Ahli Alkimia Transmigran Dan Gerobak Ajaibnya

Ahli Alkimia Transmigran Dan Gerobak Ajaibnya
Misteri pertama gerobak ajaib


__ADS_3

"Aman. Tapi sebaiknya segera dipurifikasi. Banyak-banyak istirahat saja dan terus bermeditasi. Urusan memasak, serahkan pada Ah Zhou," kata Mu Haocun sambil mengerahkan indra spiritualnya.


Mu Haocun bermaksud untuk memberitahu keberadaannya kepada Master Yi dan Ling Zizhou karena barusan Mu Haocun melihat keduanya memasuki gerobak.


Tak lama, Ling Zizhou, Master Yi dan Meng Zhi muncul dari pintu masuk. Ketiganya terlihat lelah dan segera meneguk teh yang dituangkan Meimei.


"Kami sudah menyuruh orang penginapan untuk menyampaikan pesanmu kepada seluruh pelanggan Gerobak Ajaib.


Hah~tidak mudah juga menjadi orang tenar, mereka terus-terusan bernegosiasi agar kita tidak absen terlalu lama," kata Meng Zhi.


"Orang-orang yang menyebalkan! Oh iya, Mei jie, aku dengar dari master sesuatu terjadi pada kalian tadi malam?" kata Ling Zizhou.


"Bukan pada kami, lebih tepatnya kami membuat keributan karena dewan melihat perkelahian kami," kata Meimei kemudian menceritakan seluruh kejadian tadi malam.


"Memangnya orang itu dekat dengan kita?! Kenapa ditolong sih? Itu kan urusan dia dan klannya!" kata Ling Zizhou tidak setuju kalau Mu Lian dan Meimei membantu Zhi Yuefeng.


"Jangan begitu. Kita semua berasal dari Zhongjian. Lagi pula, kau tidak penasaran apa, kenapa klan Xuanwu mengerahkan anggota-anggota klannya bahkan pewaris pemimpin klan sendiri datang ke dunia bawah?


Apalagi setelah mendengar cerita Ah Yi dan penemuan kita tadi malam. Aku rasa seseorang dengan niat buruk sedang merencanakan sesuatu yang sangat besar," kata Meng Zhi.


"Ah Zhi benar. Apalagi klan Xuanwu salah satu dari sekian banyak pahlawan yang berkontribusi dalam perang besar beberapa ratus tahun lalu," kata Mu Haocun bernostalgia.


"Hmph!" Ling Zizhou mendengus kesal namun tidak mengatakan apa-apa lagi.


"Aku akan menyiapkan makanan. Kalian sudah bekerja keras selama beberapa hari ini," kata Meimei sambil bangkit berdiri.


"Aku ikut!" kata Ling Zizhou mengikuti Meimei seperti ekor.


Master Yi dan Meng Zhi makan dengan nikmat, patut diakui kalau masakan Ling Zizhou tak ada duanya..


Meimei dan Mu Haocun pun yang sudah sarapan sampai mencicipi semua hidangan buatan Ling Zizhou.


Seusai sarapan yang mewah, Mu Haocun, Master Yi, Ling Zizhou dan Meng Zhi pun kembali ke kediaman masing-masing untuk beristirahat.


Siangnya, Mu Lian keluar dari dunia semu dan tersenyum ketika melihat wajah Mu Haocun. Master Yi, dan Meng Zhi juga duduk berdampingan di pinggir kolam.


"Kakek! Kakek Yi! Zhi Ge!" kata Mu Lian.


"Bagaimana kabarmu, Lian'er? Hmm? Kenapa wajahmu sedikit pucat? Kau baik-baik saja?" kata Mu Haocun sambil memeriksa pergelangan tangan Mu Lian.


"Coba lihat, ah, benar! Kamu memaksakan diri ya!" kata Meng Zhi. Master Yi menghampiri dan mengamati Mu Lian dari ujung kepala sampai ujung kaki.


"Bagaimana?" kata Master Yi kepada Mu Haocun.


"Chi milik Lian'er keluar sedikit demi sedikit setiap detiknya, seperti ada yang menyedotnya dari luar. Bahkan sampai saat ini pun chi miliknya terus merembes keluar," kata Mu Haocun.


"Loh? Kok bisa begitu?" kata Mu Lian dan Meng Zhi bersamaan.


