Bintang Kecil Untuk Faila

Bintang Kecil Untuk Faila
Cemburu tanda Cinta


__ADS_3

Aku sungguh lemas karena tadi pagi aku hanya minum segelas susu . satu lembar roti itupun bekas Aretha untuk mengganjal perutku. Aku lemas dan merasakan pandangan mataku gelap seketika.


Sadar kembali sudah dalam rungan diranjang Rumah sakit.


Aku tidak tau , berapa lama aku tidur,Tari terlihat sangat cemas kakakku baru datang dengan napas ter egah-engah. Ia panik ketika tau, aku tidak sadar dirumah sakit


‘Tidak apa –apa Kak. Aku hanya terjebak di lift aku pingsan karena lapar kataku tertawa.


Aku menoleh kesebelah mencari Frans .


“Iya baik-baik saja mbak kata Haris seolah tau isi pikiranku.


“Oh”


Rencana kami pergi bersama dengan Frans tertunda, untuk Proyek pembagunan di Bali. Memilih untuk istirahat di rumah alih-alih untuk istirahat , Tari malah mengajakku untuk ke Mall menemaninya untuk belanja,


Membawa si kembar juga ke tempat permainan. Ia sudah menyerah untuk merawat sendirian si kembar, Ia sekarang membutuhkan Dua jasa pengasuh untuk menjaga mereka. Arden semakin hari semakin Aktif.


“Temenin aku membeli perlengkapan Fai!


“Ayo” Aku menarik tangannya, lebih bersemangat ,saat ini aku mempunyai kebiasaan baru mengkoleksi lipstick beraneka ragam warna.


Tari. tumben-tumbenya memintaku menemaninya membeli alat kecantikan, karena setiap kali saya mengajaknya untuk berbelanja , Ia tidak pernah mau. Apa lagi sejak si kembar ada , Ia jarang berdandan. Malah yang punya anak yang tampil seperti anak gadis. Menyalahi kuadrat.!


Puas dengan alat kecantikan. Ia menarik tanganku ke Toko pakaian dalam. Tangannya sibuk memilih-milih lingrei. Ia memegang berwarna hitam,


“Bagus gak Fai ? Ia menunjukkan benda tipis berenda itu padaku, dengan mata di kedip-kedipkan,


Aku ngakak . Sekarang mengerti maksudnya,


“Kamu ingin merayu kakakku dengan benda ini?


“Iya Aku ingin merayunya dulu nanti malam. Pakai Ini ! kata Tari. Wajah terlihat bersemangat.


“Jangan warna Hitam deh Tar, Pakai warna biru agar bisa hidup dikulitmu ! Ia setuju


Sahabat sendiri jadi kakak Ipar, rasanya luar biasa. Saking dekatnya kami berdua, masalah ranjang dengan kakak sendiripun dibahas. Tidak ada rasa sungkan lagi.


“Aku ingin membuat kakakmu sebenarnya cemburu padaku Fai.Perasaan selama kami menikah . Ia tidak pernah merasa cemburu padaku!


“Cara orang mencintai pasangannya itu berbeda-beda Tar!. Aku memberinya sedikit penjelasan . Tapi Ia sepertinya ingin melihat reaksi Kakakku, kalau Ia bersama Orang Lain.


“Tapi cemburu itukan tandanya cinta Fai!


“Oke “Aku bantu, kalau kamu mau seperti itu”


Setelah membeli beberapa barang dalaman. Bahkan ada yang beberapa pasang yang kami samaan.


Gak tau deh, ini dirumah nantinya” bisa bingung juga sibibi yang menyunci di rumah. Karena dalaman banyak terlihat sama


Kami masuk kesalah satu salon untuk vermak wajah Tari , benar saja. Ia berubah. Ia terlihat sangat berbeda ditangan dua bencong yang memegangnya.


Ahli memang bencongnya. Mereka kalah dari wanita asli.


Sekarang tinggal mencari aktor untuk membuat kakakku cemburu.


Tidak pakai lama , ada seseorang yang mau membuat kakakku jealous. Umurnya masih muda, Kita menceritakan rencananya dan Ia bersedia melakukannya, hanya menemani Tari mengobrol,sebentar tidak boleh pegang-pegang hanya tersenyum terpesona , itu sudah cukup membuat kakakku mengalami demam tinggi nantinya .


