Ahli Alkimia Transmigran Dan Gerobak Ajaibnya

Ahli Alkimia Transmigran Dan Gerobak Ajaibnya
Ketahuan


__ADS_3

Hmm?


Mu Lian merasakan tiga energi spiritual yang berbeda menembus melewati dirinya. Energi itu ada yang terasa sedikit lemah ada yang terasa cukup kuat.


Ternyata energi spiritual tersebut milik Ling Zizhou, Meng Zhi dan Master Yi dengan energi spiritual Master Yi yang paling kuat diantara ketiganya.


Melihat ketiganya sangat waspada terhadap keadaan di sekeliling mereka, Mu Lian jadi tahu jika ada yang mendekat.


Mu Lian langsung mundur dan Mu Haocun menutup pintu. Meimei menghunuskan jian miliknya ke arah pintu.


Mu Lian merasakan tepukan pada pundaknya yang ternyata Mu Haocun menyuruhnya duduk di dekat tempat tidur. Segera menjauh dari pintu.


Mu Lian pun mengikuti Mu Haocun dan duduk di lantai. Posisi duduk mereka saling berhadapan sehingga Mu Lian melihat dengan jelas ketika Mu Haocun mengeluarkan tanaman-tanaman herbal, kuali miliknya serta beberapa carik kertas serta alat tulis.


Mu Lian penasaran dengan apa yang hendak ditulis Mu Haocun sehingga tubuhnya dicondongkan ke arah Mu Haocun. Tampak dengan jelas kata demi kata yang tertulis di atas kertas meski huruf-hurufnya terbalik.


Resep sebuah obat? Mu Lian menatap Mu Haocun dengan bingung karena melihat petunjuk untuk menumbuk serta urutan pencampuran tanaman herbal yang ada di dalam resep tersebut.


Mu Lian hendak menanyakan resep yang ditulis Mu Haocun namun sebelum tangan Mu Lian mencapai pundak Mu Haocun, Mu Lian mendengar suara Mu Haocun.


"Kita semua di racun. Kakek curiga racun tersebut ada di dalam masakan super pedas itu. Kakek lengah karena teralihkan oleh cita rasa pedas yang dimiliki makanan tersebut.


Racun ini memiliki efek menurunkan kinerja pendengaran seseorang. Tapi setelah kakek amati racun ini sepertinya akan semakin ganas jika orang yang memakan racun tersebut memiliki tingkat kultivasi yang kuat.


Gejala yang dialami kakek, Ah Yi, Ah Zhi dan Ah Zhou berbeda dengan gejala yang paling ringan dialami oleh Ah Zhou.


Tubuh kakek, Ah Yi dan Ah Zhi sangat panas melebihi Ah Zhou. Bahkan telinga kami sudah mengeluarkan darah. Kakek rasa hal yang sama dialami oleh Mei'er juga,"


Mendengar ucapan Mu Haocun, Mu Lian menoleh ke arah Meimei dan benar saja. Ada cairan berwarna merah gelap yang mengalir dari telinga Meimei.


"Lian'er, telinga manusia sangat penting untuk menjaga keseimbangan tubuhnya, kau tahu itu bukan? Jika keseimbangan memburuk maka gerak motorik pun semakin buruk juga.


Kakek curiga, mereka yang berniat buruk sengaja menurunkan kemampuan bertarung kita untuk menjamin apa pun yang akan mereka lakukan kepada kita.


Kakek akan membuat pil Zhen untuk mendetoks racun ini, tapi sayangnya kakek tidak memiliki cukup bahan untuk dosis Ah Zhou. Kakek hanya bisa membuat 4 pil untuk diri kakek sendiri, Ah Yi, Ah Zhi dan juga Mei'er.


Jadi, kakek minta tolong Lian'er membuatkan obat racik sesuai yang kakek resepkan. Obat racik ini memang tidak bisa mendetoks racunnya, tapi setidaknya bisa sedikit menekan racun.


Ini resepnya. Dan gunakan lumpang dan alu yang dibuat khusus dari batu giok ini,"


Mu Haocun menyodorkan kertas-kertas bertuliskan resep, lumpang dan alu berwarna hijau dengan permukaan halus dari batu giok dan segunung tanaman herbal kepada Mu Lian.


Mu Haocun sendiri mengeluarkan tanaman-tanaman herbal yang akan digunakannya untuk membuat pil Zhen.


