Bintang Kecil Untuk Faila

Bintang Kecil Untuk Faila
Menikah


__ADS_3

Tapi tolong lakukan demi orang Tua itu,” kataku tanpa menoleh.


“Baiklah, akan aku lakukan,” ucap Frans


Akhirnya mobil berhenti.


Turun dari mobil langsung disambut dengan pertanyaan bertubi-tubi dari keluarga Frans.


“Begini, ia terluka dan terjatuh, Tapi pernikahan tetap berlangsung,maka bersiaplah, persiapkan pernikahannya,” kata Frans


Pernikahan kami akan diadakan secara agama Hindu . Segala sudah dipersiapkan, di rumah Frans acara pemutaran api unggun, karena permintaan kami dengan Frans. Pernikahan kami akan berlangsung sederhana,


Aku didandani layaknya pengantin India dengan segala asesorisnya yang ribet dan berat dan gaun pengantin sutra


Lama tinggal di rumah Frans sedikit demi sedikit mengerti adat-adat Hindustan.


Tari, Adira,Repina datang juga menemaniku.


Sepertinya aku harus menyiapkan mental dan membuang urat malu juga. Karena Adella Pacar Frans dan gengnya datang juga membawa krunya.


Adella yang dikenal artis YouTube itu datang juga dengan kameramennya . Ia akan memanfaatkan pernikahan kami jadi konten youtubenya apalagi, Ia akan berakting sebagai korbannya ., dari samping rumah Frans Ia terlihat memberi pengarahan pada krunya untuk soal pengambilan gambar.


“Menyebalkan kataku”


“Serahkan padaku” kata Repina.


“Aku ikut kata Adira, mereka menyusun rencana untuk mengusir orang –orang Adella dan berhasil


“Kamu sangat cantik Faila “ kata Tari. Kamu seperti pengantin India beneran ,


“Tapi tidak ada yang bahagia Tar” ini hanya semua pernikahan yang dipaksakan, kataku


Bahkan Tari, karena baru datang , belum tahu keadaan dan kehebohan tadi malam.


Melihatku meringis menahan sakit dari tadi akhirnya ketahuan .Padahal aku ingin pernikahan cepat selesai dan beban dan tanggung selesai. Makanya tidak ingin memberitahukan teman-teman tentang luka itu bisa menyebar luas ceritanya.


Tapi karena tari keburu tau, aku menceritakan semuanya padanya.


.


Akhirnya, waktu yang di nantikan tiba pengantin wanitanya akan dibawah turun. Untuk mengikuti serangkaian Ritual pernikahan Hindustan.


Dibantu tiga sahabatku , aku didampingi dengan kepala masih ditutupi selendang sutra.

__ADS_1


Jantung mulai berdendang seolah mau lompat. Undangannya tidak terlalu banyak . Tapi keluarga besar Frans, ternyata lumayan banyak dan sahabat Frans banyak yang datang juga.


Rumah Frans lumayan Luas jadi muat menampung para undangan.


Maka acara akhirnya akan di mulai seorang pendeta Hindu sudah di duduk dekat perapian . Setelah banyak deretan Ritual yang kami lakukan, dan dan sekarang aku merasa mulai berkeringat dan merasa pusing.


Rasa sakit dari punggung belakangku, dan belum lagi tidak tidur sama sekali . Setelah kedua ujung selendang diikat. Inti dari acaranya mengitari api selama tujuh kali. Padahal aku sudah tidak kuat lagi.


“Aku harus kuat bisikku dalam hati, tinggal sedikit lagi.


“Fai, Kamu masih kuat ? tanya Frans melihatku yang berkeringat. Ia mengusap dahiku dengan selendangnya.


“Aku” pusing sekali Frans.! Rasanya aku mau pingsan.


“Bertahanlah, kita sudah berjalan sejah ini, tinggal sedikit lagi “kata Frans.


“Aku tidak kuat lagi bahkan berdiri saja aku tidak mampu” kataku putus asa.


Tapi sepertinya Frans tidak mau pernikahan itu batal.


Ia menggendong tubuhku, Membuat semua orang datang heboh dibuatnya.


Adella yang duduk didepan matanya melotot cemburu, melihat perlakuan Frans. Padahal Ia sudah menulis di blognya dan Chanel YouTube.