"Aku tidak tahu pasti. Tapi sebaiknya kita pindah ke Gedung Pertemuan Utara dulu. Dan Lian'er, makanlah lebih banyak dari porsi biasanya, ya. Saat ini tubuhmu butuh lebih banyak asupan," kata Mu Haocun.


Ketika semuanya sudah berkumpul di Gedung Pertemuan Utara, mereka tidak membahas kondisi Mu Lian karena banyak anak-anak.


Anak-anak makan dengan lebih santai setelah melihat Mu Haocun, Master Yi dan Meng Zhi kembali.


Meimei dan Ling Zizhou bergabung lebih terlambat daripada biasanya karena harus mengurus makan siang Zhi Yuefeng dan rekan-rekannya.


Dan sekembalinya dari Gedung Pertemuan Selatan, Ling ZIzhou menggosipkan Zhi Yuefeng dan rekannya kepada Meng Zhi.


Mu Haocun membahas kondisi Mu Lian ketika anak-anak kembali ke kediaman mereka. Meimei terus menuangkan teh yang dapat membantu menghilangkan lelah dan air mata kabut ke cangkir Mu Lian sesuai arahan Mu Haocun.


"Sekarang coba ingat kembali apa yang kau lakukan kemarin," kata Mu Haocun. Mu Lian menjabarkan apa saja yang telah dilakukannya kemarin. Kejadian mengenai rusaknya sebagian Gedung Pertemuan Selatan membuat Ling Zizhou naik pitam.


Berbagai makian keluar dari mulut pemuda itu. Sembari menunggu Ling Zizhou selesai memaki, Mu Haocun dan Meng Zhi berdiskusi melalui telepati sedangkan Meimei menutup telinga Mu Lian.


Ling Zizhou menutup mulutnya ketika melihat Master Yi menguap. Bukan apa-apa, masalahnya kalau masternya itu mulai bosan, pasti masternya itu mulai melakukan hal yang gila.


Tiba-tiba Mu Lian merasakan indra spiritual milik Mu Haocun menyapu tubuhnya dan terus menyebar hingga radius beberapa kilometer.

__ADS_1


Mu Lian mengamati Mu Haocun yang sedang memejamkan matanya dengan ekspresi damai di wajahnya.


Ketika matanya terbuka, Mu Haocun berkata, "Aku ingin melihat kondisi Gedung Pertemuan Selatan,"


Mu Haocun, Meimei dan Meng Zhi pun berbondong-bondong pergi ke Gedung Pertemuan Selatan.


Mu Lian tidak ikut serta karena ketika bangkit, Mu Lian jatuh terduduk dan tidak ada tenaga untuk berdiri. Baru sadar dengan kondisinya yang cukup parah, Mu Lian akhirnya menunggu di Gedung Pertemuan Utara.


Saat itu hanya ada dirinya, Ling Zizhou dan Master Yi yang menemaninya. Ling Zizhou terus menuangkan teh dan air kabut hingga rasanya perut Mu Lian mau pecah saking penuhnya.


"Cukup, kau mau membuat perutku pecah ya?" kata Mu Lian memutar boa matanya.


"Kan, kakek tua itu juga bilang untuk terus meminum kedua minuman ini, bagaimana sih," kata Ling Zizhou mengedikkan bahu.


"Nanti lagi, perutku benar-benar sudah penuh," kata Mu Lian.


"Apa kau baik-baik saja? Aku tidak percaya dengan ucapanmu karena badanmu itu tetap saja kecil, tapi, hei, lihat wajahmu. Semakin pucat, ya, kan, master?" kata Ling Zizhou mencari konfirmasi dari Master Yi. Master Yi mengangguk.


"Bagaimana perasaanmu?" kata Master Yi.


"Kok rasanya badanku semakin lemas ya?" kata Mu Lian setelah lama diam.


"Sikap meditasi sempurna," kata Master Yi. Mu Lian menuruti.


Master Yi mengamati Mu Lian dalam diam. Setiap detik wajah Mu Lian semakin pucat. Keringat mengalir deras dari keningnya.


Chi milik Mu Lian lebih pekat dan murni dibanding orang pada umumnya, setara dengan chi miliki Mu Haocun.


Dan seingat Master Yi, Mu Haocun mengatakan kepadanya bahwa di dalam dantiannya, chi milik Mu Lian seluas samudra jadi Master Yi tentu saja khawatir melihat kondisi Mu Lian saat ini.