“Halo” kakak dimana?” aku menelepon


“Di rumah, baru pulang kenapa Fai?”


“Kakak bukannya mau kesini ?


“Tidak memang kenapa?


“Oh kirain kakak mau kesini, Tari ingin menemui siapa dong? tadi Ia bilang. Katanya ingin menemui seorang teman. Terus Ia pergi menemuinya!. Mulai ular penghasutanku masuk.


“Kalian dimana? Kakak datang!


Tidak sampai 20 menit. Ia sudah datang naik ojek, “Tari dimana?


“Tenang kak ternyata teman masa kuliahnya ternyata, terpaksa aku mengatakannya, karna wajahnya terlihat memerah.


Ini tidak perlu diragukan lagi tingkat kecemburuannya. Ia benar –benar panas. Ia mondar –mandir ingin menghampiri Tari yang sedang sibuk dalam drama Quinnya.Ia pura-pura tertawa dengan aktor lawan mainnya. Sambil menikmati segelas jus disalah satu kafe di Mall itu,


Tapi aku berpikir yang dilakukan Tari terlihat kekanak-kanakan, tapi itu sukses membuat kakak kegerahan.


‘Mana anak-anak? Wajahnya buru-buru tidak tenang.


“Ada diatas lagi main”


Ia langsung naik dan memboyong kedua bocah kembar. Mereka dijadikan alat mengusik istrinya,


“Sana !sama Bunda.Ajak bunda pergi !


Aku tertawa ngakak melihat cara kakakku. Kalau sudah begini apa yang bisa diperbuat Tari lagi.


“Bunda..! keduanya berlari membubarkan acara drama Tari, yang ingin melihat suaminya cemburu. Walau Ia tidak melihat langsung wajah kakak .Tapi aku paham . Ia tadi sangat jealous .Tapi Ia tidak menunjukkan secara langsung pada istrinya


“Bunda sama siapa Tadi? Arden seperti biasa paling kepo tingkat dunia.Mau tau aja Ciii! kata Tari.Pacar Bunda ya? kata Aretha Mendengar itu kuping kakak langsung panas.


“Aku marah!. Aku cemburu! . kamu tidak pernah dandan cantik untukku” tapi giliran ketemuan sama teman kamu , kamu berdandan cantik ! maksudnya apa?kata kakak tiba-tiba


Tari tertawa puas. Senang melihat mereka berdua tertawa bercanda begitu. Ia mengaku akhirnya kalau Ia ingin mengerjai suaminya. Kakak Hendro hanya mendengus kesal mendengar istrinya mengerjainya


Tapi kali ini, bukan rencana untuk membuat cemburu lagi. Kalau yang satu ini benar-benar hal yang wajar merasa cemburu. Tiba –tiba Mohan muncul entah dari mana .

__ADS_1


Kakak melihatku kami berdua. Aku menjengkikkan pundakku.


Aku ingin bicara pada Tari bang boleh ? ia Izin .Jelas saja kakak Hendro marah. Tapi Ia memohon pada kakak dengan tulus pada untuk bicara pada Tari untuk meminta maaf.


Dengan negosiasi yang keras, kakak ingin Mohan bicara di depannya, apapun yang ingin Ia bicara pada istrinya ia berhak tau.Tari hanya diam.tanganya menggenggam tangan suaminya, mendukung omongan suaminya,


Tapi bersikeras tidak menginginkannya” kalau Ia ingin bicara bicaralah didepan ku!” karena baginya masalah istrinya, masalahnya juga. Tidak ada yang disembunyikan.


Mohan terpaksa mengungkapkan semuanya didepank kakak Hendro.


Ia minta maaf dulu pernah menyakitinya, dan meminta maaf juga atas perbuatan Vera.


Ia ingin memulai bisnis di Amerika bersama Ibunya. Ibunya akhirnya menuruti kemauan Mohan bercerai dengan suaminya dan memilih tinggal dengan Mohan.


