Ahli Alkimia Transmigran Dan Gerobak Ajaibnya

Ahli Alkimia Transmigran Dan Gerobak Ajaibnya
Penculikan dan Propaganda


__ADS_3

Pemuda yang dipanggil Ah Duan itu segera menceritakan pengalamannya ketika mengikuti Ling Zizhou menangkap beberapa saudara mereka yang melarikan diri. Dipanggil berapa kalipun saudara mereka itu tidak bereaksi, terus berlari seperti dikejar anjing.


Satu hal yang membuat Man Duan merasa janggal, seseorang yang dia kenal sangat lemah di tehnik qinggongnya malah berada jauh di depan dirinya


Saudaranya tersebut terlihat mati-matian lepas dari cengkeraman Man Duan, membuat hatinya terluka. Siapa bilang dia akan menyakitinya?


Namun Saudara Man Duan tetap kalut dan berusaha melarikan diri. Terakhir kali Man Duan melihat saudaranya itu, suara keras yang ganjil keluar dari mulut saudaranya itu.


Suaranya sangat nyaring dan menganggu, mampu membuat Man Duan hilang keseimbangan. Ling Zizhou yang cukup dekat dengan saudaranya itu menghilang dan secara tiba-tiba muncul di belakang. Membuat saudara Man Duan terkejut hingga menghentikan jeritannya itu.


Ling Zizhou menggapai lengan pemuda itu dengan santai, membuat Man Duan ketakutan setengah mati. Seingat dia, aura tersebut sangat sakit jika terkena kulit belum lagi sakit seperti tertusuk jarum di sekitar meridiannya.


Sebaliknya, Ling Zizhou bergelut dengan saudaranya itu dengan santai tanpa meneteskan keringat sekalipun.


Ling Zizhou menangani aura abyssal dengan tenang dan akurat. Dia tahu harus apa jika aura tersebut mulai mengganas atau ada yang dengan liciknya memasuki meridiannya untuk menghancurkan aliran chi miliknya.


Sayang sekali, kultivasi asura tidaklah sama seperti aliran pada umumnya. Menjadi kultivator asura membuat Ling Zizhou sangat akrab dengan aura abyssal.


Wajar saja Ling Zizhou seperti anak ikan baru lahir yang langsung bisa berenang di dalam air tanpa harus belajar terlebih dahulu.


Sepanjang kejar-kejaran yang dilakukan oleh Ling Zizhou dan saudaranya, Man Duan hanya bisa menatap tak percaya. Dia kemudian tersadar ketika merasakan pergerakan tak jauh dari lokasi Ling Zizhou dan saudaranya itu.


"Awas!" Man Duan memperingatkan.


Untungnya Ling Zizhou memiliki refleks yang sangat bagus sehingga dapat menghindari serangan mematikan yang nyaris mengenainya.


Ling Zizhou melemparkan tatapan tajam penuh benci terhadap orang yang hendak membunuhnya itu.


"B*ngs*t!" kutuk Ling Zizhou. Beberapa sayatan cukup dalam terlihat di beberapa bagian tubuh Ling Zizhou termasuk di pipinya.


"..." Man Duan hanya diam karena wajah Ling Zizhou tak kalah jahatnya dengan dua orang yang baru saja datang mengganggu usaha Ling Zizhou menangkap saudaranya.


Dua orang yang baru datang itu memiliki mata yang sama kosongnya. Terlihat seperti boneka tanpa jiwa.


"Mereka!" Man Duan mengenali seragam yang mereka kenakan namun sebelum bisa memanggil nama kedua orang itu, serangan mematikan lainnya datang bertubi-tubi.


Serangan tersebut Man Duan yakini bisa mengambil nyawanya namun Ling Zizhou yang sudah bisa menebak polanya, menganggap serangan tersebut sama seperti pemanasan yang sering dilakukannya bersama dengan Master Yi.


Meski begitu, Ling Zizhou memilih menyelematkan Man Duan dan dengan berat hati melepaskan saudara Man Duan.


Kejadian tersebut Man Duan ceritakan sejelas mungkin tanpa ada detail yang ditinggalkan kepada Man Hubei, Meng Zhi dan Master Yi.


Man Duan kemudian menyebutkan satu sekte yang terlintas di pikirannya saat itu ketika melihat seragam yang dikenakan dua pria yang membawa pergi saudara Man Duan.


"Sejak kapan Ah Kong mengenal mereka? Seingatku, dia itu pemalu dan sulit bergaul dengan orang asing," kata Man Hubei mengelus dagunya.


Sekte tersebut masih satu negara dengan mereka namun berada di bawah mereka. Sangat aneh mendengar bahwa kedua orang tersebut bisa membuat lengah Ling Zizhou.