Apa yang membuatnya kewalahan hingga seperti ini? Master Yi hendak membantunya dengan menyuntikkan chi miliknya kepada Mu Lian namun tidak bisa.


Chi miliknya sebagai pengguna asura terlalu rumit hingga harus dikonversikan terlebih dahulu, begitu pula dengan muridnya, Ling Zizhou.


Master Yi dan Ling Zizhou hanya bisa menunggu Mu Haocun, Meimei dan Meng Zhi. Namun anehnya lagi, ketiga orang itu tidak datang juga.


"Aku akan memanggil kakek tua itu!" kata Ling Zizhou.


Ling Zizhou berjalan menyusuri jalan sempit yang diapit Gedung Pertemuan Timur dan Ruang Kendali. Pohon misterius yang menyembul dari balik bukaan ruang kendali menjadi pemandangan menarik untuk dilihat.


Pantas saja Mu Lian membangun gedung-gedung pertemuan mengelilingi pohon tersebut. Meski jalan yang dilalui Ling Zizhou cukup sempit dan di kanan dan kirinya hanya ada dinding, namun pohon misterius mampu menghidupkan jalan sempit itu.


Setibanya di Gedung Pertemudan Selatan, Ling Zizhou kesal ketika mendapati Zhi Yuefeng dan rekan-rekannya masih ada disana.


Mereka mengelilingi dinding di sisi bangunan yang berseberangan dengan lokasi Ling Zizhou masuk. Ling ZIzhou menghamuri kerumunan tersebut dan menyadari lubang cukup besar pada dinding yang sedikit demi sedikit memperbaiki dirinya sendiri. Tunggu.


Ling Zizhou menatap serpihan-serpihan yang terbang dan kembali membentuk dinding dengan sendirinya.


Meski gerakannya sangat lambat (seperti gerakan slow motion), namun prosesnya dapat dilihat oleh mata telanjang.


Ling Zizhou berjalan diantara kerumunan orang dan menyingkirkan dengan paksa orang-orang yang menghalanginya.


Orang-orang tersebut hendak memaki, awalnya mengira yang mendorong mereka secara paksa adalah temannya sendiri.


Namun setelah melihat yang mendorong mereka adalah Ling Zizhou, semuanya menelan bulat-bulat kata-kata yang ada di ujung bibir mereka.


"Kakek tua! Apa ini?" kata Ling Zizhou kepada Mu Haocun yang sedang berdiri mengamati fenomena ajaib ini disamping Meng Zhi dan Zhi Yuefeng.


"Ini? Yah, seperti yang bisa kau lihat, bangunan ini memperbaiki tubuhnya sendiri dengan bantuan chi milik Lian'er," kata Mu Haocun.


Ling Zizhou menepuk keningnya. Bukan waktunya untuk terpana, pemuda itu menarik lengan Mu Haocun, mendesaknya untuk segera kembali ke Gedung Pertemuan Utara.


Rekan-rekan Zhi Yuefeng memberi jalan kepada Mu Haocun kemudian membungkuk memberi hormat ketika Mu Haocun lewat.


Salah satu nya berbicara setelah melihat apa yang dituliskan oleh Zhi Yuefeng di atas kertas,


"Master Mu, tuan muda dan kami semua sekali lagi ingin meminta maaf karena telah merusak bangunan ini!"

__ADS_1


Mu Haocun terlihat melambaikan tangan tanpa melihat ke belakang disusul oleh Meimei dan Meng Zhi.


Ketika Mu Haocun, Ling Zizhou, Meimei dan Meng Zhi kembali, mereka melihat Mu Lian yang sedang bermeditasi, berusaha mengisi ulang kembali chi miliknya yang tiap detik terus keluar dari tubuhnya.


"Bukankah ini sangat berbahaya?" kata Meimei khawatir.


Setelah berdiskusi dengan Meng Zhi, dugaan terkuat Mu Haocun adalah fakta bahwa benda berharga yang terbuat dari makhluk mitos terhubung dengan si pemilik benda berharga.


Dengan kata lain, karena gerobak ajaib terhubung dengan Mu Lian, ketika ada kerusakan, gerobak ini akan mengambil chi milik Mu Lian untuk membantu proses perbaikannya.


