Bintang Kecil Untuk Faila

Bintang Kecil Untuk Faila
Dipaksa menikah


__ADS_3

Wajah Frans  mengeras seperti menahan emosi yang tertahan didadanya. Matanya merah


“Maafkan aku Frans”


“Aku butuh penjelasan kenapa kamu lebih memilih dia dari pada aku? Saya yang terlebih  dulu melamar kamu, aku  ingin  kamu jadi  istriku.Tapi  kenapa kamu  ingin  dia yamg ingin kau nikahi. Jangan lakukan itu Fai, aku tidak akan melihatmu seumur hidupku, jika kau melakukan itu aku mohon”  Frans terlihat kecewa.


“Maaf” ucapku lirih mencoba menahan kesedihan. Aku tidak ingin orang yang aku sayangi menderita mengurusku kelak, itu yang aku pikirkan.


“Fai, aku hanya butuh penjelasan, kenapa kamu lebih memilih lelaki yang jelas-jelas sudah menyakiti kamu dan tidak mencintai kamu, sementara disini aku ada untuk kamu yang  sudah lama mencintai kamu bahkan sudah lama mengenal dirimu dan bahkan menerima kamu apa adanya.


Fai aku jauh -jauh datang hanya untuk dirimu demi kamu, jangan lakukan itu padaku.jika kamu lebih memilihnya aku tidak akan memaafkan kamu selamanya” Kata Frans dengan suaranya yang berat dan tatapannya yang tegas.


Aku mencintaimu Frans, sangat mencintaimu karena rasa cintaku itu juga, tidak ingin aku menikah dan melihatmu menderita karena aku!’   bisikku dalam hati tapi tidak ingin memberitahukan semua penyakit dan vonis Dokter padaku.


“Apa kamu tidak ingin menjelaskannya?,” Suaranya marah dan tegas sorot matanya tajam menatapku.  “Baiklah kalau kamu tidak ingin memberitahukan ku” katanya  Selamat untuk pernikahanmu nanti semoga kamu bahagia,” katanya kemudian dan meninggalkanku sendirian diruangan itu,


Menatap punggungnya dari belakang yang menjauh meninggalkan aku, rasa sakit  menusuk  hati yang amat sangat sakit didalam dadaku. Orang yang selama bertahun tahun aku kejar-kejar cintanya sekarang semuanya akan sia-sia.  Pada akhirnya pergi meninggalkanku, Aku ingin berteriak agar ia jangan meninggalkanku, aku ingin rasanya menceritakan beban dan penderitaan ku padanya. Ingin rasanya aku memeluknya dan mencurahkan semua bebanku padanya,


Tapi  apa dayaku aku tak kuasa melihat ia nantinya menderita melihatku.  Tapi aku tidak pernah menyesali aku pernah mengilainya, hanya satu yang kusesali dalam hidupku aku aku meninggalkan bekas disana dan membuatnya sakit  nantinya,karena kau lebih memilih orang lain daripada dirinya,’Kini hatinya sudah menerima cintaku, tapi apalah dayaku,ketika Hatinya sudah menerimaku saat ini aku berbalik dan melepaskan tangannya,Mungkin suatu saat luka itu akan membekas.


Tapi itu akan lebih baik daripada orang yang dipilih untuk hidup bahagia ,bukannya membawanya kebahagian malah menyusahkannya.


Aku memutuskan ia bahagia dengan yang lain.


Felix datang dengan tatapan matanya yang mampu menciutkan nyali siapa saja yang melihatnya,


“Apa maksud semua ini, Kamu bilang kalau kamu tidak suka melihatku, tapi kenapa kamu ingin menikah denganku Apa kamu sudah merencanakan semua kebusukan ini?” Tanya dengan tatapan matanya yabg menghina.


Ini namanya termakan sumpah sendiri, dan kembali menyalahkan diri sendiri karena terlalu membenci lelaki itu selama berapa hari ini, Sumpah serapah yang ku ucapkan padanya seolah berbalik padaku sendiri,

__ADS_1


“Jawab bodoh” katanya dengan sombongnya.


Tadinya aku ingin menjawabnya tapi aku tahu Frans masih berdiri dibalik pintu itu, bayangan sepatunya masih jelas aku lihatnya. Diam saat ini itu yang dapat aku lakukan.


