
Dan memang benar. Makhluk kegelapan yang mengikuti rombongan Mu Lian semenjak keluar dari daerah pemukiman terus mengikuti mereka hingga saat ini.
Malahan, makhluk kegelapan tersebut ikut bergabung dengan teman-teman sejenisnya dan membentuk bayangan yang lebih banyak lagi.
Meski kelihatannya cukup menyeramkan diikuti bayangan-bayangan tersebut, Mu Lian dan yang lain memutuskan untuk segera pergi dari sana.
Karena menurut Du Luhan dan Xu Tian, Semakin lama mereka berada di dekat makhluk kegelapan, kesadaran mereka semakin hilang hingga akhirnya tertidur.
Dan ketika Xu bersaudara menceritakan pengalaman mereka yang tidak mengantuk meski sudah cukup lama berada diluar sini, membuat Du Luhan dan Xu Tian semakin yakin bahwa orang-orang yang berada diluar perlindungan perisai pohon misterius saja yang mengalami kejadian tersebut.
"Benar kalian sama sekali tidak mengantuk?" tanya Du Luhan kepada Xu Jing dan Xu Ke.
"Sumpah, kami tidak merasakan apa-apa dari tadi! Bahkan sekarang pun kami masih merasa segar." jawab Xu Jing dengan senyum kecut.
"Paman Du, tolong fokus! Kita hampir jatuh!" jerit Xiaohan karena gondola oleng ke kanan dan ke kiri.
"Maaf," kata Du Luhan mulai mengerahkan seluruh perhatiannya untuk mengoperasikan gondola.
Du Luhan dan Xu Tian sebenarnya masih berada dibawah pengaruh kutukan makhluk kegelapan, namun keduanya bersikeras untuk mengoperasikan gondola, membantu membawa beberapa tim eksplorasi yang belum pulih.
Dan menurut pengakuan Du Luhan dan Xu Tian, ternyata setelah mereka mengoperasikan gondola, rasa kantuk yang mereka alami menjadi lebih ringan.
Dengan bantuan gondola ajaib, tim eksplorasi bisa pulang dengan selamat. Tidak ada hambatan maupun kecelakaan yang dapat mengancam nyawa.
Namun ketika mereka telah tiba di dekat daerah pemukiman, sebuah suara menarik perhatian Mu Lian dan yang lain hingga mereka berhenti untuk mendengarkan.
Suaranya terdengar seperti keluar dari radio, berkumandang ke sepenjuru Gua Sejati. Terdengar perdebatan diantara dua orang pria.
"Dasar gila! Tuan Shengzi kan sudah bilang untuk menginformasikannya saat mereka terdampar untuk yang pertama kalinya disini!
Kenapa kau baru melakukannya 6 bulan kemudian hah?! Hukuman mereka belum selesai, tuan pun sudah berpesan agar sebisa mungkin menjaga mereka tetap hidup," kata seorang pria dengan suara bass nya.
"Ah, maaf. Aku belum memberitahu ya? Ternyata Ekosistem Gua Sejati sedikit terganggu hingga mengalami beberapa perubahan setelah ada yang berulah dengan inti Gua Semu.
Kalian dengar kan hei, para pendosa? Fenomena yang kalian alami saat ini karena ulah kalian sendiri.
Seharusnya aku memberitahu kalian bahwa satu tahun yang akan datang akan dimulai program tuan kami, program pencucian yang pertama.
Satu tahun yang akan datang, yah sekarang sih menjadi enam bulan yang akan datang. Semua spirit beast dan hewan buas yang ada di tempat ini akan naik menjadi satu tingkat lebih kuat.
Jangan takut, karena setelah itu program pencucian kedua akan terjadi lagi 10 tahun kemudian.
Kalian pasti sudah tahu kan? kalau semua yang ada disini menjadi kuat kalian akan binasa kalau tidak menjadi kuat dalam 6 bulan atau bahkan 1 tahun ke depan.
Tapi tenang saja, jika kalian berhasil bertahan, kalian akan bertambah kuat dengan sangat cepat karena apa?
Karena ketika kalian berhasil membunuh satu spirit beast atau hewan buas yang ada disini setara dengan kalian bermeditasi selama 10 tahun!" kata pria dengan nada malas di setiap kalimat yang diucapkannya.
Namun kalimatnya memiliki efek paling keras daripada kalimat rekannya itu. Semuanya hanya bisa diam mendengarkan instruksi dari orang yang mengaku sebagai pengikut pemilik Gua Sejati.