"Jadi kekuatan mereka sebenarnya rata-rata tapi ketika bertemu disini malah tambah kuat? Kata Meng Zhi mencoba mengkonfirmasi. Man Hubei mengangguk.

__ADS_1


Meng Zhi meminta izin untuk berdiskusi bersama Master Yi dan Ling Zizhou dan setelah mencapai kata sepakat, mereka memutuskan untuk tinggal bersama sekte Fluorite selama beberapa hari.


"Aku ingin meminta tolong kepada anda, apa anda tidak keberatan jika kami melihat rekan-rekan anda 'itu'?" kata Meng Zhi. Maksudnya adalah rekan-rekannya yang tiba-tiba saja menyerang mereka.


"Ah, mungin tunggu beberapa hari dulu. Anda juga sepertinya tidak terburu-buru bukan? Kami membutuhkan sedikit privasi setelah itu, silahkan," kata Man Hubei dengan sopan. Takut Meng Zhi dan Master Yi tersinggung.


"Oh, baiklah kalau begitu kami akan merepotkan anda," kata Meng Zhi.


Man Hubei memberikan rumah pohon yang mereka gunakan saat itu kepada Meng Zhi, Master Yi dan Ling Zizhou sebagai tempat tinggal ketiganya selama di base Fluorite.


Melihat kebesaran hati Man Hubei memberikan rumah pohon paling bagus dan tidak mengalami kerusakan, Ling Zizhou pun membantu anggota-anggota sekte Fluorite memperbaiki base mereka yang rusak cukup parah.


Anggota-anggota yang awalnya takut dengan wajah antagonis Ling Zizhou akhirnya mulai terbuka dan menunjukkan keramahan.


Sementara Ling Zizhou membantu memperbaiki fasilitas yang rusak, dua hari kemudian, Man Hubei menepati janji untuk mengijinkan Meng Zhi dan Master Yi untuk melihat anggota sekte Fluorite yang berubah menjadi agresif.


"Anda terlihat sangat murung. Mau menceritakannya kepada kami? Maksudku masalah anda?" kata Meng Zhi simpati.


"Huf, aku memikirkan apa yang anda katakan dua hari yang lalu. Kasus yang sama terjadi di negeri Chen, benar?" kata Man Hubei. Meng Zhi mengangguk.


"Aku mengenal mereka, anak-anak muda itu. Meski aku tidak sering menghabiskan waktu bersama mereka, aku tahu persis sifat-sifat mereka.


Tapi sekarang...entahlah...mereka seperti orang lain saja. Mereka tahu nama-nama orang di kelompok eksplorasi Gua Suci ini tapi kalau anda melihat mereka..." kata Man Hubei dengan suara lelah.


Hening. Tidak ada yang berbicara lagi. Suasana semakin berat ketika tujuan mereka di depan mata. Di sebuah rumah pohon dikelilingi alat-alat ajaib yang membentuk formasi segi enam, dua pria berjaga di depan pintu masuk rumah tersebut.


Di dalam rumah pohon itu semua perabotan dikeluarkan dan hanya ada 3 orang yang diikat dengan tali setipis benang bercahayakan perak. Cahaya tersebut menahan aura bayssal merembes keluar.


"Ketua...anda kembali...ah, apa anda sudah memutuskannya? Memutuskan untuk ...ikut bersama...kami," kata salah seorang diantaranya. Suaranya lemah dan tidak jelas seperti ketika di dalam air.


Man Hubei terlihat sudah muak berbicara dengan merek, namun Meng Zhi meminta Man Hubei untuk mencoba berkomunikasi lagi dengan mereka. Meng Zhi mengamati interaksi antara Man Hubei dan ketiga pria itu selama beberapa saat.


Master Yi yang diam sejak tadi tiba-tiba maju mendekati ketiga pria itu. Ketiganya bungkam dan menatap Master Yi dengan waspada.


Mata berwarna hitam pekat seolah-olah satu bola mata itu hanya pupil saja menatap tajam Master Yi.


"Apa anda keberatan jika sahabat saya memeriksa mereka?" kata Meng Zhi.


"...silahkan saja," kata Man Hubei.


Mendengar persetujuan Man Hubei, Master Yi langsung mengeluarkan auranya. Man Hubei terkejut dan mundur hingga nyaris menabrak pintu.


Meng Zhi dengan tenang membuat perisai untuk melindungi dirinya dan Man Hubei dari aura yang sedikit lebih agresif dari biasanya.


Namun bagi Man Hubei yang tidak terbiasa berada disamping Master Yi, tentu saja aura tersebut sangat agresif.


