnya. Ardi pun selesai menghekter semua dokumen dan voucher .
__ADS_1
Ardi : Habis ini diapain stel?(melihat Stella)
Stella : Di kasih sama pak direktur , tapi nanti aja aku juga mau kasih.(matanya tetap tertuju kepada Komputer )
Stella pun berjalan menuju mesin fotocopy untuk mengambil semua voucher yang sudah dicetaknya.
Stella pun menekan tombol tombol itu agar mengeluarkan semua dokumen . Setelah mengambil voucher ia kembali duduk ke kursinya.
Ia menghekter voucher di masing masing dokumen, Ardi pun melihat begitu banyak dokumen yang ia kerjakan pun berniat untuk membantunya.
Ardi : Ini kerjakan nya sama kayak tadi?(melihat Stella)
Stella : Sama (Matanya tetap fokus kepada dokumen)
Ardi : ini tinggal di hekter kan?
Stella : Iya (menjawab sambil meletakan dokumen yang sudah di hekter nya)
__ADS_1
Ardi : Aku bantu ya (mengambil dokumen)
Stella tidak menjawab ucapan Ardi, ia terlalu canggung untuk menjawabnya