
"bagas mana yaa" ucap keisha sambil mencari-cari bagas di tempat yang dijanjikan semalam.
Tak lama kemudian ada seseorang dengan kedua telapak tangannya yang halus tiba-tiba menutup mata keisha.
"Ehh siapa sihh, iseng banget deh" ucap keisha terkejut bercampur dengan rasa sedikit kesal.
"Hmm kira-kira siapa coba?" Tanya seseorang yang menutup mata keisha.
"Kalo denger suaranya gini, aku tau banget ini siapa. Pasti pangeranku kan"
Orang itu pun melepaskan tangannya, dan benar itu adalah bagas.
"Kamu jail banget dehh"ucap keisha kebagas.
"Yamaaf princess, iseng doang" ucap bagas sambil tertawa.
"Hahaha iya² deh" ucap keisha.
Mereka pun tertawa...
Tiba-tiba dengan muka yang serius bagas menatap Keisha.
"Princess, aku boleh gak minta sesuatu sama kamu?"
"Sesuatu? Apa?"
"Aku minta untuk hari ini aja, kamu jangan ketemu ataupun ngehubungin aldi dulu ya. Aku pengen seharian ini aku selalu sama kamu tanpa ada yang ganggu"
"Iyaa boleh sih, gakpapa. Tapi emangnya ada apasih? Tumben²an gitu" ucap keisha bingung.
"Yaa gak ada apa², aku kangen aja gitu sama kamu tanpa diganggu sama Aldi"
"Ohh gituu, iyaa aku janji gak bakal hubungin aldi hari ini"
"Okee, kalo gitu aku pengen ajak kamu jalan² ke danau"
"Danau? Dimana?"
"Ada deh pokoknya, tempatnya gak jauh. Terus juga belum terlalu terkenal, jadi masih alami banget. Pokoknya indah banget tempatnya."
"Okee dehh"
Mereka pun pergi, sesampainya disana...
"Kamu bener, ini tempatnya bagus banget, masih alami lagi. Liat tuh airnya, jernih banget gaksihh. Pemandangannya juga indah banget. Makasih ya udah ajak aku kesini, aku suka banget tempat ini" ucap keisha sambil menikmati pemandangan disekitar danau.
"Aku ikut seneng kalo kamu bahagia kayak gini. Danau ini memang belum terlalu terkenal makanya masih alami banget dan cuman masyarakat disekitar sini yang tau danau indah ini, tapi beberapa waktu lagi danau ini mungkin gak akan seindah dan sealami ini lagi karna pasti sudah ramai dikunjungi orang-orang yang mungkin tidak bisa menjaga kealamiannya. Maka dari itu, aku sengaja ngajak kamu kesini duluan supaya kamu bisa menikmati kealamian
Dan keindahan tempat ini sebelum tempat ini berbeda dari yang sekarang."
"Uhh makasihh banget yaa, aku jadi ngerasa wanita yang paling beruntung sekarang. Bisa menikmati duluan pemandangan sebagus ini dan ditemani oleh pangeran ganteng kayak gini hahaha"
"Aku juga beruntung, ditemani sama princess cantik kayak kamu"
Mereka pun tersenyum bahagia...
__ADS_1
Tak lama kemudian merekapun menaiki perahu yang ada disana dan menikmati pemandangannya dengan mengenakan perahu itu.
"Eh princess, nitip jam tangan aku dong. takut kena air, soalnya jam ini bukan yang anti air" ucap bagas sambil mencopot jamnya.
"Yaudah sini masukkin di tas aku aja"
Keisha pun memasukkan jam tangan bagas di tasnya.
"Mumpung lagi disini, kita foto-foto yukk" ajak bagas.
"Hayukkk"jawab keisha bersemangat.
Mereka pun berfoto-foto diatas perahu tersebut dengan pemandangan yang indah disekeliling mereka sehingga membuat foto² mereka jadi tampak sangat bagus.
"Emm princess" ucap bagas seraya memanggil Keisha yang sedang menikmati pemandangan di atas perahu tersebut.
"Eh iya, kenapa?"
"Seperti yang aku katakan semalam, aku pengen ngomong sesuatu sama kamu"
"Oh iyaa, kamu mau ngomong apa? Serius banget kayaknya..."
"Akuu...akuuu..." Bagas tergagap
"Kamu kenapa sih, aneh banget deh..."
"Akuu.. aku sayang kamu"
"Hahahah kamu nih ada-ada aja deh, ngomong kayak gitu aja susah ba.."
"Iyaa² aku juga, selamanya..."
Keisha dan bagas pun tersenyum...
Seharian mereka bersama-sama melewati hari dengan bersenang-senang di danau yang indah itu, Sehingga tanpa terasa hari pun sudah mulai sore.