Aku bisa lihat diwajahnya, ada rasa penyesalan dan tulus meminta maaf pada Tari wanita yang dulu Ia sia-siakan


Penyesalan selalu datang terlambat. Tapi Tuhan juga punya rencana sendiri untuk umatnya. Mungkin kalau Ia bersama Mohan saat itu , kakakku tidak akan sebahagaia seperti saat ini . Ia bahagia memiliki Tari.


“Fai aku juga minta maaf padamu, jika ada kesalahan tolong dimaafkan .Kita mungkin tidak akan bertemu lagi kami memutuskan tinggal di kota New York.


Aku berharap ingatanmu pulih , kadang apa yang kamu pikirkan pada orang lain , terkadang salah . ada hal sebenarnya yang kamu tidak tau. Dan perlu kamu cari tau kebenaranya daripada memvonisnya,


Aku tidak tau, inti pembicaraan Mohan padaku. Tapi aku bisa menangkap sedikit inti dari bahasanya. Ia sepertinya menyuruhku mendengar penjelasan dari Frans. Sebelum aku membencinya.


Ia Pamit dan pergi. Bisa aja. Ia langsung pergi kenapa harus meminta bertemu dulu dengan Tari . Padahal mereka tidak ada hubungan ,


Tapi Mohan sepertinya menyadari kesalahannya waktu dulu. Ketika Vera merebut Mohan dari Tari. Vera juga menyebarkan berita-berita bohong tentang Tari .Tapi walau Mohan tau kebenaranya waktu itu. Ia tidak ada niat membela Tari. Membiarkannya menderita pada saatnya itu. Akhirnya takdir mempertemukannya dengan Kak Hendro dan kami meninggalkan Indonesia saat itu.


Kepergian kami yang tiba-tiba saat itu. Meninggalkan penyesalan dalam hati Mohan. Terus dihantui rasa bersalah selama bertahun-tahun. Itu juga yang menyebabkan Rumah tangganya dengan Vera tidak berjalan Mulus


Akhirnya Ia memberanikan diri meminta maaf pada kesempatan ini .Sebelum Ia pergi kenegeri orang, dan akan tinggal disana.


“Apa maksud Mohan menyuruhku mencari kebenarannya pada Frans. Apa masalah besar yang tidak aku ketahui?


Tapi Mohan sepertinya menyadari kesalahannya waktu dulu. Ketika Vera merebut Mohan dari Tari. Vera juga menyebarkan berita-berita bohong tentang Tari .Tapi walau Mohan tau kebenaranya waktu itu. Ia tidak ada niat membela Tari. Membiarkannya menderita pada saatnya itu. Akhirnya takdir mempertemukannya dengan Kak Hendro dan kami meninggalkan Indonesia saat itu.


Kepergian kami yang tiba-tiba saat itu. Meninggalkan penyesalan dalam hati Mohan. Terus dihantui rasa bersalah selama bertahun-tahun. Itu juga yang menyebabkan rumah tangganya dengan Vera tidak berjalan Mulus


Akhirnya Ia memberanikan diri meminta maaf pada kesempatan ini .Sebelum Ia pergi ke Negeri orang, dan akan tinggal disana.


“Apa maksud Mohan menyuruhku mencari kebenarannya pada Frans. Apa masalah besar yang tidak aku ketahui


~Beberapa hari kemudian~~`


Haris mengabari Frans untuk membahas kerja sama pembagunan Restoran Baru yang di Bali.


Ia setuju. Ia ada waktu besok hari akan bertemu di Bali. Kami memilih penerbangan pagi agar tiba cepat . Biar bisa melihat lokasi pembangunan, Duduk dipesawat , sesuai permintaanku yang selalu ingin duduk dekat jendela setiap kali bepergian. Terlalu sibuk dengan pikiran sendiri.


Bayangan 4 tahun lalu melintas dipikiranku . Bahkan dalam pesawat waktu itu, masih berharap Frans menyapaku.


Menangis sendirian, aku malu pada kakakku hamil tanpa suami.Beruntung aku punya kakak yang perhatian dan seorang Dokter. Maka itu aku berpikir aku bisa selamat.


Mengalami beratnya mengidam rasanya luar biasa. Tapi segala bisa terlewatkan, bayi kembarku tumbuh tanpa vigur seorang ayah kandung. Kakakku dan Tari Pantas disebut Ayah terbaik untuk mereka berdua.


