Ahli Alkimia Transmigran Dan Gerobak Ajaibnya

Ahli Alkimia Transmigran Dan Gerobak Ajaibnya
Akhirnya


__ADS_3

"Akhirnya, bisa juga! Setelah menderita selama 3 hari ini," kata Xiaohan pura-pura mengelap air mata.


"Tapi...aku penasaran sekali, kenapa kita tidak pernah berhasil mengejar nona itu," kata Du Luhan mendongak ke atas.


Di langit paling tinggi, Mu Lian berdiri ditengah gondola ajaib sambil mengamati gondola-gondola yang berlalu lalang.


Benda berbulu berwarna putih yang berada di atas kepalanya tidak mengurangi kharisma yang dipancarkan Mu Lian saat itu.


"Duh, Senior masih penasaran? Lebih baik jangan deh. Waktu Zhou ge latihan gabungan saja, kami melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana Lian jie membuat Zhou ge mati kutu, haha, kasihan sekali.


Bahkan Kakek Yi pun tidak pernah bisa menangkap Lian jie. Kelihatannya Kakek Yi hampir berhasil menangkapnya tapi ternyata tidak," kata Xiaohan menghela napas panjang.


Jika Du Luhan tidak mengalami sendiri bagaimana sulitnya mengejar Mu Lian, pasti Du Luhan menganggap apa yang dikatakan Xiaohan itu hanya kebohongan anak kecil belaka.


Namun karena Du Luhan telah mengalaminya, Du Luhan bisa dengan tenang membiarkan Mu Lian ikut serta pada operasi rahasia mereka nanti.


"Baiklah, semuanya, terimakasih atas kerja kerasnya hari ini. Zhi ge sepertinya sudah kembali dari luar," kata Mu Lian. Mu Lian menggunakan chi nya untuk mengeraskan suaranya.


Semuanya pun langsung berhenti di tempat masing-masing dan mengikuti Mu Lian mendarat di dermaga Taman Herba Utara.


Meng Zhi terlihat sedang berdiri menatap mereka. Di Luhan dan Xu Tian turun lebih dulu dan menghampiri Meng Zhi.


"Senior Meng, bagaimana keadaan diluar sana?"


"Sepertinya lebih parah dari yang kita duga," kata Meng Zhi kemudian menceritakan apa yang didengarnya dari Master Yi.


Ada yang menyebarkan rumor telah ditemukannya inti Gua Sejati. Orang yang menyebarkan tumor tersebut adalah kelompok yang berasal dari sebuah sekte yang cukup terkemuka di dunia Zhongjian jadi kredibilitas orang tersebut kredibilitasnya cukup tinggi.


Berbeda halnya jika orang tersebut asal-usulnya tidak dapat dipastikan. Apalagi orang yang mengaku bahwa ia mendengar rumor tersebut dari seniornya, membawa 'bukti' berupa benda yang memang sering terlihat dekat inti sebuah Gua.


Ada yang langsung percaya tapi tak sedikit juga yang tidak ingin langsung melakukan tindakan. Orang-orang yang ingin melihat kondisi dulu, sebenarnya mempertimbangkan berkurangnya persediaan pil mereka.


"Dan entah dari mana, aku tidak bisa melihat wajahnya, orang itu tiba-tiba menyuarakan apa yang ada di dalam benak semua yang ada di sana," kata Meng Zhi menceritakan bahwa ada yang memprovokasi berbagai belah pihak sehingga terjadi perpecahan.


Setelah 3 hari mengikuti-kelompok-kelompok tersebut Master Yi dapat mengidentifikasikan siapa bergabung dengan siapa dan apa tujuan mereka.


Berdasarkan pengamatan Master Yi, bahkan ada yang melakukan kontak dengan kelompok yang sangat jauh dari sini.


"Satu lagi kabar tidak mengenakan yang harus kita waspadai. Hilangnya beberapa orang akhir-akhir ini. Awalnya Ah Yi dan aku mengira bahwa mereka dimangsa spirit beast.


Tapi Ah Yi mengatakan bahwa ada material abyssal yang cukup pekat di lokasi menghilangnya orang-orang tersebut. Kami curiga jika sekte aliran sesat memanfaatkan kekacauan yang sedang terjadi saat ini," kata Meng Zhi.


Du Luhan dan Xu Tian hanya diam. Namun keduanya memutuskan untuk tetap memberitahu kabar tersebut kepada rekan-rekan dekat mereka dalam pertemuan malam ini.


"Senior-senior, aku hanya bisa mengucapkan agar anda tetap berhati-hati. Keselamatan adalah nomer 1. Dan melihat perkembangan anda sejauh ini, aku rasa kita bisa menjalankan rencana kita 2 hari lagi atau bahkan besok pun bisa," kata Mu Lian.


