Aku Bukan Dia

Aku Bukan Dia
Meninggalnya Keizha


__ADS_3

Bagas : "sha, kenapa? Ada apa?"


Sementara Keisha masih terdiam sambil menangis


Bagas : "jawab dong sha, jangan bikin aku panik deh. kamu kenapa? Terus, tadi mama kamu bilang apa?"


Keisha : "kita harus kerumah sakit sekarang juga"


Bagas : "ke rumah sakit? Siapa yang sakit?"


Keisha : "Keizha gas, Keizha sama Aldi kecelakaan"


Bagas : "Apa??? Ya ampun, yaudah kalo gitu ayo cepetan"



Sesampainya di rumah sakit...


Terlihat mama, papa, dan orang tuanya Aldi sudah menunggu didepan ruangan tempat Keizha dan Aldi ditangani


Keisha : "ma.. gimana keadaan Keizha"sambil menangis memeluk Mamanya


Mama Keisha : "dokter sedang menangani mereka, kamu yang tenang ya"


Papa Aldi : "Kita berdoa saja, supaya mereka berdua baik-baik saja"



Setelah beberapa menit, dokter pun keluar...


Dokter : "keluarganya Keizha dan Aldi?"


Papa Keisha : "iya pak, kami semua keluarga mereka"


Dokter : "Jadi gini, untuk saudari Keizha dia sudah sadar tetapi jantungnya masih lemah dan dia bilang ingin bertemu dengan keluarganya. Sementara untuk saudara Aldi, dia belum sadarkan diri tetapi kami akan memeriksanya lebih lanjut lagi"


Mama Keisha : " yaampun, jadi kami bisa jenguk Keizha dok?"


Dokter : "Silahkan buk tapi jangan buat pasien berfikir yang berat² ya buk, soalnya jantungnya masih belum stabil"


Mama Keisha : "baik dok"



Kami semua pun masuk...


Mama Keisha : "Keizha... Yaampun nakk kamu kenapa bisa seperti ini" sambil menangis memeluk Keizha


Mama Aldi : "maafin Aldi ya nak, mungkin ini semua karena Aldi yang gak berhati-hati berkendara"


Papa Aldi : " iya Keizha, kami minta maaf"


Keizha : "aku gakpapa, ini semua murni kecelakaan bukan kesalahan siapa² kok"


Papa Keisha : "iyaa, ini semua kecelakaan tidak perlu menyalahkan Aldi kasihan dia"


Setelah beberapa menit...


Tiba-tiba Keizha seperti kesusahan bernafas, kami semua pun panik


Keisha : "ya ampun Keizha kamu kenapa???"


Mama Keisha : "Bagas tolong panggilin dokter cepetan"


papa Aldi : "biar saya aja buk" Sambil berlari keluar mencari dokter


Keizha : "Sha, aku udah gak kuat lagi. Aku mohon sama kamu tolong, kalau nanti aku sudah gak ada lagi, kamu gantiin aku yaa jadi pendampingnya Aldi, aku gak mau dia terus terusan sedih karena kepergian aku, aku pengen dia bahagia walaupun aku sudah gak ada, tolong bahagiain dia


Keisha : "gak zha, kamu harus kuat kamu gak boleh kayak gini, kamu pasti sembuh"


Keizha : "gak bisa sha, aku gak kuat lagi. Cuman kamu satu-satunya orang yang mirip dengan aku, dengan begitu dia akan terasa bersamaku jika dia dengan kamu. dengan itu, setidaknya dia bisa lebih cepat bangkit dan gak sedih lagi"


Keisha : "gak, pokoknya kamu harus kuat jangan tinggalin aku"


Keizha pun makin susah bernafas...


Dokter pun datang....

__ADS_1


Dokter : "semuanya silahkan keluar dulu"


Dokter pun memeriksa Keizha



Setelah beberapa menit, dokter pun keluar...


Mama Keisha : "bagaimana dengan anak saya dokter?"


Dokter : "maaf bukk, kami sudah berusaha semaksimal mungkin tapi nyawa Keizha tidak bisa diselamatkan"


Mama Keisha : "APA??? Gak mungkin dok.."


