Bintang Kecil Untuk Faila

Bintang Kecil Untuk Faila
Melarikan diri dari Frans


__ADS_3

Maafkan aku Frans, aku menyambar tasku dan melarikan diri.


“Fai, tunggu,” ia berusaha mengejarku dan menghentikanku.


Aku melarikan diri dari Frans, menghilang secepat mungkin, dari tempat itu, aku tidak memperdulikan pandangan orang terhadapku, karena aku berlari seperti di kejar penjahat.


Beruntung ada taksi yang kosong melintas dari gerbang apartemen itu, membawaku menjauh dari apartemen Frans. Setelah duduk dalam Taxi aku mencoba menenangkan jantungku yang beradu cepat sejak tadi, aku masih membayangkan wajah kecewah dibalik wajah Rupawan itu


Maafkan aku Frans hanya aku belum siap untuk itu bukan membuat kecewa, kataku dalam hati, dan merapikan baju yang berantakan, bahkan salah mengancingkanya.


Aku tau Frans mungkin sangat kecewadan marah padaku, tapi dari tadi ia yang memaksakku dan menyeretku sampai ke apartemennya, bahkan ia tidak membuatku pilihan.


Tapi dan perasaan tidak selamanya tetap sama, bisa berubah juga, baik aku juga seperti itu dulu memang ia aku akan selalu ingin bersama bahkan mengemis cinta padanya.


Tetapi saat ini semua itu sudah berubah.


Beberapa hari setelah kejadian itu. Aku berharap Frans tidak bertemu dengannya lagi dan berharap tidak bertemu dengannya, baik dalam sekedar mimpi sekalipun, aku tidak ingin bertemu dengannya, karena berbagai alasan. Aku juga menghidarinya bahkan bersembunyi jika ia ada, sejak kejadian itu.


Sesuai kesepakatan kami dengan Mohan, ia akan memberiku tumpangan setiap hari berangkat ke Restoran di mana aku dan Mohan mendapat kerjaan paru waktu.


Restauran itu milik kelurga Mohan, berkat koneksinya dengan Executive chef di restoran mewah itu, akhirnya aku di terima sebagai asisten koki, posisi yang sudah lama aku impikan, karena koki pekerjaan impianku, sejak lama dan Mohan bertugas sebagi waiter ganteng di Restauran milik kelurganya.


Walau milik kelurganya, bukan berarti dia di bedakan dari yang lain, kami di samakan sebagai pegawai yang menerima gaji


Bulanan.


Restoran milik kelurga Mohan. Turkuaz Restoran yang menyanyikan makanan khas Turkie yang ontentik yang cukup memanjakan lidah dan pengalaman baru untuk ku

__ADS_1


karena bahan - bahan dan chef yang mengelola restoran ini juga


langsung di datangkan dari Negara Turki. Menu daging domba muda menjadi


salah satu paforit pegunjung , karena daging nya yang empuk. Jadi orang tidak perlu jauh - jauh pergi ke Turki untuk mendapatkan


makanan khas Turkie seperti Turkuaz, baklava, serta lamb shank mozzarella


Rata-rata orang- orang pengunjung di restarant milik Mohan, kebayakan orang ala timur tengah, dengan bahasanya yang aku susah


Mengerti. Aku melihat di sini sebagai kelurga besar Mohan yang datang setiap


hari muka, wajah dan kadar ketampanannya hampir mirip Mohan kalau ia lelaki.


Dan berbeda dengan kelurga Frans yang keturunan India yang Resturannya yang melestarikan makanan khas India pula.


DEVAN RESTAURANT Restoran mewah milik keluarga Frans, untuk datang ketempat itu kita harus Reservasi dulu jauh - jauh hari sebelum datang dan jumlah pegunjungnya juga


Ada banyak masakan india yang bisa kita temui di restoran milik seperti yang sering kita lihat di filim india. Biryani, Ayam


Tandoori, Rajma masala, laddu.


Papi Frans sering mengajaku ke Restoran milik kelurga itu, pada saat aku masih bersama mereka.


Berbeda juga dengan Restaran milik keluarga kami, maksudku milik kakekku yang menyajikan masakan khas Nusantara tercinta


kakekku memilik beberapa Restoran di berbagai daerah Restoran milik kakekku yang menyajikan unggas sebagi menu utamanya.

__ADS_1


Restaurant milik kakek menyajikan masakan gabungan Nusanta


Kakek mohan dan kakek Frans dan kakek dulunya tiga sekawan katanya, menurt ceritanya.


kembali ke kami menjadi koki yang di tuntut bisa menciptakan menu istimewah dan selalu kreatip dan ceria dan di dukung dengan


penampilan yang layak pula.


Alhasil, aku mengikuti arus mengalir mengubah lifestyle yang kekinian, mulai gaya rambut. Rambutku yang panjang kini aku bentuk jadi lebih style. Model potongan rambut panjang shaggy yang memberinya sedikit warna coklat menghilangkan kesan yang kampungan dan poni model menyamping, melihat wajahku di kaca


melihat sosok Faila yang sangat berbeda dan lebih fres dan mudah, model baju yang aku pakai menyesuaikan dengan profesiku


sebagai koki wanita muda, yang berpenampilan modis tapi elegan dan stylish maka referensi dari sobat dekat ku Tari sebagai ahli nya.


Jumpsuit dan cardingan hitam, melengkapi penampilan baru hari ini.


Penampilanku dari yang culun dan dungu menjadi Faila yang fres mirip model- model Indonesia. Ayu gani mah lewat.


Aku seperti punya geng baru sekarang sering berkumpul dengan sesama wanita layaknya mahasiswa.


Repina si cewek tegas’ dan adira gadis modis bak model’ dan Lestari si mungil sahabat baik ku’ dan Faila koki cantik yang baik hati dan Rajin menabung dan hapal pancasila iya itu Akooh.


Tidak lupa pula aku sebutin. Bara cowok berdarah batak ini sekarang memilih ikut bergabung dengan kami jurusannya di bidang jurusan hukum, sama seperti abang. Niko simamora yang sudah kuanggap sebagai abang kandung sendiri, bahkan lebih, bedanya Bara lebih irit bicara, tapi pintar bernyanyi dan main gitar dan sepertinya menyukai Repina juga dan sering kali mereka berdua kulihat curi -curi pandang satu sama lain.


Tapi sejak kejadian hari itu, aku belum pernah bertemu dengan Frans karena aku berusaha sekali menghindar dari Frans, aku belum siap bertemu dengan nya , ada perasaan bersalah dari hati ku, aku mengubah Faila yang dulu yang pernah mengilai sosok Frans Devan


Bukan hanya Frans yang aku hindari, kakekku dan kakak yang lelaki aku juga menghidari mereka.

__ADS_1


Aku menghidari kakakku karena sakit hati dan dendamku masih kecil belum sembuh aku belum bisa memaafkanya sampai saat ini, kenapa kakekmu juga ikut kamu hindari itu karena jika ada kakek pasti ada Kak Henro. Untuk saat ini biarkan begini saja dulu, biarkan luka dam hatiku sembuh baru aku menerima kakakku


Selesai kuliah, seperti biasa , aku akan kerja kuli dan tidak ada waktu yang ke buang sia -sia. Bahkan aku menambah satu bidang kerjaan lagi buat menambah pemasukan untukku. Hidup ini keras dan butuh perjuangan agar tetap hidup.


__ADS_2