Ahli Alkimia Transmigran Dan Gerobak Ajaibnya

Ahli Alkimia Transmigran Dan Gerobak Ajaibnya
Mengecoh musuh


__ADS_3

"Oh! Kau tidak akan percaya apa yang kami temukan! Tapi sebaiknya kita ke Gedung Pertemuan Utara dulu, bagaimana? Kau sudah kuat bangun?" kata Mu Haocun. Meng Zhi mengangguk.


Keduanya segera keluar kamar dan berjalan menuju Gedung Pertemuan Utara. Tak disangka, keduanya bertemu dengan Mu Lian.


"Zhi Ge!" kata Mu Lian, Xiaohua dan Xiaobao bersamaan.


"Halo kalian!" kata Meng Zhi.


"Apa Zhi ge sudah mendingan?" kata Mu Lian. Meng Zhi mengangguk.


"Ayo kita ke Gedung Pertemuan Utara, semuanya sudah menunggu! Mereka pasti kaget melihat Zhi ge sudah bangun!" kata Xiaobao.


Benar saja, ketika tiba di Gedung Pertemuan Utara, makanan telah dihidangkan dan semuanya sudah duduk pada tempatnya masing-masing.


Meimei dan Ling Zizhou segera berlari menghampiri Meng Zhi yang baru saja memasuki ruangan. Melihat Meimei dan Ling Zizhou memeluk Meng Zhi, Mu Lian mengajak Xiaohua, Xiaobao dan anak-anak yang lain untuk bergabung.


"Aduh! Haha! Kalian ini!" kata Meng Zhi tertawa.


Setelah beberapa saat melepas rindu, Mu Haocun menyuruh anak-anak untuk sarapan karena ada yang harus dibicarakan juga dengan Meng Zhi. Untungnya anak-anak menurut.


"Zhi ge kami kembali dulu ya! Banyak-banyak istirahat dan jangan memaksakan diri!" kata anak-anak.


Mendengar anak-anak mengkhawatirkan dirinya, Meng Zhi merasa terharu. Karena hal tersebut juga merupakan bukti bahwa anak-anak semakin beranjak dewasa.


"Terkait Lereng Kaca. Jun Mo menangkap Mo Fan, Ketua Rong dan orang yang pernah memberikan undangan kepadamu di penginapan.


Oh, kau tahu tidak, bibit kehidupan yang pernah kau temukan ketika melakukan perjalanan ke Gunung Kaki Langit?


Nah, benda yang hampir mirip ditanamkan di dalam tubuh Mo Fan. Benda itu disebut sebagai parasit. Bedanya adalah parasit tersebut menggunakan Cacing Gu, benar, cacing yang biasanya digunakan dalam pembunuhan atau untuk mengontrol orang.


Informasi yang didapat dari Mo Fan adalah bahwa induk dari parasit yang ada dalam tubuhnya ada pada salah satu anggota elit sekte aliran sesat.


Hah, lucu sekali. Padahal dia sendiri yang setuju untuk diajak kerja sama dengan sekte aliran sesat tapi tidak mau berubah menjadi makhluk abyssal.


Makanya dia membagi parasit dalam tubuhnya kepada rekan tuan muda. Ckck, kasihan sekali," kata Mu Haocun sambil menggeleng.


Setelah puas menggosipkan Mo Fan, Mu Haocun pun masuk ke dalam intinya. Lereng Kaca digunakan sebagai salah satu markas sekte aliran sesat di dunia bawah.


Operasi yang dilakukan di rumah lelang tersebut adalah pil-pil yang dibuat oleh Ahli Alkimia Sesat, mencari bahan-bahan eksotis, penyelundupan organ makhluk-makhluk mitos, senjata bernama serta yang paling mengejutkan adalah organ-organ yang diambil dari anak-anak kecil.


Rumah lelang memang menyediakan jasa transaksi gelap, yaitu transaksi yang hukumannya lebih ringan daripada transaksi ilegal.


