Ahli Alkimia Transmigran Dan Gerobak Ajaibnya

Ahli Alkimia Transmigran Dan Gerobak Ajaibnya
Kabar mengejutkan


__ADS_3

"Khh...aku...sudah menceritakan yang...ku-kutahu padamu," kata Master Xi dengan wah penuh derita.


Wajahnya berwarna kebiru-biruan, membuat wajahnya semakin aneh.


Bukan hanya Master Xi menahan sakit yang kini semakin menjadi di organ-organ dalam tubuhnya, namun harga diri Master Xi juga hancur karena suatu hal.


PRET! suara nyaring keluar dari bokong Master Xi. Setiap suara itu keluar dari bokongnya sendiri, wajahnya semakin terlihat buruk.


Belum lagi Ling Zizhou yang tertawa hingga tepingkal-pingkal di depannya. Kini tak ada lagi ekspresi arogan yang menghiasi wajahnya.


Setelah Master Xi dan pria berpakaian hitam berhasil ditangkap, Meng Zhi membawa mereka ke hutan dekat kawasan Siwang Mogu.


Beberapa menit kemudian, semua personil berkumpul untuk menginterogasi Master Xi dan pria berpakaian hitam.


Master Yi masih membereskan masalah di luar lembah, sedangkan Master Zhengheng dan ketiga bawahannya fokus pada tugasnya untuk mengawasi dan membasmi Egui.


Keempatnya sempat bertegur sapa dengan kelompok Mu Haocun. Ketika mereka melihat kedua 'sandera' yang dikelilingi kelompok Mu Haocun,


Master Zhengheng dan bawahannya tahu jika kelompok Mu Haocun hendak melakukan interogasi.


Master Zhengheng dan bawahannya pun tidak tinggal lama dan segera melakukan tugas mereka lagi.


Sesaat setelah Master Zhengheng pergi, Interogasi pun dimulai. Pria berpakaian hitam diberi pil internal untuk menyembuhkan organ dalamnya yang hancur. Pria berpakaian hitam itu menjadi sedikit lebih baik.


Namun keadaannya kembali seperti sebelum diberi minum pil internal ketika pria berpakaian hitam diberi minum obat racik yang dibuat oleh Mu Lian.


Dan pria berpakaian hitam itu tahu jika kondisi dirinya sudah sangat lemah, lagi pula bicara atau tidak dia tetap akan dibunuh.


Pria berpakaian hitam hidup selama sepuluh menit sebelum akhirnya seluruh organnya rusak. Tubuhnya terlihat seperti mumi dan tergeletak di atas salju.


Tak banyak informasi yang didapatkan dari pria berpakaian hitam. Tubuhnya mengalami Hipoksia berat, namun masih bisa tertawa sambil mengagumi efek obat yang diberikan padanya. Memang orang-orang sekte aliran sesat itu gila semua!


"Master Xi, bisa fokus? Kuberi kesempatan satu kali lagi. Siapa orang yang menyuruh pria berpakaian hitam ini untuk menjemputmu?" kata Mu Haocun dengan suara dalam. Tubuhnya berdiri dengan tegap dengan kedua tangannya dibelakang.


Master Xi tersadar dari lamunannya dan teringat kepada nasibnya sendiri. Apalagi dengan adanya 'mumi' si pria berpakaian hitam. Master Xi sudah membeberkan semuanya kepada mu Haocun.


Namun apa yang diketahui bidak seperti Master Xi? Master Xi merupakan bidak yang diberi perlakuan istimewa hanya karena statusnya sebagai master Alkimia.


Tugasnya hanya melakukan apa yang disuruh petinggi-petinggi sekte aliran sesat. Hanya bermodal sedikit informasi mengenai apa yang sebenarnya dia lakukan.


"Master Xi. Sayangnya obat ini baru dikembangkan hari ini. Dan aku belum membuat penawarnya.


Lagi pula, untuk apa aku memberikan penawar pada seorang pengkhianat sepertimu," kata Mu Haocun.


Master Xi memohon ampun pada Mu Haocun dengan sangat memelas. Kemudian berpaling kepada Meng Zhi, Ling Zizhou dan Han Tengfei setelah melihat Mu Haocun tak menunjukkan emosi apapun meski dirinya sudah bersimpuh dihadapannya.