Mata Mu Lian terbelalak ketika Mu Haocun mengeluarkan sebuah wadah raksasa dari kaca dengan penutup botol warna hitam.


Setelah diamati lebih jauh, ternyata gumpalan daging itu adalah liver seukuran bayi dengan berat 3 kg. Tak salah lagi, Mu Lian mengenali organ tersebut karena pernah melihatnya di dalam buku.


Pil zhen adalah pil yang berfungsi untuk mendetoks berbagai macam racun bahkan yang paling mematikan sekalipun. Namun sayangnya, hanya ahli Alkimia tingkat master dan di atasnya yang bisa membuat pil tersebut.


Dan berdasarkan buku, bahan paling penting dalam membuat pil zhen adalah liver burung Zhen. Karena bahan utamanya menggunakan liver burung Zhen lah, pil ini dinamai sebagai pil zhen.


Mu Lian mengangguk memberi tanda kepada Mu Haocun bahwa ia akan mengerjakan tugasnya dengan baik. Mu Haocun tak perlu khawatir dan fokus saja membuat pil Zhen.


Beberapa menit kemudian, terlihat dua aktifitas dimana bagi kultivator dunia ini terbilang sangat menarik.


Satu orang sedang membuat pil dengan kualinya sedangkan satunya lagi sibuk menumbuk tanaman-tanaman herbal.


Jika ada yang melihat Mu Lian dan Mu Haocun, pasti mereka menculik keduanya. Berniat untuk menyimpan Mu Lian serta Mu Haocun untuk golongan mereka sendiri.


Sepanjang meracik obat, beberapa kali Mu Lian merasakan riak-riak energi spiritual milik Master Yi, Meng Zhi dan Ling Zizhou.


Kemudian menyadari Mu Haocun yang ada di depannya semakin mempercepat proses pembuatan pil, sepertinya situasi di luar sana semakin tidak terkendali.

__ADS_1


Seberapa tak terkendalinya? Benar-benar tidak terkendali, setidaknya bagi Meng Zhi dan Ling Zizhou. Gerakan keduanya tampak tidak sinkron dan terlihat seperti orang mabuk.


Wajah mereka merah padam akibat suhu tubuh mereka yang tinggi. Tampak kabut mengepul dari hidung serta mulut Meng Zhi dan Ling Zizhou. Begitu pula dengan Master Yi. Setetes darah keluar dari telinga Master Yi dan Meng Zhi.


Meski begitu, keduanya tetap menangkis, menyerang serta menghindar serangan yang datang. Kadang-kadang serangan Meng Zhi salah sasaran dan nyaris mengenai Ling Zizhou begitu pula sebaliknya.


Bedanya, Ling Zizhou benar-benar tidak bisa mengontrol gerakannya, membuat Meng Zhi mengira bahwa Ling Zizhou memiliki dendam kepadanya.


Lima menit sejak pertarungan berlangsung, Master Yi, Meng Zhi serta Ling Zizhou mendapati bahwa jika mereka menggunakan chi dalam serangan mereka, tingkat kesalahan yang mereka lakukan akan semakin besar.


Apalagi ketika mereka mengeluarkan jurus masing-masing, sudah tidak ada kata akurat lagi ketika menggunakan jurus. Master Yi, Meng Zhi dan Ling Zizhou tidak menggunakan jurus mereka sama sekali.


Oleh karenanya, penduduk yang menyerang mereka mengira bahwa ketiganya memiliki tingkat kultivasi rendah.


Namun pandangan penduduk terhadap ketiganya dipatahkan begitu saja ketika mereka merasakan indera spiritual melewati tubuh mereka.


Karena seseorang yang bisa mengerahkan energi spiritualnya sudah termasuk ke dalam kategori ahli dan tidak boleh diremehkan.


"Hii mereka kultivator tingkat tinggi! Cepat lapor bos untuk minta bala bantuan!" kata salah seorang penduduk desa.


Melihat dari pakaian yang dikenakan orang-orang yang menyerang mereka, Master Yi, Meng Zhi dan Ling Zizhou telah memastikan bahwa mereka adalah penduduk desa.


Bahkan paman yang mengantar mereka ke rumah Bibi Fey siang ini ada diantaranya. Alasan mengapa penduduk desa menyerang, akan mereka ketahui setelah berhasil menangkap mereka.