Namun keadaan sepertinya belum memungkinkan jadi Meng Zhi dan yang lain memutuskan untuk menjalankan rencana bersamaan dengan eksplorasi yang akan diadakan 5 hari lagi.


Pertemuan malam ini dan malam-malam selanjutnya, akan membicarakan eksplorasi tersebut.


Selain eksplorasi gabungan dijalankan secara besar-besaran, eksplorasi juga bisa diadakan secara sembunyi-sembunyi seperti yang dilakukan salah satu kelompok yang berhasil melakukan kontak dengan kelompok lain yang lokasinya jauh dari sini.


Rencana yang akan dilakukan Mu Lian dan yang lain pun termasuk ke dalam eksplorasi rahasia seperti yang dilakukan kelompok tersebut.

__ADS_1


Sementara menunggu hari keberangkatan, Mu Lian dengan membawa Mu Haocun mengunci diri di dalam ruang kendali.


Mu Lian seperti membuat kunci duplikat agar Mu Haocun dapat mengaktifkan semua fitur-fitur yang awalnya hanya Mu Lian saja yang bisa mengaktifkannya.


...


Akhirnya, setelah 5 hari merencanakan eksplorasi secara matang, berbagai belah pihak pun mulai mempersiapkan keberangkatan.


Alasan utama yang membuat semuanya setuju untuk pergi adalah keikut sertaan Meng Zhi. Selain itu Meng Zhi membawa beberapa botol pil sebagai 'umpan' agar rencana berjalan lancar.


"Selamat pagi Senior Meng," sapa salah satu kelompok.


Bunga berjumlah 5 kelopak yang didominasi warna putih dan ada semburat warna kuning dekat putiknya, baru saja mekar. Menandakan baru terbitnya matahari*.


Namun sudah banyak yang menunggu di lokasi, menunggu semuanya tiba. Tak lama, semua yang berpartisipasi dalam eksplorasi berkumpul juga dan berangkatlah mereka menuju lokasi yang dituju.


Awalnya eksplorasi berjalan dengan khidmat. Namun di tengah perjalanan menuju wilayah yang baru, beberapa tokoh penting seperti Du Luhan, Xu bersaudara dan yang lain menghilang satu demi satu. Semakin banyak wajah yang menghilang, semakin sadar kelompok-kelompok lain.


Rumor mengenai orang-orang hilang pun muncul lagi ke permukaan dan kekacauan terjadi baik itu dari kelompok Du Luhan sendiri maupun kelompok lain.


Padahal, Du Luhan, Xu bersaudara dan yang lain di jemput oleh Mu Lian dan Master Yi secara diam-diam.


Mu Lian dan Master Yi mengantar Du Luhan, Xu bersaudara dan yang lain kembali ke dekat gerobak karena saat itu anak-anak sudah standby dengan gondola ajaib mereka.


"Apa yang terjadi? Kemana Senior Du?!"


"Hei, apa rumor mengenai orang-orang yang hilang secara mendadak itu benar?"


Seorang pria berwajah sangar mengamati suasana disekelilingnya dengan wajah yang semakin sangar, pria itu mengerutkan kening dan rasa tidak suka terpampang jelas di wajahnya.


"Ck, coba cek keadaan Senior Meng," kata pria itu dengan suara sedikit tertahan. Entah mengapa perasaannya tidak enak.


Benar saja, tidak lebih dari lima menit, rekannya kembali dengan wajah yang sedikit pucat. Meng Zhi menghilang.


Baik dari kelompok Du Luhan maupun dari kelompok Xu bersaudara tidak melihatnya, Meng Zhi menghilang begitu saja.


Dan kabar mengenai Meng Zhi menyebar tak kurang dari satu menit. Semuanya pun mulai bimbang apakah mereka harus melanjutkan eksplorasi ini atau tidak.


Sementara kelompok-kelompok yang ditinggalkan Meng Zhi sedang mengalami dilema, beberapa anggota yang ditinggalkan kelompok-kelompok tersebut sedang mengiler melihat pemandangan di hadapan mereka.


Apalagi kalau bukan Xiaoleng dan yang lain yang sedang menunggu partner mereka. Bahkan mata-mata dari kelompok asing pun sudah mengintai dari balik pepohonan dan siap menerkam.


Namun yang membuat semua yang mengintai dari balik pepohonan adalah kemunculan Mu Lian, Master Yi, Meng Zhi serta beberapa orang yang sudah tak asing bagi mereka.