Komoditas yang diperjual-belikan adalah benda-benda tabu tapi tidak sepenuhnya melanggar hukum. Biasanya benda-benda itu dibutuhkan dalam rangka penelitian.


Sayangnya, Mo Fan menyalahgunakan kekuasaan yang diambil paksa dari Jun Mo. Tanpa sepengetahuan rekan-rekannya, Mo Fan berhasil mengganti barang-barang gelap tersebut menjadi barang-barang ilegal.


Contohnya saja, organ-organ makhluk legenda yang memang meninggal secara alami. Baik itu karena usia tua maupun karena tersambar petir suci akibat gagal naik ke tingkat kultivasi yang lebih tiggi.


Organ-organ makhluk legenda tersebut diganti oleh Mo Fan menjadi organ-organ makhluk mitos. Kemudian Mo Fan melakukan sesuatu pada wadah penyimpanan sehingga tidak ada orang yang sadar bahwa organ itu berasal dari makhluk mitos.

__ADS_1


Selain itu, Lereng Kaca juga dijadikan sebagai salah satu tempat 'eksekusi'. Yang ternyata setelah diselidiki lebih dalam, memiliki arti mencuci otak orang-orang.


Kasus ini mirip dengan yang ditemukan Mu Lian dan yang lain di suatu desa, dimana Paman Huang menyamar menjadi Mu Haocun dan menyebarkan obat racik yang ternyata memiliki efek samping dapat mempengaruhi pikiran orang yang meminumnya.


Rumah lelang adalah pusat perkumpulan kultivator-kultivator yang kekuatan serta latar belakangnya tidak main-main. Jika semua yang datang ke rumah lelang berhasil 'dicuci otak', otomatis sekte aliran sesat lebih mudah mencapai tujuannya.


Sayangnya, baik Mo Fan, Ketua Rong maupun paman tengil itu tidak tahu secara pasti apa tujuan sekte aliran sesat. Mereka hanya menerima perintah saja tanpa tahu alasannya. Begitulah perlakukan yang diterima oleh semua alat.


"Astaga. Ini...mengerikan sekali," gumam Meng Zhi.


"Benar-benar mengerikan. Kau tahu? Diantara penyusup yang membantu Jun Mo empat hari yang lalu, ada anggota dewan.


Bahkan ada 5 anggota dewan yang membantu! Kelima orang tersebut sempat menemui tuan muda dan membicarakan kecurigaan mereka akan adanya oknum di anggota dewan," kata Mu Haocun.


"Hmm? Kenapa ke tuan muda bukannya ke salah satu diantara kalian?" kata Meng Zhi bingung.


"Mau bagaimana lagi, Aku, Mei'er dan Ah Zhou sibuk merawatmu, Ah Yi? Hmmph tak usah ditanya! Lian'er sibuk membuat pil untuk korban luka-luka. Jadi tuan muda menawarkan diri untuk menggantikan Lian'er menemui 5 anggota dewan itu," kata Mu Haocun.


"Oh. Aku belum sempat mengucapkan belasungkawa kepada tuan muda, apa sekarang dia ada di kediamannya?" kata Meng Zhi.


"Tidak. Setelah mendapat informasi penting, mereka segera berangkat menuju tujuan masing-masing. Tuan muda harus segera kembali ke negeri Si. Katanya rekan-rekannya masih ada di gua suci, entah sudah keluar atau belum.


Tuan muda juga menceritakan pertemuannya dengan anggota elit sekte aliran sesat. Waktu itu kelompok tuan muda dan anggota elit itu berlomba-lomba mencapai pusat gua suci, tempat dimana pesan terakhir sang petapa berada


Sayangnya kelompok tuan muda dikalahkan dengan kelicikan orang-orang itu, karena melindungi saudara sepupunya, tuan muda tak sengaja menginjak daerah terlarang sehingga harus terlempar ke tempat yang dirinya pun tak tahu dimana.


Untungnya, tuan muda tidak terlempar melewati batas aman samudra. Dan kebetulan ada aku dan Lian'er disana," kata Mu Haocun.