__ADS_1
Yang Mu Lian ingat, suaranya pertema kali berkumandang sesaat sebelum semua yang berada di Gua Suci tersedot ke dalam perut makhluk raksasa.
Kedua orang tersebut, selain mengaku sebagai pengikut si empunya Gua Sejati, juga mengaku sebagai penjaga tempat ini.
Jadi keduanya akan menjaga agar semua yang terdampar ditempat ini menjalani hukuman dengan serius. Kalau dinilai bagus oleh kedua penjaga tersebut, mungkin saja waktu hukuman akan dikurangi.
Namun entah apa syarat agar waktu hukuman dikurangi. Mu Lian dan yang lain pun tidak mengetahui sebenarnya berapa lama mereka dihukum untuk terdampar di tempat ini.
...
"Jadi, menurut kedua penjaga itu, kita hanya punya waktu 6 bulan untuk bertambah kuat sebelum semua kekuatan makhluk hidup yang ada di Gua Sejati ini melampaui kita?" kata Mu Haocun sambil mengelus dagunya.
Semua yang ada dibalik perlindungan alat ajaib serta perisai pohon misterius tidak dapat mendengar kedua penjaga Gua Sejati.
Mu Lian dan yang lain juga curiga bahwa suara kedua penjaga tersebut tidak akan terdengar sampai daerah pemukiman karena perubahan besar seperti dunia monokrom saja tidak terjadi di daerah pemukiman.
Mu Lian pun memutuskan untuk membagikan kabar buruk yang baru saja didapatkannya ini kepada Mu Haocun sedangkan Meng Zhi, Ling Zizhou bersama yang lain memberitahu tetangga-tetangga mereka.
"Aku sangat marah kepada orang-orang dari sekte aliran sesat! Kalau saja mereka tidak membuat marah kesadaran Gua Sejati pasti kabar buruk ini bisa kita ketahui lebih cepat.
Tidak, kalau mereka tidak melakukan hal itu, pasti ini semua tidak akan terjadi!" kata Meimei tanpa sengaja menghancurkan cangkir setelah tidak sadar kehilangan kontrol kekuatannya. Teh tumpah kemana-mana.
"Mei jie!" seru Xiohan dan Xiaoqiu. Xiaohua buru-bru mengambil kain bersih untuk membantu Meimei mengelap teh yang membasahi tangan, dan mejanya.
"Enam bulan...hanya seperti sekejap mata saja. Tidak ada kesempatan bagi seseorang meningkatkan kultivasinya," kata Master Yi.
"Tapi salah satu penjaga membocorkan bahwa tuan mereka tidak mau kita semua mati dalam fenomena yang akan terjadi enam bulan yang akan datang," kata Mu Lian mengingatkan.
Mu Lian dan Meimei mengangguk. Mu Haocun segera menyuruh Mu Lian (karena sepertinya Meimei terlihat enggan untuk keluar lagi) untuk menyampaikan pesannya agar tidak panik dan melakukan apa yang mereka bisa saat ini.
Mu Haocun juga menyampaikan untuk mempersiapkan diri menghadapi spirit beast serta hewan buas yang kekuatannya setara tingkat pembentukan inti seperti Meimei atau bahkan pembentukan jiwa seperti Meng Zhi.
Awalnya Mu Lian tidak percaya dengan apa yang didengarnya namun melihat ekspresi Mu Haocun yang masih sama saja, akhirnya Mu Lian keluar dan memberi tahu Meng Zhi.
Ketika Mu Lian tiba, keadaan benar-benar tidak terkendali. Dahan yang kemarin malam digunakan untuk mengadakan pesta penyambutan, dipenuhi massa. Mereka menyebutnya sebagai balai warga.
Kondisi saat ini dengan kemarin malam sangat kontras. Saat ini, banyak wajah-wajah cemas dan sedih.
Semuanya mengira setelah terdampar di tempat ini dan dikutuk tidak bisa keluar untuk entah samapi kapan, mereka akan ditinggalkan sendiri. Namun ternyata tidak.
Massa yang berkerumun itu sedang menunggu keputusan yang akan diambil oleh Meng Zhi dan ketua-ketua mereka yang saat ini sedang berdiskusi di salah satu rumah pohon yang cukup besar tak jauh dari sana.
Beberapa menyadari kedatangan Mu Lian dan menyapa Mu Lian namun kebanyakan larut dalam pikiran masing-masing.
Bahkan fans-fans Mu Lian terlihat mencemaskan masa depan mereka yang belum pasti hingga tidak menyadari kedatangan Mu Lian.
"Lian'er? Ada kabar dari Ah-maksudku kakekmu?" kata Meng Zhi.