Sayangnya, dengan keadaan mereka yang seperti ini, mereka kesulitan menangkap para penduduk desa. Setidaknya untuk Meng Zhi dan Ling Zizhou.


Master Yi, jangan ditanya. Kakek yang rambutnya telah sepenuhnya berwarna putih itu tidak bisa diremehkan meski dibawah pengaruh racun.


Tubuhnya yang kaya akan pengalaman bertarung, serta pemahaman mengenai tubuhnya sendiri, Master Yi dapat beradaptasi dengan cepat sehingga tidak begitu banyak melakukan kesalahan.


Serangannya masih cukup akurat, cukup untuk melumpuhkan siapa saja yang berusaha menyerang ataupun yang berusaha kabur.


Satu orang berhasil cukup jauh, dengan terpaksa dilepaskan oleh Master Yi karena tidak mau bergerak terlalu jauh meninggalkan kamar Mu Lian.


Master Yi tidak bisa mempercayakan kamar Mu Lian kepada Ling Zizhou dan Meng Zhi, mengingat kondisi mereka tidak normal seperti ini. Master Yi memeriksa keadaan Ling Zizhou dari ujung matanya.


Ling Zizhou menebas dinding hingga runtuh, menunjukkan pemandangan di dalam kamar Mu Lian. Meimei terlihat marah dan menegur Ling Zizhou.


Karena Ling Zizhou masih belum dapat mendengar, mulut Meimei hanya terlihat seperti ikan. Ling Zizhou tidak dapat menangkap apa yang Meimei maksud.


"Apa?!" teriak Ling Zizhou.


Untungnya, Mu Lian dan Mu Haocun sudah mundur ke sisi lain dimana terdapat dua tempat tidur, jauh dari pintu mengingat kamar yang diberikan kepada Mu Lian cukup luas. Jadi mereka tidak terkena serpihan-serpihan dinding.


Ling Zizhou tidak tahu apa yang sudah dilakukannya malah mendorong penduduk yang sedang melakukan konspirasi ini, untuk menangkap Mu Lian dan yang lain.


Beberapa penduduk desa yang sempat melihat ke dalam kamar Mu Lian tiba-tiba terdiam ketika melihat api pil milik Mu Haocun.


"Ahli Alkimia! Cepat, cepat panggil bos! Kita dapat tangkapan besar!"


"Jangan sampai ahli alkimia itu membuat penawar


racunnya!"


"Heh bodoh! Yang bisa membuat penawarnya hanya ahli alkimia setingkat master!"


"Ya, siapa tahu kakek itu master alkimia!"


Terjadi perdebatan diantara penduduk desa sehingga memberi kesempatan kepada Meng Zhi dan Ling Zizhou untuk menangkap orang-orang yang sedang asik berdebat tersebut.


"Ups, maaf Senior Meng!" teriak Ling Zizhou ketika tubuhnya tanpa sengaja menabrak tubuh Meng Zhi. Untung Meng Zhi bisa mempertahankan keseimbangannya meski harus menggunakan tubuh Ling Zizhou sebagai sandaran.


Awas. Menghalangi saja.

__ADS_1


Ling Zizhou terdiam mendengar suara Meng Zhi dalam kepalanya. Tubuhnya tengah jatuh setelah terdorong oleh Meng Zhi namun Ling Zizhou tidak berusaha menemukan keseimbangannya lagi karena menurutnya sia-sia.


Buk.


Setelah tubuhnya berhasil mendarat di lantai, Ling Zizhou bangkit kembali untuk mengejar penduduk desa yang kabur.


*Tunggu. Jangan kemana-mana, tetaplah disini. Siapa tahu mereka sudah memasang jebakan di luar. Lebih baik kita bertahan disini.


Mau seberapa banyak pun yang datang kita tidak boleh pergi dari sini. Percayalah pada Master Mu, dia pasti sedang memikirkan jalan keluarnya*.


Ling Zizhou mengurungkan niatnya untuk mengejar penduduk desa yang berhasil kabur ke dalam kegelapan dan mundur bersama Meng Zhi ke depan kamar lagi.


Tubuh-tubuh penduduk bergeletakan di lantai, tak bergerak. Darah hitam mengalir dari luka yang menghilangkan nyawa mereka.


Sejak pertama Master Yi, Meng Zhi dan Ling Zizhou melihat darah yang dikeluarkan penduduk yang menyerang mereka berwarna hitam, tanpa ragu ketiganya menyerang dengan maksud membunuh.


