
Marcel sangat sibuk di kantornya, ia pulang ke rumah pada pukul 10.00 , ia sangat semangat untuk pulang kerumah, karena ingin menagih janji Stella yang semalam.
Marcel melajukan mobilnya hingga kerumah, sesampai dirumah ia dengan segera memasukkan mobilnya ke garasi, Ia memasuki rumah dan berjalan menuju dapur untuk mencari Stella. Namun disana ia tidak menemukan Stella, ia hanya menemukan ke 3 pembantunya.
Marcel : Apa Stella Uda makan malam bi?(melihat bi Murti)
Bi Murti : Sudah tuan, apa tuan mau makan malam?
Marcel : Tidak bi, saya sudah makan
Marcel pun berjalan menaiki tangga dan masuk ke kamarnya, ia membuka pakaiannya . Ia menghidupkan AC karena sangat gerah, ia hanya memakai celana pendek dan duduk di sofa.
Apa dia lupa atau pura pura lupa? ah dia sengaja sepertinya, aku harus menagihnya malam ini "ucap Marcel dalam hati.
Marcel pun keluar dari kamar hanya dengan menggunakan celana pendek dan masuk ke kamar Stella. Di kamar Stella ia langsung masuk dan menutup pintu, ia melihat Stella sedang tidur pulas dengan layar hp yang masih menyala. Ia pun mengambil hp Stella itu dan melihatnya, Tampak Stella sedang chatingan dengan Prayoga di layar itu.
Apa dia masih ada hubungan dengan Prayoga? Ah dia ini bikin aku marah saja "ucap Marcel dalam hati.
Marcel pun keluar dari kamar dan membawa hp Stella. Ia kembali masuk ke kamarnya dan duduk di sofa, ia membaca semua percakapan Stella Dan Prayoga di chat itu.
Sangat menjijikan, Dia sudah tau kan Stella sudah punya suami? kenapa dia masih saja mengincar Stella? Harus aku kasih pelajaran ini cowok "ucap Marcel dalam hati.
Marcel pun mengambil hpnya dan mengetik nomor hp Prayoga. Ia pun menekan tombol panggilan di hp Prayoga. Namun nomor Prayoga sedang tidak aktif.
Marcel pun pergi ke tempat tidur dan membaringkan badannya disana. Ia masih saja melihat semua percakapan Stella.
Kenapa banyak sekali cowok yang chat dia? wajahnya biasa saja an body nya juga biasa saja, Kenapa ini? apa ingin merusak rumah tangga ku? "ucap Marcel dalam hati.
Marcel pun menyimpan hp Stella di dalam laci yang berada di samping tempat tidurnya. Ia pun membaringkan badannya dan tertidur.
Pada pukul 02.00 , Stella terbangun dari tidurnya, Ia sangat lapar , ia pun turun dari tempat tidurnya dan berjalan menuruni tangga menuju dapur. Ia mencari makanan di dapurnya, Namun ia tidak menemukan makanan yang ia inginkan. Ia sangat ingin memakan Indomie kuah. Ia pun berjalan menaiki tangga dan mengambil uang di kamarnya, Lalu ia mengambil kunci mobil dan berjalan menuruni tangga. Hal yang sama juga dirasakan Marcel, ia juga kelaparan. Ia keluar dari kamar dan menemukan Stella sedang menuruni tangga, ia pun melihat ada kunci mobil di tangan Stella, ia pun memanggilnya.
Marcel : Stella, kamu mau kemana?
Stella : Aku mau beli Indomie.
Marcel : Dimana?
__ADS_1
Stella : Swalayan lah(berjalan menuruni tangga)
Marcel : Emang tau? (berjalan menuruni tangga)
Stella : Ya di cari lah
Marcel pun berjalan mengikuti Stella.
Marcel : Sini biar aku yang bawa mobilnya (mengambil kunci mobil dari tangan Stella)
Stella : Ih biar aku saja yang pergi (berdiri mematung)
Marcel : Aku juga lapar (memasuki mobil)
Stella pun masuk kedalam mobil dan duduk disamping Marcel. Marcel melajukan mobilnya menuju Swalayan.
Sesampai di swalayan Stella segera membuka seat belt dan turun dari mobil, Marcel pun turun dari mobil .
Mereka pun berjalan memasuki swalayan.
Di swalayan, Stella segera mengambil troli . Ia mengambil satu kardus kotak Indomie kuah dan memasukkan nya ke dalam troli, Marcel pun mengambil sebungkus Nugget mentah, dan Telur.
Marcel : Sudah? (melihat Stella)
Stella : Sudah (berjalan meninggalkan Marcel)
Marcel membawa belanjaan nya menuju kasir, sedangkan Stella berjalan memasuki mobil, Marcel melihat Stella mengobrol dengan pria yang belum pernah ia lihat, Pria itu memegang tangan Stella dengan paksa. Marcel pun dengan cepat berjalan ke arah Stella dan meninggalkan belanjaannya.
Marcel : Hei (berteriak kepada Pria tidak dikenal itu)
Ke dua orang pria itu pun langsung berlari meninggalkan Stella, Stella pun segera masuk kedalam mobil. Marcel kembali Masuk ke swalayan dan membayar belanjaannya. Setelah membayar, Marcel meletakkan barang belanjaan di kursi belakang dan masuk ke dalam mobil.
Marcel : Siapa itu ? (memasang seat belt)
Stella : Gak tau
Marcel : Kenapa kamu mengobrol dengannya (menyalakan mesin mobilnya)
__ADS_1
Stella : Tadi dia minta sumbangan , aku kasih duit 50, Terus dia tarik tangan aku.
Marcel : Terus?
Stella : Kamu kan tadi langsung datang
Marcel pun melajukan mobilnya kerumahnya, Sesampai dirumah Marcel mengeluarkan barang belanjaannya dan membawanya menuju dapur. Stella segera membuka kardus Indomie.
Stella : Kamu mau makan juga?
Marcel : Iya
Stella : Masak sendiri ya (mengambil Panci)
Marcel mengambil kuali dan memasukkan minyak kedalamnya, lalu ia membuka bungkusan nugget itu dan memasukkan beberapa nugget ke dalamnya. Minyak itu meletup letup dan mengenai kulit Stella.
Stella : Ih masak nya di kompor sana kek (menjauhi Marcel)
Marcel : Aku mau disini , masakin mie buat aku lah (memberikan sebungkus mie)
Stella pun memasak sebungkus mie lagi buat Marcel, setelah mie masak. Stella meletakkannya di mangkuk dan membawa nya ke atas meja.
Marcel pun meletakkan nugget ke atas piring dan membawanya ke atas meja.
Mereka pun makan bersama di ruang makan itu tanpa ada percakapan apapun. Selesai makan Stella segera meletakkan mangkuknya ke atas washtafel dan berjalan meninggalkan ruang makan itu menaiki tangga.
Marcel pun mengambil sapu dan membawanya keatas. Ia memanggil Stella didalam kamar.
Marcel : Stella , tolong sapu kan kamar ku(membuka pintu dan meletakkan sapu di tembok)
Stella : Ih besok pagi kan bisa(membaringkan badannya di tempat tidur)
Marcel : Kamar ku kotor sekali, sebentar saja
Stella : iih (turun dari tempat tidur)
Stella pun mengambil sapu dan berjalan memasuki kamar, ia menyapu Dengan bersih kamar Stella.
__ADS_1
Mana ada kotor, emang dasar berniat mengganggu tidurku."ucap Stella dalam hati.