Bintang Kecil Untuk Faila

Bintang Kecil Untuk Faila
Menjasi kekasi pinjaman


__ADS_3

“Wah ada apa  dengannya kenapa tiba tiba jadi baik seperti ini, perasaanku jadi serba salah jadinya, Apa yang dia inginkan?  “Baiklah tidak apa- apa hanya saja salah paham mungkin” Kataku  mencoba senyum.


“Terimakasih Faila” ucap Felix


Wah bahkan namaku di sebut dengan baik kalau dari kemarin panggilnya, kam, hey nona, sekarang panggil namaku dengan  baik, ada apa dengannya, salah minum obatkah? Gumamku dalam hati.


“Iya aku masuk iya uda malam tida enak sama Ibu Panti,” ucapku ingin meninggalkan Felix yang  duduk dengan ragu.


“Tunggu Fai, Aku ingin mengajakmu jalan”Wajah Felix sopan dan ramah kali ini.


Ha, kemanana?  Apa ia jatuh cinta padaku kenapa tiba-tiba jadi baik, apa jangan-jangan ia suka samaku, Aku tertawa geli dalam hati menertawakan jawaban sendiri.


“Apa kamu mau?” tanya Felix wajah itu lagi lagi  sendu bahkan nyamuk sekalipun tidak akan mampu menolaknya,


“Kemana?”


“Undangan teman?”


Oh  kamu  hanya mau memanfaatkan aku, dasar makiku dalam hati,ia kesempatan dalam kesempitan.tapi aku dalam posisi yang tidak enak untuk menolak permintaannya.


hingga aku menuruti walau dalam hati terasa agak jengkel.


“A-a sebenarnya lagi malas tapi tidak apa-apa ayo aku ikut. Tapi kenapa ajak aku, kan ada Rio?”


“Mereka pergi sama Kaila sama Ibu”


“Terus kenapa kamu gak mau ikut sekalian,” aku bertanya bagai Wartawan.


“Dia mantanku” Memerah mungkin tidak enak hati.


“Oh…  baiklah tapi aku tidak ada baju,  lagian bukannya kita uda terlalu malam ini” tanyaku


“Ini baru jam delapan Faila”


Betul juga, ini belum terlalu malam, ini kalau di Jakarta ini masih seperti sore hari,karena banyak kegiatan di malam hari.ada yang kerja di malam hari,istirahat siang hari, mungkin karena ini di kampung jadi kesannya jadi sepi.


“Aku   sudah menyiapkan gaun yang akan kamu pakai”


Oh jadi ia sudah memikirkan kalau aku akan mau ikut ke nikahan temanya.


Harusnya aku menolak tapi begini kesannya aku jadi murahan dong.


“Ok baiklah”


Aku dan dia tiba dalam pesta kira-kira jam 20:30 belum terlalu  malam bangat, tapi tamu undangan lumayan banyak.

__ADS_1


Baju yang diberikan sangat pas di tubuhku, mungkin dia sudah membayangkan bentuk badanku, bahkan sangat cantik dan elegan, tadi sebelum jalan dibantu temannya yang merias wajahku jadilah penampilanku cantik dan cocok mendampingi Felix pangeran dingin pernikahan mantan Pacar.


Benar saja didepan mantan ia bersikap manis, seakan ia menunjukkan pada mantannya kalau ia baik-baik saja bahkan sudah mendapatkan pengganti mantannya, aku tahu aku dimanfaatkan disini, tapi tidak apa-apa anggap saja membantu sesama


Dia menggenggam tanganku dengan romantis, aku menikmatinya peranku sebagai pacar bohongan .Mungkin karena ini pertama kali aku diperlakukan sebagai pacar yang romantis, karena itu aku menikmatinya, aku berterimakasih padanya dalam hatiku karena ia mengajakku.


Aku tahu mantan pacarnya menatapku dengan tatapan menyeramkan menurutku. Bisik bisik sumbang  terdengar olehku


Ternyata wanita itu sudah berpacaran dengannya sudah hampir 8 tahun, bahkan sudah bertunangan katanya dan akan menikah, tapi wanita itu dan kelurganya memutuskan sepihak dan menikahkan dengan anak pejabat setempat,


Gaun yang aku pakai ternyata gaun yang mereka buat bersama yang akan dipakai nantinya diacara lamaran.


Wah Daebak..!


Pantesan mata wanita itu ingin memakan ku tadi, aku tahu karena seorang menceritakan padaku.