Kami pun masuk ke ruangan keizha


Tangisan kami semua pun pecaah, ketika melihat Keizha yang sudah terbaring tak bernyawa lagi


Mama Keisha : "yaampun nakk... Kenapa kamu pergi secepat ini"


Papa Keisha : "sudahlah, Keizha sudah tenang disana. Kita semua harus ikhlas menghadapi ini"


Papa Aldi : "Sebaiknya kita segera mengurus pemakaman untuk Keizha"


Bagas : "iya om, Tante, kita harus segera mengurus pemakaman untuk Keizha"


Papa Keisha : " iya, kalian benar. Tidak baik menunda² pemakaman terlalu lama"


Mama Keisha : "apa-apaan sih papa, pake ngurusin pemakaman segala. Keizha itu cuman tidur, bentar lagi juga dia bangun" Mama Keisha mulai ngelantur


Keisha : "mama, mama gak boleh kayak gitu. Jangan bikin Keisha makin sedih maa, mama harus ikhlas Keizha itu udah gak ada"


Papa Keisha : "papa juga sedih, semua juga sedih, tapi mama gak boleh kayak gini"


Keisha : "iya maa, mama gak boleh kayak gini. Mama sayangkan sama Keizha?... Kalau mama sayang, mama harus ikhlas, buat Keizha tenang maa, jangan buat Keizha khawatir dan sedih ngeliat mama kayak gini. Mama yang kuat yaa"


Mama Aldi : "iya Buk, sesama ibu saya mengerti sekali dengan kesedihan ibuk, tapi ibuk harus pikirin Keisha, pikirin suami ibuk, mereka semua khawatir dengan keadaan ibuk yang seperti ini"



Setelah beberapa saat, mama pun akhirnya bisa tenang, dan coba mengikhlaskan kepergian Keizha


Mama Aldi : "tapi mohon maaf sekali buk, pak, saya tidak bisa ikut mengantar Keizha ke tempat peristirahatan terakhirnya, Aldi kan sampai saat ini belum juga sadar. Jadi, saya harus menemani Aldi dulu, kasihan dia sendiri. Lagian saya juga takut terjadi apa-apa sama Aldi"


Mama Keisha : "iyaa buk, kami mengerti, semoga Aldi baik² saja dan cepat sadar ya bukk"


Mama Aldi : "amiinnn, makasih buk. Tapi tenang saja, papanya Aldi akan ikut mengurus semuanya"


Keisha : "iyaa Tante, makasih"



Proses pemakaman Keizha pun berjalan dengan lancar


Di makamnya Keizha...


Keisha : "za, aku akan coba ikhlas. Tapi kamu yang tenang ya disana, kami semua sayang banget sama kamu"


Mama Keisha : "iyaa sayang, Kami semua sayang banget sama kamu nakk. kalau memang ini jalan yang terbaik untuk kamu, mama ikhlas nak"


papa Keisha : "semoga kamu tenang yaa nak disana. kami semua pasti akan selalu mendoakanmu.


kalau sudah selesai mari kita pulang"



kami semua pun pulang..


saat kami sedang dalam perjalanan pulang kerumah, tiba-tiba Bagas memanggil Keisha


bagas : "Keishaaa..."


mama Keisha : "mama duluan yaa"


Keisha : "iyaa maa, hati-hati"


mama Keisha : "iyaa kamu juga, nanti pulangnya minta anter sama Bagas aja yaa, Bagas kamu tolong anterin Keisha pulang nanti yaa"

__ADS_1


Bagas : "iya tante pasti"



Mama dan yang lainnya pun pulang duluan..


Keisha : "Bagas, kamu belum pulang?"


Bagas : "belum sha, ohh iyaa turut berdukacita yaa atas kepergiannya Keizha. aku benar-benar gak nyangka, Keizha bisa pergi secepat ini"


Keisha : "iyaa, padahal baru aja tadi pagi kami makan bareng, becanda, ketawa-tawa, ehh sekarang Keizha udah gak ada. emang yaa, umur itu gak bisa ditebak. ohh iyaa btw makasih yaa, ucapannya. makasih juga udah bantuin papa tadi, ngurusin proses pemakamannya"


Bagas : "iyaa sama² sha..kamu yang sabar yaa"


Keisha : "iyaa gas, sekali lagi makasih banyak yaa"


Bagas : "iyaa sha. oh iya sha, aku boleh nanya satu hal gak?"


Keisha : "nanya? mau nanya soal apa? boleh kok"


Bagas : "gini, soal permintaannya Keizha dirumah sakit tadi, apa kamu mau menuruti permintaan terakhirnya itu?



Keisha pun terdiam...




Apa yang harus Keisha katakan? Apakah Keisha akan menuruti permintaan itu atau sebaliknya?



Nantikan jawabannya di episode selanjutnya....



jangan lupa like dan komennya yaa...



okee, see you❤️👋


















__ADS_1



__ADS_2