Du Luhan, Xu bersaudara dan yang lain segera bergabung dengan partner yang telah ditentukan. Kemudian mereka berpencar ke berbagai arah, membuat semua mata-mata panik dan bingung hendak mengikuti yang mana.


Dan ditengah kepanikan tersebut, dimanfaatkan Mu Haocun untuk mengaktifkan mode mimikri. Menghilangnya gerobak secara tiba-tiba menjadi tamparan keras bagi mata-mata tersebut.


Belum sempat mereka memilih siapa yang akan mereka ikuti, incaran utama mereka menghilang begitu saja.


Namun mereka tidak menaruh harapan bahwa mereka bisa dengan mudah menguasai gerobak. Setidaknya salah satu dari anak-anak harus ada yang berhasil mereka tangkap sebagai sandera.


"Kejar mereka!"

__ADS_1


"Kejar yang itu!"


"Ayo!"


Mu Lian mengamati semua yang terjadi dari gondola ajaibnya. Dengan bantuan Xiaobai, Mu Lian menjadi tidak terlihat dan dapat mengawasi musuh mereka.


Rekan-rekan Du Luhan, Xu bersaudara serta klien-klien lama Mu Lian sempat bentrok, mereka membela Gerobak Ajaib dan memberikan kesempatan agar anak-anak bisa kabur dari sana.


"HIYAA!"


Pertarungan terjadi dimana-mana. Rekan-rekan Du Luhan dan Xu bersaudara saling menjaga satu sama lain bersama beberapa anggota klien-klien lama Mu Lian.


Mereka harus bertarung dengan sangat hati-hati karena musuh mereka, jika digabungkan, sudah melebihi jumlah yang mereka miliki dari pihak mereka.


Dan sepertinya mereka pun hanya berniat menghalangi saja, setelah itu mereka mundur secara terorganisasi.


Mu Lian merasakan gejolak chi yang tak biasa dari arah satu kelompok. Xiaobai yang dari tadi diam saja mengolah informasi yang ada di depannya itu akhirnya berbicara untuk yang pertama kali.


"Lian jie, orang-orang itu hendak melakukan sesuatu yang buruk,"


Semenjak terus berada disamping Mu Lian, Xiaobai melatih tubuhnya agar lebih sensitif terhadap chi kemudian belajar untuk mendeteksinya, persis seperti apa yang dilakukan Mu Lian.


Perbedaannya adalah Mu Lian tidak memerlukan usaha lebih untuk mendeteksi chi yang berada disekitarnya. Dan tahu bagaimana pergerakan chi tersebut. Bisa dibilang Mu Lian memiliki cheat paling mengerikan di dunia ini.


"Iya. Sebaiknya kita intervensi sebelum mereka melancarkan aksinya," kata Mu Lian mulai memusatkan perhatiannya pada apa yang diyakininya lokasi yang tepat untuk mengintervensi pergerakan chi yang berada disekitar kelompok tersebut.


Mu Lian membuat aliran chi yang sangat kecil, persis seperti pembuluh darah kapiler. Dia mengaplikasikan hal yang sama dengan apa yang dilakukannya pada energi spiritualnya di manipulasi energi spiritual tingkat tinggi.


Aliran-aliran chi tersebut berjalan sangat cepat namun dengan akurat mendarat di tempat yang Mu Lian inginkan.


Meski sangat kecil, kekuatannya tidak kalah dengan kumpulan chi yang berhasil kelompok tersebut kumpulkan.


"!"


Orang-orang di kelompok tersebut memandang satu sama lain dengan tatapan bingung. Apa yang terjadi? Mengapa jurus mereka tidak berhasil dikeluarkan?


Setelah memastikan rekan-rekan Du Luhan, Xu bersaudara serta klien-kliennya yang lain berhasil pergi dari sana, Mu Lian dengan tenang melayang ke arah satu arah.


"Oh, ini...ke arah anak yang suka kena sial itu kan?" kata Xiaobai.


"Jangan begitu, Xiaohan hanya lebih...istimewa saja," kata Mu Lian berusaha menyangkal Xiaobai namun tetap memilih pergi memeriksa Xiaohan diatas yang lainnya.


"..." (Xiaobai)


.........


Note:


*Karena berada di dalam perut makhluk raksasa, semuanya memutuskan untuk menggunakan mekarnya bunga tertentu untuk mengetahui kapan matahari terbit dan tenggelam.


Bunga yang dijabarkan di dalam cerita bisa memberitahu setidaknya kapan matahari terbit hingga tengah hari.


Kemudian semuanya akan melihat bunga yang mekar ketika matahari tenggelam. Ada juga bunga yang terbit saat tengah malam.

__ADS_1


__ADS_2