Tidak terasa Airmata ini tumpah lagi, Aku berpikir Haris duduk di sampingku Tangan memberiku beberapa lembar tissue , aku mengambilnya dan menyeka mataku yang basah


Terimakasih Haris !


Aku menoleh kesamping,”Eh Frans!” Koz kamu yang disini, Haris mana?


“ Itu” dia bertukar tempat duduk denganku, karena ada cewek cantik “ Tangannya menunjuk barisan kursi belakang.


“Bagaimana keadaan Kamu? Bahasanya normal seperti bicara pada teman sendiri.


“Oh aku baik !”


“Apa ada masalah? Sepertinya kamu sangat sedih tadi?


“Tidak ada apa-apa.aku memilih menyandarkan kepalaku dan menutup mata.


“Apa kamu tidak suka jika aku duduk bersamamu?


“tidak duduklah ,


Ia terlihat sangat kesal atas sifatku yang tidak perduli. Hingga kami tiba aku tidak memperdulikannya. Wajahnya diam


Hujan deras di Bali .Kami memutuskan singgah di Hotel . Menunggu hujan reda.


Kami tiba sudah siang, hingga sore hujan tak kunjung berhenti. Keluar dari kamar Hotel duduk memandang ke pantai.


Indah !, Tapi merasa ada yang kurang. Berpikir andai aku membawa sikembar tadi tidak akan ada kesepian.


Melihat mereka berdua tumbuh. Aku semakin bersemangat untuk bekerja


Frans ikut duduk denganku. Aku menoleh cincin kawin melingkar dijari manisnya, Saya berpikir Ia tidak bisa mencari model cincin kawin sendiri. Karena cincin kawinnya sama seperti yang kami pakai waktu pakai. Aku merasa jengkel. Tapi aku membuang perasaan itu,


“Apa, kamu mau minum Kopi”


“Boleh” aku tidak ingin berpikir aneh-aneh jika aku bersikap acuh padanya Ia menganggap ku , berharap padanya


Sekarang Ia memakai celana pendek sedengkul, di balut jaket. Wajahnya terlihat mudah senyumnya mengingatkanku pada Arden mereka memiliki senyuman yang sama


Kriiiiiing


Kriiiiiiing


Tari memanggil dengan panggilan Videocall, pasti mereka berdua yang ingin melihat mamanya.

__ADS_1


Aku menoleh Frans Ia juga menatapku .


“Aku mengangkat telepon dulu sebentar” Ia hanya mengangguk meng iyakan.


Aku menuju lobby Hotel.


“Mommy! aku mau melihat pantai Bali” kata Bunda bagus Arden Wajahnya terlihat persis mirip dengan Frans sama-sama memakai jaket menutup kepala.


Aku tersenyum sedih. Mengarahkan kamera ponselku kearah pantai.


Mendengar mereka berebut ingin bicara. Membuatku tersenyum ada rasa bahagia bercampur sedih .


Duduk menghampiri Frans kembali. Kopi yang yang dipesan Frans sudah mulai dingin. Karena aku terlalu asik mendengar ocehan mereka berdua.


Tiba-tiba seorang ibu hamil besar duduk dengan kesusahan disalah satu kursi didebelah Kami. Melihatnya seperti itu mengingatkanku pada hamil sikembar .


Besar dan serasa membawa drumband super besar, dan kesusahan berjalan, dan sering kali Tari kesusahan membantuku kekamar mandi.


Aku tersenyum membayangkan diriku saat itu. Melihatnya saat ini sendirian hatiku sedih . Berharap Ia besama suaminya saat sulit seperti ini. Tiba tiba tangannya menyenggol gelas jus yang diminum .dan tas tangannya jatuh menumpahkan isinya. Aku bisa bayangkan, betapa beratnya untuk bergerak


Aku dan Frans, sama –sama menghampiri dan membantu mengumpulkan barang-barangnya yang ikut berserakan.


“Apa itu kembar?


“Iya” Kami tinggal menunggu bulanya ! tidak sabar lagi.wajahnya terlihat sumringah.


“Mbak sendirian?


“Tidak kok Kak ‘sama suami”


Melihatnya kesusahan seperti itu memberinya saran agar mengangkat kakinya, kalau malam menjelang tidur agar kakinya tidak bengkak lagi.