Felix dengan tenang, mencoba tegar  menyapa  teman- temannya yang ikut datang, wajahnya tegar dan kuat, baru aku sadari ternyata baju kami couple. Aku belum menyadarinya karena sedari tadi ia memakai jaket.


Prajurit sejati  bisa mengendalikan keadaan termasuk perasaanya dalam hati sungguh sangat salut.


Kali ini, ia memanggilku ingin dikenalin pada temannya sebagi kekasihnya.


Ok, baiklah aku akan membantumu kali ini.


Ada yang  ingin menyumbangkan lagu, untuk pengantin kaka pembawa acara dan menyebut nama Felix ,sepertinya setengah dari tamu dan orang orang ada di gedung, sudah mengetahui hubungan mereka yang gagal ke pelaminan.


Disambut tepuk tangan riuh para tamu aku tidak ingin Felix kehilangan muka


“Ayo”  ajakku pada Felix yang dibalas tatapan melotot,


“Aku tidak bisa bernyanyi,” bisiknya padaku,


“Aku bisa”


Dia belum tahu kalau aku seorang penyanyi, aku berjalan dengan yakin.


Menyanyikan satu lagu dinikahkan Mantannya,  membuatnya serba salah, dan mungkin jantungan karena yang datang ke undangan itu sepertinya orang- orang penting juga, karena ayah Mantannya seorang pejabat daerah,


“Faila, tapi aku tidak bisa” bisiknya dengan wajah cemas


“Tenang saja, aku tidak akan mempermalukan mu”


“Baik teh mau lagu apa” tanya mc dengan tatapan mata penasaran.


Aku memegang  mik “Sebelumnya aku mau ucapkan selamat bahagia dulu iya, untuk mempelainya” memberi sepatah-dua kata ucapan selamat. “Aku menyanyikan sebagai doa dan ucapan semoga bahagia untuk pasangannya”

__ADS_1


Menyanyikan JALUR KUNING  by adi pati


“Selamat tinggal kekasih bahagia selamanya lirik dst…”


Saat aku bernyanyi Felix bertranformasi bagai oppa –oppa korea,yang berubah menjadi sangat romantis dan matanya seolah sedang jatuh cinta padaku,


Wajahnya tersenyum di penuhi kegembiraan saat aku menyanyikan lagu kedua Kangen Band, Cover by, Shery shazwanie


Lirik lagunya Tak tergantikan,


Kubersyukur memilikimu  Ku bahagia ada disampingmu


Hati ini terasa tenang bila kau selalu disampingku,


Dst…


Lagunnya sangat romantis , tatapan mata  Sapirnya  mampu melayukan  bunga  sekalipun


Aku menyanyikannya untuk membantunya melupakan wanita yan meninggalkannya, bahkan sekarang wanita itu  memandang dengan tatapan seperti sebuah penyesalan,


Delapan tahun  membina hubungan waktu yang sangat lama menurutku,


Tepuk tangan menyambut ku, setelah selesai menyanyikan lagu romantis.


“Doa untuk kak felix dan pasangannya cepat menyusul kepelaminan” kata pembawa acaranya yang disambut tepuk tangan


Ia menggenggam tanganku “Terimakasih Fai” bisiknya ke telingaku,


Aku menjadi kekasih pinjaman malam itu membuat ia mampu melupakan mantannya yang lagi duduk di pelaminan,


Entah apa dan karena apa. Tiba tiba saja mempelai wanita ingin meninggalkan singgasananya,


Tapi tatapan semua orang tertuju pada Felix yang sedang bercengkrama pada seorang teman wanitanya.


aku lagi menikmati makanan pesta karena merasa Lapar habis menyanyi.


Sepertinya Felix tidak melihat Momen itu mempelai laki- laki dan orang tua perempuan terlihat memenangkan si wanita.


Katanya pernikahan itu karena politik, mempertahankan lingkaran dinasti pejabat Daerah diantara mereka,


“Oh, karena politik” dengusku, mendengar masih ada kisah seperti  itu perjodohan.


Kasihan mereka yang saling mencintai tapi tidak bisa saling memiliki karena Politik.


Itu juga mungkin membuat sifat Felix tidak mempercayai wanita dan terkesan sombong dan dingin,

__ADS_1


Kasihan lelaki itu, menjaga jodoh orang lain bisikku dalam hati,


__ADS_2