"Maaf kami mengejutkan anda. Tapi dia adalah pengguna asura, satu-satunya di dunia ini," kata Meng Zhi tersenyum.


Man Hubei banjir keringat. Dia tidak buta sepenuhnya. Dan karena posisinya berada cukup tinggi di sektenya dia pernah mendengar sang pengguna asura dari Zhongjian. Juga seorang kultivator yang berasal dari makhluk legenda.

__ADS_1


"Apa dugaanku itu benar? Anda adalah-"


"-Ya, benar," potong Meng Zhi tanpa basa-basi. Meng Zhi yakin jika memang Man Hubei memiliki jaringan informasi yang luas dia pasti pernah mendengar mengenai Master Yi maupun dirinya.


Hal tersebut memudahkan Meng Zhi agar tidak repot menjelaskan alasan dibalik mengapa Master Yi memiliki aura yang mirip dengan yang ditunjukan ketiga orang pria di depan mereka.


Perbedaannya adalah kualitasnya. Aura Master Yi sangat kuat hingga membuat ketiga pria itu terjatuh dan menelungkup.


"Argh!"


Entah apa yang dilakukan Master Yi, namun Man Hubei melihat aura Master Yi dan aura ketiga rekannya itu saling bergelut namun tentu saja aura Master Yi menang telak.


Setelah beberapa saat yang terasa seperti satu abad, Master Yi kembali ke sisi Meng Zhi. Kembali ke posisi awalnya, diam bagaikan patung.


"Terimakasih, kami akan memberitahu anda informai penting yang kami dapatkan setelah berdiskusi sebentar," pamit Meng Zhi.


"Bagaimana?" kata Meng Zhi sambil pergi keluar rumah pohon meninggalkan Man Hubei yang tertegun. Master Yi mengikuti.


"Baunya sama seperti siapa namanya? Huang Yiming?"


"Si impostor yang sudah taubat itu? Oh! Obat racik yang dapat mempengaruhi pikiran seseorang!" kata Meng Zhi ingat ketika mereka beristirahat di desa Mare.


"Berarti salah satu otak dibalik obat tersebut ada diantara anggota sekte aliran sesat yang sedang kita kejar sekarang!" kata Meng Zhi mengusap tangan.


Meng Zhi dan Master Yi berdiskusi selama beberapa saat untuk memilah-milah informasi apa yang bisa mereka bagikan dan mana yang lebih baik disimpan untuk mereka sendiri.


Mengingat ketiga anggota sekte Fluorite yang sudah dikendalikan itu dikembalikan ke sektenya untuk menyebarkan propaganda, Meng Zhi tidak akan membagikan seluruh informasi yang dimilikinya kepada Man Hubei.


"Yang menjadi pertanyaannya adalah apa tujuan mereka menculik, mengendalikan kemudian melakukan propaganda?" kata Meng Zhi yang dikemukakannya juga kepada Man Hubei saat jamuan makan malam saat itu.


Selama beberapa hari kedepan Meng Zhi mengamati Man Hubei beserta anggota sekte Fluorite yang lain berusaha mengembalikan 'kesadaran' anggota-anggota mereka yang dikendalikan itu. Sayangnya tidak ada hasil.


Beberapa hari kemudian, Man Hubei membawa kabar mengenai kelompok-kelompok yang lokasinya baru Meng Zhi dan Master Yi dengar.


Man Hubei tidak mengecewakan Meng Zhi. Dia datang membawa informasi yang Meng Zhi inginkan.


Meng Zhi memutuskan untuk tetap tinggal sementara Ling Zizhou dan Master Yi mengikuti mata-mata yang menyuplai informasi Man Hubei.


Selama hampir seminggu Ling Zizhou dan Master Yi mengunjungi lokasi-lokasi yang ditunjukan si informan.


Pemandangan yang tak jauh berbeda dengan yang dilihatnya terjadi pada sekte Fluorite semakin membuat Ling Zihou dan Master Yi penasaran dengan motif dibalik semua kejadian tersebut.


Suatu hari, Ling Zizhou dan Master Yi datang dimana semuanya sudah terlambat. Dimana seharusnya berdiri kokoh rumah pohon, kini tinggal abu.


Tubuh yang mendingin dan kaku, ditinggalkan begitu saja bergeletakan disekitar sana. Banyak noda darah dan bekas pertarungan terlihat dimana-mana.


Tanda-tanda kehidupan sudah beberapa hari hilang dari sana. Mungkin yang masih hidup sudah diculik.


"Ingat pemandangan ini baik-baik Ah Zhou dan jadikan sebgai bahan bakar asuramu," bisik Master Yi.

__ADS_1


__ADS_2