Jika tidak bisa ditangkap, langsung bunuh. Itulah kesepakatan diantara mereka. Dan sampai saat ini Master Yi, Meng Zhi dan Ling Zizhou belum menemukan cara menangkap seorang penduduk untuk diinterogasi.


Master Yi dan Meng Zhi, penyerang utama kelompok Mu Lian sedang berjuang melawan racun yang semakin lama membuat kondisi tubuh keduanya menurun.


Disorientasi arah, rasa tak nyaman pada telinga mereka, aliran chi yang tak beraturan serta demam tinggi yang sedang dialami Master Yi dan Meng Zhi semakin menurunkan daya tempur keduanya.


Master Yi dan Meng Zhi mencuri pandang ke arah Mu Haocun, berharap apa pun yang sedang Mu Haocun buat segera selesai dibuat dan mampu mengeluarkan mereka dari kondisi tersebut.


Di pekarangan, tampak sekumpulan penduduk desa yang telah menunggu penyerang pertama dengan gelisah.


Mereka mendengar dengan sangat jelas perlawanan dari kelompok pengelana yang mereka kira akan mudah ditangkap.


"Siapa mereka? Hanya kultivator tingkat tinggi yang memiliki energi spiritual sepekat itu,"


"Benar, bulu kudukku berdiri ketika ditembus salah satu energi,"


"Bibi Fey, apa kau yakin telah memasukkan racun itu ke dalam makanan mereka?"


"Aku sudah memastikannya dua kali! Sepertinya kali ini kita tidak beruntung bertemu dengan kultivator tingkat tinggi yang sedang menyamar,"


Bibi Fey serta penduduk desa yang lain telah mengirim orang untuk memanggil bala bantuan. Meski begitu, semua yang ada disana tetap merasa gelisah dan mereka berdiskusi dengan orang yang berdiri di sebelah mereka.


Tak lama, seorang pria tampak lari luntang-lantung dari arah tangga. Wajahnya sangat pucat dan keringat bercucuran dari keningnya.


Tanpa ditanya, semuanya pun tahu bahwa keadaan di atas tidak baik. Namun yang membuat mereka sangat terkejut adalah ketika pria itu memberitahu bahwa ada seorang ahli alkimia di kelompok pengelana itu.


Mendengar hal tersebut, wajah Bibi Fey serta penduduk yang lain menunjukkan keserakahan kemudian mulai mendiskusikan rencana untuk menculik ahli alkimia yang dimaksud pria itu.


Setelah itu mereka membagi kelompok kecil, dalam satu kelompk berisi lima sampai tujuh orang. Beberapa sisanya tetap di pekarangan untuk menunggu bala bantuan.


Dua kelompok dikirim ke sisi yang berbeda, satu ke sisi lorong yang dijaga oleh Master Yi dan satu lagi sisi yang dijaga oleh Meng Zhi dan Ling Zizhou.


"Serang!" kata salah seorang diantaranya. Mereka tidak mengkontrol suara mereka ketika berkomunikasi dengan sesama anggotanya karena yakin kakek tua yang ada di depan mereka tidak mendengar.


"Ukh," Indera spriritual menembus orang-orang tersebut membuat mereka yang merasakannya bergidik.


Tring.


Suara permukaan jian milik Master Yi beradu dengan salah seorang penduduk. Teman-temannya yang lain mengambil kesempatan itu untuk menyerang Master Yi secara bersamaan.


Wuush. Wuush


Master Yi menghindari serangan dari samping kanan dan kirinya dengan melompat kemudian melakukan putaran penuh untuk memberi tendangan dengan tumitnya.


Seorang penduduk yang terkena tendangan Master Yi, sedikit ke kiri karena Mater Yi kehilangan keakuratan, jatuh secara menyerong ke lantai. Dagunya menghantam lantai kayu dan wajahnya menerobos, menghancurkan lantai.


Master Yi, dengan tubuhnya yang sedikit goyah melakukan tendangan dengan kaki kirinya, sedangkan tangan kanannya menebas ke penduduk yang satu lagi.

__ADS_1


Menghiraukan kedua temannya yang kalah dari Master Yi, dua penduduk lain menerjang Master Yi yang tanpa pertahanan itu.


Namun Master Yi dengan mudahnya memposisikan tubuhnya kembali dalam sekejap saja kemudian merubuhkan kedua penduduk itu.


__ADS_2