"Hari ini Dewan Di dan 4 dewan yang lain akan datang menemui kita untuk membicarakan kerja sama dengan Jun Mo. Mereka memutuskan untuk terus melakukan kontak dengan sekte aliran sesat agar tidak ada yang sadar bahwa semua rencana busuk mereka sudah terbongkar.


Hal ini dilakukan juga agar Dewan Di dapat mengawasi pergerakan sekte aliran sesat serta mencari oknum di dalam anggota dewan," kata Mu Haocun kemudian menghela napas panjang.


"Siapa yang akan menemui Dewan Di? Tidak ada tuan muda lagi yang bisa menggantikan Lian'er," kata Meng Zhi.


"Tidak perlu adanya sosok 'Lian'er' supaya diskusi berjalan, cukup perwakilan saja yang datang. Mereka pasti memahami kalau kita kasih alasan Lian'er butuh istirahat setelah membuat pil untuk mereka," kata Mu Haocun. Semua yang ada di ruangan setuju.


Mu Lian dan yang lain menghabiskan waktu untuk mendiskusikan langkah mereka selanjutnya. Terutama dalam hal mencari penawar dari obat berbahaya yang mulai diedarkan oleh sekte aliran sesat.


Apalagi setelah Mu Haocun mengetahui campur tangan Ahli Alkimia sesat, yaitu para Ahli Alkimia yang memiliki keinginan untuk melanggar hukum alam.


Karena memiliki kedekatan dengan tanaman herbal, Ahli Alkimia sangat dekat dengan alam. Energi spiritual mereka digunakan untuk membantu bahan-bahan yang didapatkan dari alam tersebut mengeluarkan potensi yang dimiliki hingga hampir 100%.


Sebaliknya, Ahli Alkimia sesat menggunakan energi spiritual mereka untuk menghancurkan potensi alami yang dimiliki sebuah tanaman herbal, menggantinya dengan benda lain dengan dalih agar si tanaman herbal tersebut bekerja lebih dari 100%


Metode yang dilakukan Ahli Alkimia sesat ini, yang dikenal sebagai metode pencampuran benda organik dan anorganik, benda penuh kehidupan dengan benda penuh kematian nantinya akan menjadi salah satu dasar yang digunakan ilmuwan-ilmuwan gila di dimensi lain untuk menciptakan chimera.


Dengan pertimbangan bahwa yang membuat resep obat berbahaya tersebut adalah Ahli Alkimia sesat, Mu Haocun menyarankan Mu Lian untuk pergi ke negeri Wu.


Tempat dimana satu tahun yang lalu, Mu Haocun dan Master Yi memetik teratai api untuk membuatkan Meng Zhi pil surgawi.

__ADS_1


Di negeri itu juga ada satu tempat seperti Lembah Ufuk Timur, tempat berdirinya sekte Ahli Alkimia dan peracik. Karena ada beberapa Ahli Alkimia yang tinggal disana, koleksi tanaman herbalnnya pun cukup banyak meski tak selengkap di Lembah Ufuk Timur.


Koleksi tanaman herbal yang berhasil dibudidayakan Mu Lian di dalam gerobak semakin hari semakin banyak. Setidaknya, dengan mengunjungi negeri Wu Mu Lian dapat memetik beberapa teratai api dan membudidayakannya di dalam gerobak.


Mu Lian dan lain berdiskusi hingga lupa waktu, tanpa sadar, waktu yang ditentukan untuk bertemu dengan Jun Mo dan Dewan Di pun tiba. Kali ini, Mu Haocun berniat menghadiri pertemuan tersebut bersama Lin Zizhou.


"Salam untuk Ketua Jun, maaf karena tidak bisa datang," kata Meng Zhi.


"Duh, awalnya aku tidak mau datang. Tapi Ah Yi tidak mau, Meimei tidak mau karena mau merawatmu sedangkan anak ini, mana mungkin bisa diandalkan apalagi untuk menyampaikan informasi penting sebanyak itu," kata Mu Haocun kepada Ling Zizhou.


Mu Haocun memonyong-monyongkan bibirnya yang diwarnai lipstik berwarna merah untuk menjengkelkannya.