"Sebelum pulang, gimana kalo kita ngukir nama kita dulu disalah satu pohon disini" ajak bagas.
"Boleh juga. Gimana kalo dipohon itu aja, soalnya pohonnya bagus banget." Ucap keisha sambil menunjuk salah satu pohon disana.
Merekapun mengukir nama mereka dipohon tersebut...
"Bagas love keisha, selamanya..." Ucap keisha seraya membaca ukiran yang mereka buat dipohon tersebut.
"Sempurna... Sekarang saatnya pulangg" ajak bagas.
Mereka pun pulang...
Hari pun sudah mulai malam, saat hendak mengambil handphone di tas nya , Keisha melihat jam tangan bagas yang tertinggal didalam tasnya.
"Yaampunn ini kan jam tangannya bagas, hmm yaudah kalo gitu besok aku anter kerumahnya aja deh"
Keesokan harinya keisha langsung kerumah bagas, tetapi saat sampai disana Keisha dikejutkan dengan sebuah poster plang digerbang rumah bagas yang bertuliskan (Rumah ini dijual)
Tak lama kemudian pembantu di rumah bagas keluar dengan membawa tas besar.
__ADS_1
"Bibik..bibik mau kemana?" Tanya Keisha ke pembantu rumah bagas
"Eh kebetulan ada neng Keisha, bibik mau pamit pulang kampung neng"
"Loh kok pulang kampung bik, kenapa? Trus ini kok ada poster plang ginian?"
"Iyaa neng, rumah ini dijual. Dan bibik gak bisa lagi kerja disini, majikannya kan bukan keluarga bagas lagi nantinya."
"Beneran dijual??? Kok bisa bik? Kenapa? Trus bagas dan keluarganya dimana sekarang?"
"Bibik juga gak tau kenapa neng, oh iya mereka pindah keluar negeri barusan aja berangkat"
"Barusan bik??? Aku harus nyusul ke bandara"
"Ehh tunggu neng, ini ada surat dari bagas. Katanya untuk neng keisha"
"Surat? Yaudah bik makasih. Keisha harus nyusul ke bandara sekarang, keisha pergi dulu bik"
Keisha langsung pergi menyusul bagas ke bandara.
Sesampainya Keisha langsung berlari mencari-cari bagas dengan air mata yang sedari tadi sudah mengalir dipipinya.
Keisha terus mencari bagas di segala penjuru bandara, akan tetapi keisha tidak menemukan bagas sama sekali.
"Sepertinya bagas sudah berangkat" ucap keisha putus asa sambil mencoba hubungi handphone bagas tetapi usahanya pun sia² juga karena handphone bagas pun sudah tidak aktif lagi.
Tiba-tiba terlintas dipikirannya tentang surat yang diberikan oleh pembantu rumah bagas tadi, tanpa pikir panjang Keisha langsung membaca surat tersebut.
Dalam surat tersebut : ( "Teruntuk Keisha, sebelumnya aku ingin meminta maaf karna tidak memberitahumu soal kepergianku. Dan aku ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya karena mungkin ini akan menyakitimu, aku ingin bilang kalau hubungan kita cukup sampai disini saja dan jangan pernah cari aku dan keluargaku karena itu hanya akan membuatmu sakit hati. kamu mungkin bertanya kenapa aku pergi dan kenapa aku ingin putus darimu, jawabannya adalah aku ingin segera menikah dengan tunanganku disana dan kebetulan papaku harus mengembangkan usahanya yang ada disana. Aku sudah bertunangan dengannya sejak satu tahun yang lalu dan beberapa hari lagi kami akan menikah, maaf karena tidak memberitahu mu sebelumnya. Satu hal yang harus kamu ketahui, kalau sebenarnya selama ini aku tidak pernah benar-benar mencintaimu. Aku hanya ingin berpacaran denganmu karena tunanganku jauh dariku, bisa dibilang kalau kamu cuman pelampiasanku saat aku merindukan tunangan ku. aku tau aku salah kamu boleh membenciku sepuasnya. Semoga kamu bisa segera melupakanku dan segera mendapat pasangan yang lebih layak dariku.
Sekali lagi aku minta maaf.
salam sayang dariku ,
Bagas..." )
Rasa marah, kesal, kecewa dan sedih bercampur menjadi satu saat itu, sampai-sampai jam tangan bagas yang tadinya ingin dikembalikannya hancur dilempar oleh Keisha di tempat itu. Keisha juga langsung pergi begitu saja dengan air mata yang terus bercucuran dipipinya tanpa mempedulikan orang disekelilingnya yang sedari tadi melihatinya dan berbisik-bisik membicarakannya.
kasihan ya keisha😢 bagas benar² jahat😠
.
buat teman² semua jangan lupa like dan komennya yaaa
.
sampai jumpaaa👋❤
__ADS_1