Tetanggaku Di Hatiku

Tetanggaku Di Hatiku
Perdebatan Kecil


__ADS_3

Stella : Ini buah buahan kalian yang bawa? (sambil menunjuk buah buahan yang ada di atas meja)


Milka : Iya itu aku yang beli


Dara langsung memukul bahu Milka.


Dara : Enak aja Lo (memukul bahu Milka).


Stella : Makasih ya (memberi senyuman)


Ardi : Baringan deh stell, kami juga mau pulang.


Milka : Ih cepat banget di (memukul tempat tidur)


Ardi : Biar dia istirahat (menaikkan alisnya)


Dara : Ya udah kami pulang dulu ya stell, cepat sembuh loh, kalau butuh kami telvon aja ya (mencium pipi Stella)


Tasya : Itu nanti pipi mu cuci pakai sabun stell hahaha (memeluk Stella)


Milka : Cepat sembuh ya stell (memeluk Stella)


Ardi pun menyalam Stella untuk permisi.


Stella : Aku titip kerjaan ya di, kayaknya aku bakal lama izin (melihat Ardi)


Ardi : Oh iya stell, cepat sembuh ya memberi senyuman.


Mereka pun menyalam Marcel juga dan segera keluar dari kamar itu, kini didalam kamar hanya ada Marcel dan Stella.


Baru seminggu aku gak ngeliat muka dia, Uda nambah aja ganteng nya "ucap Stella dalam hati sambil senyum senyum.


Marcel : Kamu kenapa senyum senyum?(mengerutkan dahinya)


Stella : Gak ada, tolong turunin tempat tidurnya bang


Marcel pun segera memutar dan menuntut tempat tidur , lalu ia balik ke kursi tunggu yang ada di samping Stella, Stella pun membaringkan badannya.


Stella : Bang mama aku mana? (melihat Marcel)


Marcel : Pulang lagi ambil pakaian mu (menarik kursi nya semakin dekat dengan Stella)


Stella : Tadi gimana bang mantan Abang?


Marcel : aku gak jadi pergi (melihat Stella)


Stella : Lah kenapa?(mengerutkan dahinya)


Marcel : Tadi aku ngantar mama aku ke sini (menggaruk kepalanya)


Stella : sory ya (memberi senyuman).

__ADS_1


Stella meskipun kamu sakit begini, aku senang bisa bisa melihatmu meskipun dalam kondisi begini. "ucap Marcel dalam hati.


Seorang perawat mengetuk pintu dan memasuki kamar itu, ia datang dengan membawa makanan untuk Stella. Marcel segera melihat jam tangannya sudah pukul 19.00.


Perawat : Permisi ya (meletakkan makanan di meja makan pasien)


Marcel : Makasih ya sus (memberi senyuman)


Perawat : Segera di makan ya sebelum dingin (berjalan keluar kamar)


Marcel pun mendorong sofa yang di duduki teman teman Stella kembali ke tempat semula, kemudian ia mendorong meja makan pasien ke tempat tidur.


Stella menduduk kan badannya dan melihat makanan yang diberikan perawat itu.


Gimana mau makan kalau kayak gini makanannya"ucap Stella kesal dalam hati.


Marcel : Makan ayok (melihat Stella)


Stella : Gak ah, letakin sana aja (mendorong meja itu)


Marcel : Ih makan (mendorong lagi ketempat tidur)


Stella : Gak enak loh (mendorong meja)


Marcel : Biar cepat sembuh, kamu mau sembuh gak (memelototi Stella)


Stella : Gimana mau sembuh kalau makanan nya kaya gini (mendorong kuat meja itu lalu membaringkan badannya)


Marcel : Nanti itu makanan keburu dingin, mending kamu makan sekarang.


Stella : Aku kan Uda bilang aku gak mau makan, aku gak bakal makan itu, kalau Abang mau makan ya makan aja. (menjawab dengan nada tinggi)


Marcel : Aku suruh kamu makan itu biar kamu cepat sembuh, kenapa kamu jadi bentak aku ? (membesarkan matanya)


Stella : Siapa juga yang bentak (jawab Stella sambil melihat televisi)


Marcel : Yaudah kamu tungguin disini sampai Tante datang.(berjalan menuju pintu)


Stella langsung melihat Marcel


Stella : bang , eh bang mau kemana (berbicara dengan teriak)


Marcel : Aku mau pulang (membuka pintu)


Stella : Eh bang , bang tunggu sini bangg (berteriak)


Marcel pun masuk lagi ke kamar itu dan berjalan mendekati Stella.


Marcel : Kenapa (sambil telat pinggang)


Stella : Jangan pulang (memasang muka cemberut)

__ADS_1


Marcel : Ngapain juga aku disini (berjalan kembali menuju pintu)


Marcel berjalan menuju pintu, namun langkah kakinya berhenti karena tangannya di pegang Stella.


Stella : Jangan pergi bang (memasang muka cemberut)


Saat mendengar ucapan Stella, hati Marcel luluh, namun ia masih sok jual mahal.


Marcel : Ngapain aku disini? (membesarkan matanya)


Stella : Kawani aku lah (memasang muka cemberut)


Marcel : Kamu kan udah hebat ngapain di kawani?


Stella tidak menjawab ucapan Marcel. Ih kesal banget sih, masa iya aku minta maaf sama dia males banget , padahal dia yang salah juga. "ucap Stella dalam hati.


Stella : Bang (melihat Marcel yang lagi lagi berjalan meninggalkannya)


Stella : Jangan pergi, aku butuh Abang (matanya berkaca kaca), aku takut sendirian disini bang (menarik nafas )


Marcel membalikkan badannya dan duduk di sofa, ia memainkan hpnya. Stella menarik meja pasien itu hingga ke depan dia, dia pun akhirnya memakan makanan nya itu. Marcel mencuri curi pandang namun ia pura pura bersikap cuek.


Kalau kamu kayak gini kan enak "ucap Marcel dalam hati sambil tersenyum..


Stella menghabiskan makanan nya dengan lahap, meski tadinya menolak namun kini makanan nya sudah tidak tersisa apapun. Ia mendorong meja itu dari depannya. Ia membaringkan badannya dan melihat ke arah Marcel, Marcel tau bahwa ia sedang di lihatin Stella, namun ia tak ingin melihatnya .


Beberapa saat kemudian pintu diketuk dan terbuka, dia adalah orang tua Stella. Mereka memasuki kamar itu sambil membawa tas yang berisi pakaian Stella.


Marcel pun langsung permisi pulang.


Marcel : Tante aku pulang dulu ya (menyalam papa dan mama Stella)


Mama : Oh iya makasih ya Marcel, hati hati


Papa : Makasih ya Marcel (memberi senyuman )


Marcel : Iya om, Tan(memberi senyuman dan berjalan keluar kamar)


Mamanya berjalan meletakkan pakaian ke dalam laci, dan duduk di samping Stella.


Mama : Besok mami sama papi mau keluar kota, kamu mungkin di jaga sama mereka , Eyla besok juga mama suruh kesini.


Stella : Ooh hp ku mana mi?


Mama : Ini didalam tas (mengambil hp dari dalam tas)


Mama : Kamu mendingan tidur istirahat, ini Uda malam (memberikan hp)


Stella : Iya sebentar aja (mengambil hpnya)


Stella mengambil hpnya dan membuka nya, ia membuka sosmed nya karena bosan, sementara Mama dan papanya menonton televisi dan duduk di sofa, beberapa saat kemudian Stella meletakkan hpnya di meja dan tidur .

__ADS_1


__ADS_2