Aku sangat bersyukur sejak aku turun dari tadi .Frans menunjukkan perhatiannya. Mulai membantu ku, duduk, membantu berdiri, menggenggam tanganku, seolah sangat mencintaiku, tidak ingin terpisahkan, mengusap keringat di dahiku , memberi minum. Tapi mereka semua tidak tidak tau Frans melakukan itu karena sudah berjanji padaku akan menjagaku.


Semua gosip tentang kami seolah terpatahkan , gosip tentang kami, kalau akulah yang mengejar Frans dan Ia tidak tertarik. Dalam tulisan diblok Adella akulah yang memaksa Frans untuk menikahiku.


Tapi melihat perhatian Frans sangat manis.


“ Apa kau masih kuat Frans kataku, menoleh wajahnya yang berkeringat,tampak kelelahan.


“Iya masih kuat. Kata frans dan masih terus mengitari api unggunnya. Hingga akhirnya 7 kali putaran selesai.


Hingga akhirnya sah.


Kami dinyatakan suami istri. Otakku belum bisa berpikir hanya berfokus pada rasa sakit yang aku alami.


Frans menurunkan tubuhku . Wajahnya berkeringat bajunya basah kuyup


“Silahkan kening istrimu !” karena Ia sekarang sudah sah jadi istrimu” kata pemuka agam tersebut.


Aku masih berdiri, tangan Frans masih menggenggam tanganku kembali, dari awal aku duduk disampingnya Ia terus menggenggam tanganku .

__ADS_1


Sampai-sampai rasanya kedua telapak tangan kami terasa berkeringat


Ia menatapku dengan tatapan mata yang susah aku terjemahkan apakah itu masih sebuah kemarahan atau sebuah ucapan terimakasih akau tidak tau.


Tapi bagiku pribadi, ini hanya syarat untuk melepaskannya dari jeratan hukum ,Karena ulahku sendiri.


Tadinya aku mempunyai harapan .Tapi surat Kontrak yang kami tanda tanganin melenyapkan impianku.


Frans akhirnya menempelkan bibirnya di keningku dan memberinya satu kecupan yang sangat lama, pada akhirnya Ia memeluk tubuhku.


“Terimakasih” kata Frans membisikkan kekupingku


Dan kembali memelukku. Tapi entah kenapa tanganku seolah tidak ingin membalas pelukannya. Rasanya aneh! Entah kenapa malah bayangan Felix yang tadi malam mengungkapkan perasaanya yang terbesit di pikiranku.”Ada apa sih diotakku” bisikku


“Ada apa denganku” Bukanya aku harus membalas pelukan Frans hingga terlihat nyata.?”


Baiklah, kataku setelah beberapa menit. Aku memeluk tubuh Frans kemudian . Untuk saat ini aku sudah nyonya dari Frans Devan. Bukanya ini dulu impianmu Faila !” aku mencoba bermonolog sendiri


Kami akhirnya duduk singgasana berdua. Tapi rasanya sakit itu semakin tak tertahankan.


“Frans” bisa aku masuk kekamar duluan” rasanya semakin sakit, tanganku sudah gemetaran” kataku.


Frans menatapku dengan sangat dalam, menyapu setiap keringat yang mengalir deras di keningku. Melihat perhatiannya aku hanya ingin berterimakasih, karena Ia tidak mempermalukan ku.


Ia meraba punggungku yang terluka dengan satu tangannya menyusup kebelakang sutra pengantinku


“Basah Fai sepertinya jahitannya terbuka lagi” kata Frans menatapku dan menatap Papinya.


Papinya Frans terlihat sangat cemas dari awal pernikahan. Karena orang tuanya yang tau bagaimana aku mendapatkan luka tersebut.


Tapi tidak sangka para tamu dan teman-teman Frans memperhatikan kami berdua sejak Tadi. Mereka berpikir sikap perhatian Frans sangat manis dan bikin meleleh secara frans idola para wanita.


“Tunggu sebentar lagi” baru nanti kamu aku antar ke atas iya’


“Siapa apa ? apa orang penting?


“Dadi ami( nenek dari ayahnya) Kata Frans


Mataku langsung melotot seperti dapat cubitan keras. Neneknya Frans yang terkenal sangat cerewet galak , Ia selalu berbuat semaunya, seorang nyonya besar. Dulu tinggal di Indonesia, tapi sekarang balik lagi Delhi India.


kota asalnya,yang penuh dengan seni budayanya, sangat terkenal di seluruh dunia.


~Bersambung~~~

__ADS_1


Follow IG @sonatha-nata


__ADS_2