Aku ingin katakana pada laki –laki sombong ini aku tidak ingin sedikitpun ingin menikahinya justru aku ingin menghukumnya dengan menikah denganku yang akan penyakitan , nantinya ,tentu akan jadi beban hidup untuknya selama aku masih hidup bersamanya itu hukuman pada lelaki sombong ini dan atas hinaan dan rasa sakit yang aku terima malam itu.


“Kenapa kamu diam?” Tanya dengan suara meninggi, suara terdengar oleh Om Sami yang lagi mengobrol dengan Dokter yang merawatku ,


“Felix” Apa apa kamu bentak-bentak Faila?”  Tanya Lelaki berbadan tegap itu. Karena beliau juga seorang tentara sama dengan anaknya.Postur tubuhnya yang tinggi yang hampir sama dengan anaknya.


Kini bapak dan anak itu lagi bersitegang Karena Om Sami mengotot menikahkanku dengan anaknya yang menurutnya, memberikan Felix rasa pertanggung jawaban.Karna telah membawa seorang gadis ke dalam Hotel.


Kesalahpahaman itu dipercayai semua orang termasuk kakekku yang menuntut Felix untuk menikahiku karena tidak ingin kelurga malu nantinya.


“Baiklah” terserah kalian mau berpikir apa terhadapku..! aku membatin dalam hati,


Tapi keluarga Frans semuanya pulang baik Mohan dan Tari akhirnya saat itu pulang juga ke Ibukota.


Dirumah itu hanya ada kakekku  dan aku sebagai tamu.


“Kita akan mengadakan pernikahan dulu untuk mereka baru membicarakan pengobatan selanjutnya untuk Faila. Kata Om Sami


Sepertinya, Beliau takut aku akan hamil sebelum menikah dan akan membuat kedua keluarga akan malu nantinya.


Aku hanya diam dan menerima semua keputusan mereka semua pikiranku dipenuhi seribu pertanyaan pada Tuhan”


“Kenapa Tuhan memberikan penderitaan padaku begitu banyak penderitaan, dari sejak lahir lahir ke Dunia panah ini,


Felix datang dengan mata merah dan jalan sedikit sempoyongan di tengah obrolan tentang pernikahan kami dengannya.

__ADS_1


Jika aku diposisi Felix aku juga mungkin sedikit depresi, disuruh bertanggung jawab pada kesalahan yang tidak ia lakukan.


Padahal ia juga dalam posisi sulit juga, sebelum masalah ini datang Di tinggal kekasih menikah yang sudah dia pacari selama 8 tahun lebih,


“Ayah kenapa menyuruhku menikahi wanita yang tidak aku sukai dan bahkan aku sangat membenci wanita gila ini dari kita pertama bertemu.Firasat ku sudah buruk diawal bertemu denganmu di kereta sebenarnya. Katanya dengan suara yang bervolume  naik turun karena Mabuk.


“Hati jaga bicaramu, cucu saya tidak gila” kakekku untuk pertama kalinya aku mendengarnya Ia membela diriku.


“Felix berani beraninya kau datang tidak sopan datang bicara dalam keadaan mabuk, iya ,” kata Om Sami padanya dan memberi satu tamparan keras dipipinya.


Semua orang terdiam, bisa dipastikan betapa bencinya Felix nantinya jika kami sudah menikah ,dipaksa menikah dengan wanita Yang tidak kenal.


“Dengarkan aku Ayah” kata Felix aku tidak menyentuhnya di Hotel,aku hanya sedikit melakukanya itu karena ia tidak memakai baju dari Kamar Mandi kata Felix menjelaskannya..


Padahal apa yang ingin diceritakan Felix bukan seperti yang mereka pikirkan.  Hubungan kami diawali dengan kesalahpahaman , bisa dipastikan dari kedua pihak tidak ditemukan cinta, hanya kebencian satu sama lain,


Aku sendiri ingin menikah dengannya , demi menjauhkan Frans dariku,


Aku diam tanpa ingin membantu Felix.


Lelaki itu terkapar setelah mendapat satu tamparan keras dari Ayahnya,


“Kita akan memeriksa tubuhmu dulu sebelum kamu tidur !” kata tante Mira dengan sabar, membawaku kekamr lantai atas yang disediakn untukku


Otakku belum bisa berpikir dengan jelas dan aku juga tidak paham dengan keputusanku. Sendiri,


Kenyataan tentang vonis dokter padaku melemahkan keinginan hidupku.  Bagaimana aku menjalani kehidupan panjang ini nantinya


Paginya Om sami mengumpulkan anggota keluarga. Tapi kakekku sudah pulang,

__ADS_1


__ADS_2