Yah, pada akhirnya Master Xi hanya bisa bersimpuh sambil berusaha meredam suara yang keluar dari bokongnya.


Beberapa menit kemudian, hutan kembali pada kedamaiannya semula. Ling Zizhou sudah berhenti tertawa sejak Master Xi berusaha memohon ampun padanya.Ling Zizhou mendapati kakek tua bangka itu menyebalkan, kemudian pergi menjauh.


Meimei pergi entah kemana, sepertinya kembali ke klinik. Han Tengfei dan Meng Zhi membereskan jasad Master Xi dan pria berpakaian hitam sambil mendiskusikan informasi yang mereka dapat dari Master Xi.


"Hmm?" gumam Mu Haocun sambil mengedarkan pandangannya ke sekitar.


Aneh. Sekilas Mu Haocun merasakan suatu denyut yang menggelitik indera spiritualnya. Mu Haocun mengerahkan indera spiritualnya sejauh kemampuannya.


"Ada apa?" kata Meng Zhi ketika indera spiritual Mu Haocun melewati tubuhnya. Han Tengfei juga merasakannya, dia menatap Mu Haocun dengan bingung.


"Hmm, sepertinya masih ada tikus yang bersembunyi," kata Mu Haocun.


"Apa-"


Mu Haocun mengangkat tangannya, meminta Meng Zhi menghentikan kata-kata yang hendak diucapkannya. Yah jika tikus itu mengajaknya bermain petak umpet, siapa takut?


Mu Haocun menatap Meng Zhi lekat-lekat, mengirimkan isi pikirannya mengenai permainan petak umpet ini melalui perantara indera spiritual.

__ADS_1


Indera spiritual milik Mu Haocun membawa informasi tersebut ke dalam benak Meng Zhi. Kemudian Meng Zhi mengangguk.


Setelah membereskan jasad Master Xi dan pria berpakaian hitam, Meng Zhi dan Han Tengfei mengikuti Mu Haocun untuk berpamitan kepada Master Zhengheng.


Kematian Master Xi tidak beredar hingga tiga hari kemudian. Mu Haocun sengaja tidak angkat bicara mengenai hal tersebut.


Dan Mu Haocun telah berpesan agar Shaoting dan Yunhao tidak mengatakan apapun nahkan kepada keempat muridnya.


Meski awalnya Shaoting merasa enggan, akhirnya ia mematuhi Mu Haocun untuk menghindari sesuatu yang buruk terjadi.


Yunhao yang tidak terlalu dekat dengan keempat murid Mu Haocun tidak merasa kesulitan untuk tutup mulut.


Mu Haocun menunggu tikus itu selama tiga hari, apakah tikus itu akan melakukan kesalahan? Tidak, sepertinya tikus itu bersikap sangat hati-hati.


Mu Haocun sedikit kecewa karena ia belum bisa menjadi pemenang dalam permainan petak umpet ini.


Mau disembunyikan hingga minggu depan pun sepertinya tikus itu tidak akan menunjukkan batang hidungnya.


Akhirnya Mu Haocun memutuskan untuk memberitahu pengkhianatan serta kematian Master Xi pada pertemuan tetua Sekte Embun Pagi. Setelah itu, kabar mengenai Master Yi pasti tersebar dengan sangat cepat di lingkungan sekte.


"Tidak kuduga! Master Xi!" kata seorang kakek yang memiliki tahi lalat yang sangat besar di hidungnya.


"Aku pun tidak akan bisa menduga bahwa pengkhianat yang membocorkan berita keabsenan Master Mu dan Master Yi adalah Master Xi!" kata seorang kakek yang berpostur tubuh pendek.


"Memang sangat disayangkan, kita harus kehilangan rekan kita. Apalagi ahli Alkimia sangat sedikit jika dibandingkan kultivator-kultivator lain.


Tapi itulah adanya. Master Yi menjual informasi seputar sekte ke lawan. Jadi kuharap kalian sebagai tetua Sekte Embun Pagi mau memaklumi tindakan kerasku terhadap Master Yi," kata Mu Haocun.


Keempat kakek di hadapan Mu Haocun mengangguk dan tidak mendebatkan lebih jauh mengenai tindakan Mu Haocun terhadap Master Yi.


