
Stella membawa handuk dan pakaian nya menuju kamar mandi yang berada di dalam kamar Marcel.
Stella : Kamu masih pusing gak? nanti mau aku urut? (berdiri di depan kamar mandi dan melihat Marcel)
tumben sekali dia seperti ini, ada apa? "tanya Marcel dalam hati.
Stella : Hei mau gak?
Marcel : Mau (memberikan senyuman)
Stella : Oke nanti aku urut (memberi senyuman), tapi selama aku masih berada didalam kamar mandi, tolong jangan menggedor gedor pintunya , aku mau berendam di bath up (menutup pintu kamar mandi)
Marcel : Baiklah, aku akan menunggu mu (membaringkan badannya di tempat tidur)
Lihat sajalah, besok aku akan mengubah tembok kamar mandi itu menjadi Kaca"ucap Marcel dalam hati sambil melihat kamar mandi.
Stella berendam di bath up cukup lama.
***
Kenapa dia lama sekali? aku juga mau mandi "ucap Marcel dalam hati sambil melihat kamar mandi itu.
Tiba tiba Stella keluar dari kamar mandi sudah dalam keadaan mengenakan pakaian dan Memegang handuk basah.
__ADS_1
Marcel yang melihat pintu kamar mandi itu terbuka, ia segera menutup matanya pura pura tidur.
Stella membuka Pintu untuk menuju ke tempat penjemputan handuk dan menjemur handuk disana. Ruangan ini terdapat di belakang kamar Marcel, ruangan ini terbuka sehingga dapat mengeringkan pakaian basah disini. Namun ruangan ini hanya dipakai untuk menjemur handuk saja. Kalau menjemur pakaian itu urusan Bi Wati. Dari ruangan ini juga bisa melihat Ke arah sekeliling luar rumah.
Setelah menjemur Stella masuk kembali dan menutup pintu, ia membuka jendela agar masuk udara segar. Ia pun mengambil semua barang barang yang kemarin ia kembalikan kepada Marcel di sofa, ia memakai kalungnya kembali, dan menyimpan amplop yang berisi uang itu ke dalam laci lemari yang berada di kamar Marcel itu.
Marcel : Stella (memanggil dengan pelan)
Stella : Ha ? (menutup pintu lemari)
Marcel : Tolong bantuin aku, aku mau mandi
Stella pun berjalan menuju tempat tidur dan berdiri disampingnya.
Marcel : Hangat (menutup matanya)
Stella berjalan menuju kamar mandi dan menyalakan keran air hangat dan mengalirkan nya ke dalam bath up, Stella pun keluar dari kamar mandi dalam keadaan keran masih menyala.
Stella : Uda sana masuklah (berdiri disamping tempat tidur)
Marcel : Kan tadi aku bilang bantuin, kamu bantuin sabun badan aku, aku lagi sakit.(berjalan menuju kamar mandi)
Stella : Kamu sakit tapi mandi (duduk di tepi tempat tidur)
__ADS_1
Marcel : Aku gerah ayo sini bantuin aku lemas ni (berdiri di depan pintu)
Ih kok sabunan aja di bantuin "ucap Stella dalam hati.
Stella : Kamu awas dulu, aku belum letakin sabun (berjalan memasuki kamar mandi)
Stella pun menuang sabun cair kedalam bath up, dan mengaduk aduk air, Busa sabun pun menutupi air itu.
Ha gini kan bagus, Meskipun aku mandikan dia, tapi tubuhnya kan tertutup Busa ini "ucap Stella dalam hati.
Stella : Masuklah(keluar dari kamar mandi)
Marcel : Kamu bantuin aku dong (berdiri di depan pintu kamar mandi)
Stella : Ya kamu masuk aja dulu, buka pakaian kamu terus masuk ke bath up, nanti aku masuk (mengambil handuk di lemari handuk)
Marcel pun berjalan memasuki kamar mandi, ia melepaskan semua pakaiannya, ia memasukkan pakaiannya kedalam keranjang pakaian kotor. Ia masuk kedalam bath up, berendam sambil menunggu Stella.
Lihat saja, dia bakal datang atau hanya sekedar omongan saja. Aku sangat yakin dia datang, Karena sebenarnya Dia Penurut tapi keras kepala sekali, harus dibilangin berkali kali."ucap Marcel dalam hati.
Stella masuk ke dalam kamar mandi, dan menggantungkan handuk Marcel, Ia berjalan mendekati Marcel dan mengambil kursi mini dari samping bath up dan duduk disana.
tuh kan dia datang, sepertinya dia memang peduli dengan ku"ucap Marcel dalam hati
__ADS_1