
Mereka makan malam bersama di meja makan, bahkan para pembantu dan satpam ikut makan malam disana bersama mereka, Stella yang mengajaknya.
Setelah hampir sebulan mereka menikah, ini hari pertama mereka makan bersama.
Setelah makan malam selesai, semua naik ke kamar masing masing, terkecuali mama Marcel, ia masih duduk di ruang keluarga sambil menonton televisi.
Wati berjalan melewati ruang keluarga, mama Marcel pun memanggilnya.
Mama Marcel : Hei kamu sini dulu (memanggil Wati)
Wati : Apakah ibu memanggil saya?
Mama Marcel : Iya, nama kamu siapa?
Wati : Wati Bu, ada apa ibu memanggil saya?
Mama Marcel : Apa kamu juga pekerja dirumah ini?
Wati : Iya Bu itu benar.
Mama Marcel : Sudah lama?
Wati : Sejak rumah ini ditempati Bu
Mama Marcel : Ooh kerja kamu ngapain aja?
Wati : Saya bagian bersih bersih Bu
Mama Marcel : Lantai 2 juga kamu yang bersihkan?
Wati : Iya Bu, pokoknya semua yang berhubungan dengan kebersihan itu tugas saya
Mama Marcel : Ooh, kamu tau letak kamar Stella?
__ADS_1
Wati : Di samping kamar pak Marcel Bu (melihat ke lantai 2)
Mama Marcel : Apa mereka tidur terpisah
Wati : Oh tentu ibu, mereka tidurnya terpisah.
Mama Marcel : Ooh ya sudah terimakasih ya, saya mau tidur (berjalan menaiki tangga)
Berarti benar dugaan ku kan, mereka tidurnya terpisah . Ya ampun Marcel kenapa kamu bodoh sekali nak, Uda mau sebulan menikah astaga "ucap mama Marcel dalam hati sambil menaiki tangga.
Di lantai 2 , Mama Marcel menemukan Marcel sedang menonton bersama maxim, Bastyan dan Eylard.
Mama : Mana Stella? (berdiri di dekat sofa)
Marcel : Di kamar ma (menunjuk kamarnya)
Mama Marcel pun langsung berjalan memasuki kamar Marcel, Marcel yang melihat muka mamanya sedang kesal pun mengikuti mamanya. Mamanya segera membuka pintu dan memanggil Stella, Stella yang sedang berbaring pun segera duduk.
Marcel pun masuk ke dalam kamarnya, ia menutup pintu kamarnya, ia mengetahui bakal ada kemarahan supaya tidak terdengar orang lain.
Stella : Kenapa Tante? (muka memucat)
Mama : Selama ini, kamu tidak pernah tidur dengan Marcel kan? kalian selalu tidur terpisah ? kamu jangan bohong sama Tante (suara membesar), Jawab Stella.
Stella terdiam, ia tidak tau Harus menjawab apa.
Marcel : Ma, kenapa sih? udahlah.
Mama : Kamu jujur sama mama, kalian tidur terpisah kan?
Tiba tiba pintu kamar Marcel dibuka oleh mama stella, mama Stella pun masuk ke dalam kamar Dan menutup pintunya.
Mama Stella : Kenapa kok ribut sekali?
__ADS_1
Mama Marcel : Ini dek, mereka selama ini tidur terpisah
Mama Stella : Apa benar itu Stella? kenapa Stella?
Marcel : Itu tidak benar Tante
Mama Marcel : Kamu diam Marcel, kami bertanya pada Stella.
Marcel : Kalian kesini datang hanya untuk bertanya seperti ini? Kenapa kalian datang kesini? apa hanya untuk mengecek hal seperti ini?
Mama Marcel : Kami datang kesini karena Stella sedang berulang tahun.
Marcel : Stella berulang tahun? (melihat Stella)
Mama Marcel : Bahkan ulang tahun istrimu pun kamu tidak tau, Berarti benar kalian selama ini tidak akur, kalian tidak pernah tidur bersama.
Marcel : Aku tau kok ma, cuma alasan mama tadi tidak logis, mama datang kesini hanya karena itu.
Mama Stella : Kami ingin memberikan kejutan kepadanya, itu adalah alasan yang logis. Tolong jelaskan Stella apa selama ini kalian tidur terpisah?
Stella : Tadi aku sudah menjelaskan sama Tante, kami memang kadang tidur terpisah, ketika aku ataupun dia sedang flu, aku pindah ke kamar sebelah
Mama Marcel : Tadi Tante tanya sama Wati, dia juga bilang kalian tidur terpisah.
Marcel : Ma (suara keras), dia melihat pas saat itu Stella sedang flu, Sudah ya ma , ini sudah malam.
Mama Stella : Apa benar itu Stella? (melihat Stella)
Stella : Iya ma (menjawab sambil meneteskan air matanya)
Mama Stella : Kamu tidak bohong sama Tante kan Stella?
Stella menggelengkan kepalanya sambil mengelap air mata yang ada di pipinya.
__ADS_1