Mereka mendiskusikan perkembangan pendidikan di Sekte Embun Pagi. Pembelajaran di sekte sempat dihentikan sementara untuk memperbaiki fasilitas-fasilitas yang rusak.


Selain itu mereka harus merawat anggota-anggota sekte yang terluka serta mendapatkan bahan-bahan untuk membuat pil kembali.


Dan sekarang, salah seorang tetua kehilangan nyawa karena ulahnya sendiri. Mu Haocun dan keempat tetua lain mendiskusikan transfer murid-murid didik Master Yi.


"Rekan-rekanku, suatu kehormatan bisa bekerja bersama kalian selama beberapa tahun di sini, di Embun Pagi.


Aku ingat ketika Embun Pagi didirikan. Aku menjadi bagian dari orang-orang yang membuat Embun Pagi tumbuh sampai saat ini," kata Mu Haocun tiba-tiba setelah lama diam.


Keempat tetua terkejut mendengar ucapan Mu Haocun yang terdengar seperti perpisahan itu. Ruang rapat langsung gaduh karena ucapan Mu Haocun.


"Master, anda hendak pergi kemana?"


"Master apakah anda berniat meninggalkan Embun Pagi?"


"Master, apakah anda tidak akan kembali,"


Mu Haocun menenangkan keempat orang kakek di hadapannya ini. Kemudian mulai menjelaskan rencana perjalanannya menuju ibu kota untuk menemani cucunya, Mu Lian.


Mu Haocun menjelaskan bahwa sepertinya perjalanan dengan cucunya ini akan menjadi sangat panjang dan memakan waktu yang tidak dapat ditentukan.


Keempat orang di hadapan Mu Haocun menunjukkan ekspresi duka yang mendalam.


Mereka akan kehilangan seseorang yang sangat penting di dunia Alkimia.


Namun apalah daya, mereka hanya orang biasa yang tidak mungkin menahan Mu Haocun untuk tinggal di Embun Pagi.


Karena sejatinya Mu Haocun bukan berasal dari dunia bawah ini. Master tersebut datang dari cabang pusat Sekte Embun Pagi, Sekte Cahaya Rembulan atau bahkan sekte yang jauh lebih berpengaruh dari Sekte Cahaya Rembulan.


Seluruh ruangan diselimuti suasana kesedihan, melebihi dari ketika kabar kematian Master Xi.


Namun, senyum tersungging di bibir Mu Haocun.


Ya. Mari berikan potongan keju lezat pada si tikus dan lihat, apakah tikus itu akan memakannya?

__ADS_1


Pertemuan diakhiri beberapa menit kemudian. Keempat tetua Embun Pagi berjalan keluar ruangan dengan lesu, melanjutkan kegiatan masing-masing yang sempat tertunda.


...


Di sebuah ruang yang cukup luas, ada sebuah papan tulis berwarna hitam dengan tulisan menggunakan kapur di permukaannya serta sebuah kuali berukuran besar yang melayang beberapa sentimeter dari lantai kayu.


Enam orang remaja yang sedang duduk di lantai dan mencatat apa yang ada di papan tulis tiba-tiba melihat guru mereka masuk.


"Maaf, ada kabar yang sangat mengejutkan. Jadi pertemuan berjalan sangat lama," kata kakek bertubuh tinggi kepada keenam remaja itu.


Kakek itu awalnya hendak melangsungkan pelajaran, namun seorang murid penasaran dengan kabar mengejutkan tersebut.


Satu murid ini sebenarnya mewakili perasaan teman-teman sekelasnya. Sudah menjadi rahasia umum jika kejadian yang menimpa Embun Pagi dan Lembah Ufuk Timur akhir-akhir ini disebabkan oleh seorang pengkhianat.


Mereka menduga kabar itu pasti mengenai pengkhianat itu bukan? Dan Kakek itu akhirnya hanya bisa menjelaskan kepada murid-muridnya.


Anak-anak tahun pertama yang sangat ingin tahu! Namun kakek tua itu memaklumi sikap mereka, karena dirinya pun merasa sangat tertekan dengan kejadian yang menimpa Embun Pagi.


Seusai kelas, keenam orang remaja itu langsung keluar dengan semangat. Mereka tidak sabar untuk memberi tahu berita ini kepada senior-senior mereka. Hal ini tak dapat dihindari mengingat usia mereka yang baru menginjak 12 tahun.