“Apa kakak juga melahirkan anak kembar ?“


Aku tersenyum mengangguk, tidak ingin berbohong, dan tidak ingin mengaku didepa Frans .Frans melihatku sejak memberinya saran tadi. Gila! aku tidak menyadari kesalahan yang aku lakukan.


Suaminya datang Ia begitu perhatian sama istrinya membuatku iri


“Pak kakak ini juga habis melahirkan anak kembar? Ia bercerita pada suaminya Frans menatapku semakin bingung, Ia masih berdiri


“Ini suaminya, Ia menyalami Frans. Frans masih dengan aksi diamnya. Ia tidak menolak disebut suamiku dan juga tidak mengaku.


“Umur berapa anak kembarnya? Dari situ aku menyadari mulutku melakukan kesalahan. Aku tidak ingin berbohong tentang anak kembarku


“3 tahun laki-laki dan perempuan”


“Wah sama kak, ini anak pertama kami makanya saya gugup !


“Siapa nama anak kembarnya?


“ Aretha dan Arden.


“Wah keren Pak. Boleh gak? kami memakai nama itu juga. Boleh lihat fotonya kalau kembar laki-laki dan perempuan itu tidak mirip iya? Aku membuka galeri ponselku yang isi memorinya foto mereka berdua.


Iya “ampun ganteng bangat. Ia melihat Frans yang masih berdiri membatu sepertinya menyadari sesuatu,


Suamimu orang India?


Hingga mereka berdua pergi. Aku dan Frans duduk diam. Terasa hening dan mencekam


Apakah mereka anakmu? Wajah Frans menegang menatapku tajam


“IYa”


Boleh aku melihat fotonya.


Tidak bisa dielakkan dan tidak bisa dihindari . Aku memberikan Foto si kembar , untuk dilihat dan aku tetap pada posisiku yang belum bisa mengingat dirinya.


Mata itu semakin serius melihat layar ponselku.


“Tapi ,kata Tari Ia anaknya!


“Mereka menjadikan anakku . Jadi anak kakakku dan Tari . Aku hanya ibu yang melahirkan mereka. Ayahnya sudah meninggal kata kakak sebelum aku sakit dan dioperasi.


Wajah Frans langsung memerah dan pergi kekamarnya.Aku menyadari kalau aku mulai memancing badai.


Tiba-tiba Ia pulang duluan ke Jakarta.


Sadar Ia pulang duluan ke Jakarta.Isting batin detektipku langsung bagun. Ia mungkin sudah kerumah untuk hanya sekedar melihat. Atau Ia minta perlindungan hukum.atau Ia menyuruh orang tuanya datang kerumah segala kemungkinan aku pikirkan


Aku membuat rencanaku berantakan . Frans sepertinya sudah tau kalau sikembar adalah anaknya . entah apa yang terjadi selanjutnya.


Padahal kami sudah hampir 5 bulan sejak tinggal di di Jakarta Tari dan kakak berusaha terus tidak mempertemukan sikembar lansung dengan keluarga Frans, biar bagaimanapun kemiripan anak itu dengan kelurga Frans tidak bisa ditutupi wajah arden dan Frans bagai pinang dibelah kampak.


Aku masih tinggal tinggal di Bali. Aku memutuskan tidak memakai gambar Frans karena. Ia meninggalkannya. Aku menyuruh Haris dan Dion mengurus semuanya.


Aku menelepon kakak dan Tari . Menceritakan pada kakak semuanya kalau Frans yakin kalau sikembar darah dagingnya.


“Aku akan mengurusnya” kata kakak yakin”


Tiga hari di Bali. Hari ini kembali ke Jakarta .Hari sudah sore. Mengurus pekerjaan di lokasi pembagunan restauran itu . agar bisa benar-benar bisa berdiri bulan ini sesuai rencana.


Didepan Rumah ada tiga mobil. Saya berpikir kakak kedatangan Tamu


Aku hanya memikirkan dan merindukan kamarku Aku ingin tidur sehabis mandi . itu ayang aku bayangkan melangkah pelan-pelan kelantai atas


Tapi aku mendengar suara Frans di rumah kami Apa Ia ingin melihat Si kembar?

__ADS_1


__ADS_2