
Pada saat memasuki pintu mall, Hembusan Kipas AC itu sangat kencang hingga membuat rambut Stella berantakan, Stella langsung merapikannya dan pergi ke WC untuk berkaca, Ia langsung masuk ke dalam toilet itu, sementara Marcel menunggunya diluar.
Ia merapikan rambutnya, ia juga mengoleskan kembali liptint Di bibir nya, Ketika ia merasa ia sudah sempurna ia keluar dari toilet itu , ia melihat Marcel sedang memainkan ponselnya di depan ruangan toilet itu.
Stella : Abang ngapain? cewek Abang di dalam ya? (sambil merapikan rambutnya lagi)
Marcel : Gak , aku lagi nungguin kamu (melangkahkan kaki nya meninggalkan toilet itu)
Stella : Ih aku kenapa ditungguin (berjalan di belakang Marcel)
Marcel : Mana tau kamu gak bisa naik eskalator (tetap berjalan)
Stella : emang aku anak kecil (sambil memukul punggung Marcel )
Marcel pun tertawa , Setiba di depan eskalator.
Marcel : Naik kan?
Stella : Gak tau (sambil menggelengkan kepalanya)
__ADS_1
Sementara sudah ada orang yang ingin menaiki eskalator itu, mereka tersenyum dan mundur untuk memberi jalan untuk yang mau menaiki eskalator. Hp Stella berbunyi menandakan ada notifikasi masuk, ia langsung mengecek hpnya, dibacanya ternyata itu adalah pesan dari Adit. Ternyata Adit sudah menunggu di Slokay. Itu adalah salah satu tempat makan yang ada di mall, Stella langsung berjalan menuju tempat itu, Marcel mengikutinya dibelakang, sesampai di Tempat itu Stella melihat kebelakang bahwa Marcel masih mengikutinya, Stella pun berjalan menghampiri Adit , ia duduk di depan Adit, Bahkan Marcel pun masih mengikutinya , ia duduk di samping Stella. Stella mengerutkan dahinya, Adit pun kebingungan melihati Marcel , Marcel pun merasa di lihatin ia pun menegur mereka.
Marcel : Kenapa ada yang salah?
Stella : Abang gak jadi ketemu .
Belum sempat bertanya , Marcel langsung menutup mulut Stella.
Marcel : Aku lagi menunggu seseorang, tapi jika kalian merasa keberatan aku akan pindah (langsung berpindah tempat duduk)
Kini Marcel duduk di kursi tepat di belakang Adit. Ia memesan cemilan dan minuman , Begitupula dengan Adit dan Stella. Pada saat mereka sedang makan, adit menghentikan makannya.
S****tella : Apa (sambil mengunyah)
Adit : Itu pacar kamu ya?( langsung meneguk air)
Marcel yang dari tadi menguping pembicaraan mereka pun mendengar pertanyaan itu, ia berdiri membawa makanan dan minumannya ke meja Tempat dimana ada Stella itu.
Stella belum menjawab pertanyaan Adit , Karena Pada saat Adit bertanya Marcel langsung berpindah tempat duduk , ia sibuk memperhatikan Marcel.
__ADS_1
Marcel : Aku gabung ya, aku gak jadi ketemuan ( memberikan senyuman palsu), Stella kenapa kamu gak jawab pertanyaan Adit tadi?
Stella pun langsung mencubit paha Marcel, dan mata nya menatap sinis Marcel, Marcel kesakitan namun pura pura sedang tidak kesakitan.
Marcel : Umur kamu berapa sih? (sambil menunjuk adit)
Adit : Aku? (sambil menunjuk dirinya sendiri)
Marcel : Ya (sambil minum)
Adit : 18 (langsung menghabiskan minumannya )
Marcel : Usia segitu belum boleh pacaran (sambil memanggil pelayan untuk meminta bill makanan)
Pelayan pun datang untuk memberi kan bill , Marcel juga meminta Bill di meja tempat Stella berada, Ia membayar makanannya , lalu ia melihat berapa total harga yang dimakan Stella, ia meletakkan bill itu di atas dan uang di atasnya,Marcel langsung berdiri untuk meninggalkan restoran itu.
Marcel : Stella ,kamu mau ikut aku atau tetap disini?
Adit : Kamu pulang aja stell(Sambil memberikan duit kepada pelayan)
__ADS_1
Stella : aku duluan ya dit (berjalan meninggalkan Adit)