
Stella terbangun pukul 18.00 , ia segera berlari ke kamar mandi nya dan membasuh tubuhnya, setelah mandi ia melilitkan tubuhnya di badannya dan berjalan menuju kamarnya. Ia mengeringkan seluruh tubuhnya dan mencari baju untuk dipakainya, setelah memakai baju ia merapikan rambutnya dan mengoleskan lip tint di bibirnya, ia berjalan menuju kamar mamanya dan masuk ke kamar itu
Stella : Ma aku izin mau pergi bentar ya.
Mama : Sama siapa?
Stella : Sama bang Marcel ma, dia minta temani .
Mama : Ooh pergilah(memberi senyuman), kamu pacaran ya sama dia?
Stella : Ah enggak (menarik pintu )
Mama : Hati hati ya nak
Iya ma"jawab Stella sambil teriak dari luar kamar mamanya.
Stella pun berbalik ke kamarnya dan mengambil hpnya serta tote bag nya, ia melihat jam dinding di kamarnya pukul 18.30 . Ia memutuskan untuk pergi sekarang aja , supaya semakin cepat juga ia pulang. Marcel pun berjalan keluar dari rumahnya dan berjalan menuju Rumah Marcel, disana ia melihat Papa Marcel sedang memarkirkan mobilnya di garasi, Stella pun menyapa dia.
Stella : Om (masuk ke halaman rumah)
Papa Marcel : Iya Stella mau panggil Bastyan ya?(membuka pintu rumah)
Stella : Enggak om ,mau panggil bang Marcel.(masuk ke dalam rumah)
Papa Marcel : Oom ke kamar ya (memberi senyuman)
Stella : Iya om (tersenyum ke mama Marcel)
Stella : Tante bang Marcel mana?
Mama Marcel : Di kamar kayaknya Stella, kenapa?
__ADS_1
Stella : Tadi dia minta kawani beli baju.
Mama Marcel : Ooh coba Stella liat aja ke kamarnya
Stella pun memberi senyuman kepada Tante itu, ia berjalan menuju kamar Marcel, ia mengetuknya dahulu namun tidak ada suara dari dalam kamar itu. Stella pun membuka pintu kamar itu, ia melihat Marcel sedang tidur pulas.
Astaga " ucap Stella.
Stella pun berjalan mendekati Marcel dan menggoyangkan tubuhnya dengan tangannya, namun Marcel tidak bangun. Stella pun akhirnya menampar mukanya dengan sedikit kuat, Marcel langsung membuka matanya.
Marcel : Astaga (langsung melihat jam tangannya)
Stella : Gak jadi ya?(melihat Marcel dan duduk di tepi tempat tidur itu)
Marcel : Jadi jadi tunggu (meloncat dari tempat tidur)
Stella : Gak usah mandi lah nanti kemalaman loh.
Marcel pun membalikan badannya dan melihat Stella, Ia sangat keren memakai baju itu "ucap Marcel dalam hati.
Stella : Ya udah cepat.
Marcel : Kamu mau lihat aku ganti baju disini? (membuat kedua tangannya di pinggang)
Stella : Iya haha (sambil tertawa dan berjalan keluar kamar itu)
Marcel pun tersenyum mendengar jawaban Stella, ia membuka lemarinya dan memilih baju kaos hitam, kebetulan di lemarinya penuh dengan kaos berwarna hitam, Lalu ia memilih memakai celana Levis berwarna putih dan merapikan rambutnya.
Stella keluar dari kamar dan berjalan menuju ruang keluarga Disana mama Marcel sedang menonton.
Mama Marcel : Hai Stella (sambil tersenyum)
__ADS_1
Stella : Hai Tante (duduk di samping mama Marcel)
Mama Stella : Stella pacaran sama Marcel?(melihat stella)
Stella : Oh enggak kok Tan.(melihat mama Marcel dengan tatapan malu malu)
Mama Stella : Ah kalau pacaran Tante malah senang (membelai rambut Stella)
Stella : Gak Tan gak pacaran(tersenyum kepada Mama Marcel)
Stella pun melihat Marcel yang keluar dari kamarnya, ia berjalan menuju ke kamar mandi, di sana ia membasuh mukanya dan berjalan kembali ke ruang keluarga , ia mengambil beberapa tissue untuk membersihkan air yang ada di mukanya. Ia pun berbalik berjalan menuju kamarnya untuk mengambil kunci mobil,hp,dan dompetnya yang berada di atas meja . Ia segera berjalan keluar kamar.
Marcel : Ayok stell.
Stella pun segera berdiri dan permisi dengan mama Marcel
Stella : Stella duluan ya Tan. (menyalam tangan mamanya)
Mama Marcel : Iya
Stella langsung berjalan keluar dari rumah itu, sementara Marcel masih berada di pintu.
Marcel : Ma Marcel pergi ya (berjalan menuju halaman)
Mama Marcel : Iya Marcel, kamu pacaran sama Stella?(berjalan mengikuti Marcel)
Marcel : Enggak ma, kenapa?(berhenti berjalan dan melihat mamanya)
Mama Marcel : Oh gapapa, tapi mama bakal dukung kamu.
Marcel : Hahaha makasih ma, Marcel duluan ya (melambaikan tangannya)
__ADS_1
Ia segera keluar dari halaman , karena Stella sudah menunggunya, ia berdiri didepan mobil itu. Marcel membuka kunci mobil itu, Stella pun segera masuk kedalam mobil itu.
Marcel menyalakan mobilnya dan melajukan mobilnya.