"Kakek mengatakan supaya kita tidak panik dan melakukan yang kita bisa," kata Mu Lian menjelaskan dugaan bahwa para penjaga tidak akan membiarkan mereka semua mati bagaimanapun caranya.
__ADS_1
"Ah. Aku baru ingat. Tapi, seberapa jauh kedua penjaga itu menjaga kita?" kata Du Luhan.
"Kakek tidak mengatakannya secara pasti dan kita juga tidak mendengarnya bukan?" kata Mu Lian. Semuanya mengangguk.
"Baiklah, pertama-tama apa yang bisa kita lakukan dalam 6 bulan ini?" kata Xu Tian.
"Menimbun bahan makanan, tanaman herba dan semua sumber daya yang bisa kita timbun," kata Mu Lian.
"..."
"Anggap saja kita sedang melakukan hibernasi selama musim dingin. Untuk waktu yang sulit untuk ditentukan pastinya, kita gunakan waktu tersebut untuk beradaptasi," kata Mu Lian.
Du Luhan, Xu Tian dan ketua-ketua lainnya hanya mengangguk. Setelah itu semua yang ada disana menentukan bagaimana tim eksplorasi akan dibentuk mengingat kekuatan spirit beast dan hewan buas diluar sana setara dengan Meimei dan Meng Zhi.
Sepanjang diskusi, suasana sangat mencekam karena keputusan mereka akan menentukan hidup matinya rekan-rekan mereka. Tidak boleh ada kesalahan dalam mengambil keputusan.
Meski begitu, mereka bisa dengan mudah menentukan tim ekplorasi yang akan pergi selama enam bulan ini.
Tujuan utama mereka adalah membawa sebanyak mungkin bahan makanan, mata air dan barang yang bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari.
Hasil diskusi yang telah disepakati bersama kemudian diberitahu kepada semua yang sedang menunggu di balai warga.
Setelah mendengar keputusan tersebut, semuanya terlihat sedikit rileks namun kecemasan masih menghiasi kebanyakan orang.
Apalagi keesokan harinya mulai diedarkan daftar orang-orang yang akan pergi melakukan eksplorasi.
Semuanya tahu bahwa tingkat kesulitan di dalam Gua Sejati cukup tinggi. Untuk bertahan hidup saja sudah sulit apalagi kini mereka harus aktif mencari hewan buas bahkan spirit beast jika perlu.
Keesokan harinya, daftar orang-orang yang dipilih melakukan eksplorasi ditempel pada dahan dekat balai warga.
Kerumunan cukup besar sudah terlihat meski bunga yang menunjukkan waktu terbit matahari baru saja mekar.
Di tas kertas tertulis dari tim 1 hingga belasan tim yang dipecah untuk melakukan eksplorasi pada daerah yang ditugaskan masing-masing tim. Selain itu dituliskan pula hari ke berapa hingga tenggat waktu 6 bulan.
Semua orang mendapat kesempatan untuk pergi eksplorasi, tidak ada yang tertinggal satu pun. Hanya ini saja yang bisa ketua-ketua mereka lakukan untuk kebaikan anggota-anggotanya.
Meski perubahannya tidak terlihat seperti satu tetes air di tengah samudra, setidaknya mereka berusaha.
Semuanya bersiap-siap selama 3 hari, karena dalam jangka waktu tersebut, Du Luhan dan Xu Tian mengadakan pengarahan mengenai dunia di balik perisai serta keberadaan makhluk kegelapan.
Du Luhan dan Xu Tian mengulang-ulang informasi tersebut hingga telinga yang mendengar mau berdarah. Namun hal tersebut dilakukan agar semuanya mengingat dan tidak melakukan kesalahan.
Tiga hari berjalan sangat cepat bagi para ketua yang mempersiapkan segala macam hal dan berjalan sangat lambat bagi yang mengikuti 'ceramah'.
Untungnya persiapan selesai tepat waktu dan waktunya pun telah tiba untuk mereka mengerahkan seluruh kemampuan mereka untuk menghadapi peristiwa yang akan terjadi 6 bulan yang akan datang.
"Hati-hati di jalan. Ingat, kalian harus saling menjaga!" kata Mu Lian kepada Xu Jing yang tersenyum ceria dan Ling Zizhou dengan wajahnya yang kesal.
"Tenang saja, aku akan segera berlindung di belakang Ah Zhou kalau ada apa-apa!" kata Xu Jing menyeringai.
__ADS_1
"Heh, memangnya aku tamengmu apa?!" bentak Ling Zizhou sambil melotot.