Saat ini Mu Haocun sedang menyamar menjadi wanita sepantaran Meimei. Dan Ling Zizhou yang mengetahui harus membawa Mu Haocun yang sedang cross dresser ini hanya menunjukkan ekspresi jijik.


"Pfft," Mu Lian dan Meimei tak kuat menahan tawa.


"Cepat pergi," kata Master Yi yang juga tidak kuat melihat tingkah laku sahabatnya itu.


Mu Haocun menyeret Ling Zizhou ke pertemuan. Ling Zizhou sempat kesulitan untuk memperkenalkan Mu Haocun di depan Jun Mo dan 5 anggota dewan.


Namun akhirnya, Ling Zizhou berhasil memperkenalkan Mu Haocun sebagai anggota gerobak ajaib sehingga pertemuan pun bisa segera dimulai.


Dalam pertemuan, Jun Mo menceritakan bahwa dia berhasil meyakinkan ketua keuangan, ketua keamanan dan ketua pelelangan untuk tetap berpura-pura tidak tahu dengan keberadaan sekte aliran sesat. Mereka akan beroperasi seperti biasa.


Jun Mo menemukan bahwa Mo Fan sering menerima surat mengenai apa-apa saja yang harus dilakukannya. Surat itu ditunjukkan kepada yang hadir di ruang pertemuan.


Satu hal yang menarik perhatian mereka adalah lambang yang menyerupai embrio makhluk aneh. Gambar itu membuat siapa saja yang melihatnya merasa tidak nyaman bahkan bergidik.


Bagaimana surat tersebut datang Jun Mo pun tidak dapat menjelaskannya karena Mo Fan hanya menjelaskan bahwa pada saatnya, surat itu tiba-tiba sudah ada di dekatnya. Muncul begitu saja.


Jun Mo mengatakan bahwa selama Mo Fan masih hidup, surat tersebut dapat mencari jalan untuk sampai di tangan Mo Fan. Dan surat itu hanya Mo Fan yang dapat membukanya.


"Apa anda yakin Mo Fan mau membukakan surat itu kepada kita?" kata Dewan Di.


"Jangan khawatir, Mo Fan memiliki sifat bergantung kepada orang lain. Dia akan memihak siapa saja yang kelihatannya memiliki peluang menang yang besar. Intinya dia itu pengecut.


Setelah Mo Fan telah berubah menjadi makhluk abyssal, Mo Fan jadi ingin bergantung kepadaku agar bisa hidup lebih lama meski hidupnya dapat dihitung dengan jari," kata Jun Mo.


Dapat dihitung dengan jari bukan berarti hidup Mo Fan tinggal beberapa hari saja. Mo Fan mungkin hanya bisa hidup 3 tahun lagi, bisa kurang. Namun bagi orang-orang di dunia ini, 3 tahun itu seperti menghitung hari.


"Kami percaya dengan apa yang anda ucapkan dan meminta terus mengabari perkembangan dari pihak sekte aliran sesat. Anda tahu bukan, informasi yang ada di tangan anda saat ini sangat penting?


Kita bisa mengetahui pergerakan mereka tanpa takut ketahuan dan dapat menyusun rencana untuk menggagalkan rencana mereka atau bahkan menangkap mereka," kata Mu Haocun.


"Tentu saja. Aku dan rekan-rekan Lereng Kaca lainnya tidak akan bisa menyelesaikan masalah ini tanpa bantuan dari kalian. Aku akan terus menyampaikan informasi yang aku dapatkan dari surat yang diterima Mo Fan," kata Jun Mo.


"Kalau begitu, silahkan, ini tanda milik burung posku," kata Mu Haocun. Dewan Di juga membagikan tanda milik burung posnya.


Dengan mengetahui tanda burung pos, seseorang dapat berkirim surat tanpa takut salah alamat. Dijamin pasti sampai ditangan orang yang hendak dikiriminya surat.

__ADS_1


"Sudah? Apa ada tambahan lain lagi?" tanya Jun Mo.


__ADS_2