Dugaan Mu Haocun dan Meng Zhi terbukti setelah melihat Gedung Pertemuan Selatan memperbaiki dirinya sendiri.


Ketika ditanya kapan proses perbaikannya dimulai, Zhi Yuefeng dan rekannya menjawab serpihan-serpihan mulai berterbangan ke posisinya semula ketika mereka mulai makan siang ini.


Ling Zizhou dan Meimei tidak melihat fenomena tersebut karena dapur berada di sisis lain dinding yang hancur.



Dan keduanya segera kembali setelah selesai memasak, menyerahkan penyajian ke rekan-rekan Zhi Yuefeng yang masih bisa berjalan tegak.


"Cukup berbahaya, tapi gerobak ini terhubung dengan Lian'er jadi tentu saja dia tidak akan membahayakan nyawa si pemilik," kata Mu Haocun.


"Tunggu. Kalau begitu, darimana energi kehidupan (chi) yang didapat gerobak ini untuk mengoperasikan lift, sungai matahari, bulan dan lainnya?" kata Ling Zizhou bingung. Kalau semuanya berasal dari Mu Lian bukankah nyawa Mu Lian bisa terancam?


"Kalau itu sih dari kristal misterius," kata Mu Haocun. Semenjak melihat kristal misterius, Mu Haocun dapat merasakan chi yang sangat pekat dan banyak.


"Jadi, gerobak hanya menggunakan chi milik Lian'er untuk memperbaiki bagian yang rusak?" kata Meng Zhi mengusap dagunya.


"Jadi, kita harus menganggap gerobak ini adalah bagian dari Lian'er," kata Meimei.


Mu Haocun mengangguk kepada Meimei dan Meng Zhi. Ling Zizhou menggaruk kepalanya dengan keras. Muncul motivasi terkuat agar mereka melindungi gerobak ajaib.


"Ayo kita berjaga," kata Master Yi berjalan keluar Gedung Pertemuan Utara, menyeret Ling Zizhou yang kali ini terlihat sukarela mengikuti Master Yi pergi.


Mu Haocun mengamati kondisi Mu Lian dari waktu ke waktu. Kadang-kadang mengobrol dengan Meimei dan Meng Zhi.


Dan benar saja, empat puluh menit kemudian, Mu Lian membuka matanya. Setelah diperiksa, masih ada chi yang merembes keluar tubuh Mu Lian namun tidak setiap detik.


Mungkin hanya beberapa menit sekali dengan batas yang wajar. Rona kehidupan pun kembali ke wajah Mu Lian.


"Setelah kondisiku membaik, aku baru menyadari ada chi yang merembes keluar tubuhku," kata Mu Lian menggaruk pipinya.


Fenomena tersebut menumpulkan indra spiritualnya untuk merasakan chi sehingga Mu Lian tidak sadar jika chi miliknya terus keluar dari tubuhnya.


"Bagaimana perasaanmu sekarang?" kata Mu Haocun.


"Baik. Oh, aku juga merasakan hal yang sama ketika di dunia semu. Aku merasa baik-baik saja dan tidak merasakan pening sedikit pun," kata Mu Lian.


"Ah! Kalau diingat-ingat, sebelum makan siang, Lian'er tidak terlihat sepucat setelah makan siang," kata Meimei.


"Kalau begitu, Lian'er beristirahat di ruangan kultivasi tertutup dan keluar hanya untuk makan dan mempercepat proses perbaikan Gedung Pertemuan Selatan," kata Mu Haocun. Semuanya mengangguk menyetujui.


"Aku setuju, tapi untuk jaga-jaga, bagaimana kalau kita mencobanya dulu?" kata Meng Zhi.


.........


Note:


*Bagi yang masih bingung dengan istilah energi kehidupan (chi) dan energi spiritual, bisa dilihat pada gambar dibawah ini .



Pada gambar diatas ditunjukkan sumber energi kehidupan (chi) dapat ditemukan pada bagian perut, tepatnya beberapa cm di bawah pusar.


Dan sumber energi spiritual, yang digambarkan seolah-olah dekat jantung. Semoga dapat membantu.


*Yap, bagi yang bisa menebak mental itu digunakan oleh siapa...mental itu digunakan oleh ahli Array ya. Contohnya Master Zhengheng dan Xiaoxiao. Author menggunakan istilah mental biar praktis.

__ADS_1


__ADS_2