Usia 12 baru mengenyam pendidikan tahun pertama di bidang Alkimia? Tunas-tunas muda di bidang selain Alkimia memulai pelajarannya di usia 7 hingga 8 tahun.


Usia 12 tampaknya cukup tua di mata kita yang hidup di Bumi, namun memang *regulasi di dunia ini menganjurkan agar anak-anak yang memilih Alkimia untuk belajar pada usia 12 tahun.


Para pakar dari dunia ini mempertimbangkan kemampuan serta kematangan spiritual calon ahli Alkimia muda tersebut. Jika terlalu muda, ditakutkan akan merusak energi spiritual sang anak.


Calon-calon muda ahli Alkimia menjalani pelatihan energi spiritual selama tiga tahun, yaitu dimulai pada umur 8 tahun.


Maka dari itu lah ahli Alkimia lebih lemah dalam segi kultivasi chi dibandingkan kultivator-kultivator lain. Berbeda dengan kultivasi chi, ahli Alkimia memiliki kultivasi energi spiritual lebih tinggi.


Apalagi yang memiliki bakat lahir seperti Mu Haocun, Mu Lian dan beberapa orang lainnya di dunia. Selain kultivasi energi spiritual mereka lebih tinggi dari orang kebanyakan, energi spiritual itu sendirilah yang membantu mereka dalam kulitivasi chi.


Orang-orang dengan kultivasi energi spiritual yang tinggi ini dianggap juga sebagai spiritualis. Kehadiran spiritualis-spiritualis di dunia ini sangat esensial dan tidak dapat tergantikan.


Murid Embun Pagi tahun pertama hingga ketiga, belum memiliki hak istimewa untuk dipilih dan diangkat menjadi seorang murid salah satu tetua Embun Pagi.


Mereka harus menyelesaikan pelajaran dasar yang diberikan oleh salah seorang tetua Embun Pagi atau anggota senior sekte.


Di pertengahan tahun ketigalah beberapa murid dengan kemampuan menjanjikan mulai ditandai oleh salah satu tetua untuk diangkat sebagai murid magangnya.


Nasib Xiaoxiao berbeda dengan rekan-rekannya. Xiaoxiao melatih energi kultivasinya sejak dini, yaitu ketika usianya 6 tahun. Hal ini terjadi karena pengaruh Dongshan yang merupakan salah satu murid Mu Haocun.


Para tetua menduga jika masa depan Xiaoxiao sebagai ahli Alkimia cukup menjanjikan karena gadis itu mampu memulai lebih awal daripada rekan seusianya.


Namun dugaan kelima tetua itu ternyata salah. Xiaoxiao mampu menjalani pelatihan sejak usia dini hanya bermodal kegigihan dan kemauannya saja.


Padahal gadis itu sendiri sampai menyakiti dirinya sendiri. Di usia muda itu, Xiaoxiao harus menderita karena terlalu memaksakan penggunaan energi spiritual miliknya.


Kalau bukan karena Mu Haocun, Xiaoxiao tidak akan pernah bisa menggunakan energi spiritualnya secara normal.


Namun semua orang di sekte tidak mengetahui hal tersebut. Ini adalah rahasia antara Xiaoxiao, Dongshan dan Mu Haocun.


Yang kelima tetua itu tahu hanyalah Xiaoxiao yang memulai pelatihan lebih cepat daripada rekan seusianya.


Mereka berlomba-lomba untuk merekrut Xiaoxiao dengan harapan dapat menjalin hubungan dekat dengan Mu Haocun.


Kembali pada saat ini, detik-detik dimana seluruh anggota sekte yang sebentar lagi menerima kabar mengenai Master Xi.


Dari kelima tetua Embun Pagi (termasuk almarhum Master Xi), hanya kakek tua bertubuh pendek dan kakek yang baru saja menceritakan kabar mengenai Master Xi lah yang mengajar murid-murid tahun pertama.


Total ada sepuluh orang yang mengetahui kabar mengenai Master Xi, dan kesepuluh orang tersebut membawa kabar mengenai Master Xi kepada senior pertama yang dilihatnya siang itu.


.........


Note:

__ADS_1


*Regulasi adalah pengelolaan sistem yang kompleks menurut seperangkat aturan dan tren.


__ADS_2