
Saat itu juga Haris memberi serangan pada Ayahnya Adella Ayahnya. yang saat ini mencalonkan diri jadi wakil Rakyat. Bukan hanya itu. Aku sudah lama mengawasi Ibunya Adella akhirnya menemukan celah atas perbuatannya.
Ia membeli tas Palsu dan barang mewah hasil curian. Ia diseret ke penjara. Satu lemparan, tiga burung kena sekaligus.
Kasus yang menjerat Istri dan anak semata wayangnya . Partai akhirnya mengeluarkan dari Ayah Adella dari daftar caleg partainya.
Hidup itu bagai roda terkadang di bawah dan terkadang di atas,
Dulu , aku memang seorang wanita gembel yang mereka sepelekan,. Tapi saat itu aku dan kakakku pewaris Hotel berbintang dan restauran mewah di Jakarta. Tapi Ia tidak Tau Itu? Aku membatin kesal.
Ratu fitnah itu merasakan bagaimana rasanya tidur dipenjara aku memastikan pada pengacaraku agar Ia diawasi.
Saya tidak ingin ia mendapat keistimewaan, di Penjara, seperti halnya kebanyakan anak pejabat yang bisa di bayar mahal untuk mendapat kemewahan.
Aku ingin, Ia merasakan tentang semua yang ia tabur selama ini. Karena ada pepatah bilang: Siapa yang menabur angin, akan menuai badai.
Walau dendam tidak baik disimpan dalam hati, tapi tentang apa yang I Adella lakukan padaku membuatku memendam perasaan sakit hati.
Kakek yang sakit gara-gara berita Hoak yang ia ciptakan. Pernikahan kami yang di abang prahara karena ia juga. Mengingat apa yang ia lakukan sebenarnya membuatku ingin melakukan yang lebih untuknya .Tapi kembali aku berpikir hanya Tuhan yang pantas mengadili Manusia.
Tapi tidak disangka Ayahnya harus masuk kerumah sakit kejiwaan karena guncangan yang di terima Ayah Adella. Padahal baru sebatas di keluarkan dari daftar caleg Ia sudah depresi.
Ternyata usut punya usut keluarganya sudah menjual harta bendanya demi maju jadi calon wakil daerah. Tapi semuanya lenyap ia diberhentikan sebelum bertarung , semua karena ulah Istri dan anaknya.
Haris memang jago dan luar biasa dalam hal mengguncang hidup orang lain .Apa lagi mereka wakil-wakil Rakyat.
ORang yang mendewakan duit diatas segalanya akan . lebih rentan putus asa dan Gila,
Sangat tragis memang. Terpaksa Maminya Frans terseret dalam kasus penipuan itu. Walau niat tidak ada sebenarnya ingin menjerat wanita itu .
Hal itu yang membuat Aku dan Frans dalam situasi panas. Ia mengira aku dendam sama Maminya.
“Fai apa harus sejauh ini? Wajah Frans terlihat asing dimataku.
Hal yang wajar menurutku, jika seorang anak membela ibunya,
“Kamu salah paham Frans!Aku hanya ingin memberi Adella pelajaran atas apa yang Ia lakukan selama ini padaku”
“Memang apa yang Ia lakukan Fai sampai kamu harus jebloskan ke Penjara?
__ADS_1
“Frans kok, Kamu ngomong seperti itu sih.Kamu tau apa yang ia lakukan padaku selama ini kan? Kataku tergores luka karena lebih membela orang lain daripada istrinya,
“Ia tidak bersalah Fai . salahnya Ia hanya mencintaiku saja itu alasannya.
“Jadi kamu senang seperti itu ? di perebutkan dua wanita jadi kamu bangga?
“Kamu jangan merembet kemana-mana ! wajah Frans terlihat marah.
“Baiklah” aku mengerti! Kamu mencintainya tapi kamu tidak memberitahukannya. Kamu juga tidak bisa melepaskannya
Kamu tidak bisa memilih begitukan. Kataku dengan wajah ketir menahan kekecewaan,
Harusnya aku tau itu.Karna aku juga pernah kamu perlakukan dalam posisi seperti itu . Kamu ragu untuk memilih antara wanita dari masa lalumu dan aku iya?
“Fai jangan membuat dugaan seperti itu! Kata Frans. Hatiku sakit dan rasanya sakit dan lututku merasa lemah’
Ketika aku merasa semua mulai memebaik tapi kini dugaanku salah lagi, Saya seperti mendapat pukulan tepat di ulu hatiku.
Saya berpikir Frans akan mendukungku kali . Tapi ia lebih membela wanita yang jadi musuh besarku.
Sakitnya itu disini . di hatiku,
“Fai. tunggu kamu mau kemana?
“Aku pulang. Besok untuk Mami , saya sudah usahakan memperkecil keterlibatan dan akhirnya bisa bebas.
Jadi tunggu saja” Aku meninggalkannya
Bendungan itu benar-benar tumpah juga.Haris sungguh lelaki yang perhatian dan Romantis. Andai saja Ia bukan pengawalku aku sudah menjadikanya suami mengantikan Frans lelaki sialan itu! Aku memaki kesal dalam hati
Ia tau aku lagi menangis. Ia membesarkan volume musik
Aku benar-benar menumpahkan semuanya
Ia membela wanita itu. Jelas-jelas sudah menghancurkan hidupku kalau hanya aku tidak mengapa tapi anak-anakku juga ikut hampir celaka karena ibunya .
“Baiklah. Frans masih kita berhenti sampai disini. Titik perjuanganku sampai disini “ batinku,
Aku akhirnya menyerah untuk Frans. Pengacara kami harus bekerja keras untuk melepaskan Maminya.
__ADS_1
Tapi kalau disuruh untuk menarik gugatan untuk Adella jangan harap aku memilih tidak menemui Frans.
Aku akan baik-baik tanpanya. Aku 4 tahun bisa tanpanya
Anakn-anakku jadi penyemangat hidupku.
Dua minggu setelah kejadian itu . aku memutuskan tidak menemui kelurga Frans . Walau beberapa kali Ia ingin bertemu tapi aku menghindarinya.
Mungkin aku dan Frans tidak di takdirkan untuk bersama , itu yang aku simpulkan untuk mengobati luka di hatiku.
“Apa yang terjadi? Apa semua baik-baik saja? Kata kak Hendro.
“Baik kok kak. Hanya masih butuh perjalan panjang apa mungkin harus menyerah Kataku putus asa.
Kak Hendro belum tau kejadian yang dirumah Frans. Tapi Tari sudah tau,
“Semua ada padamu Fai. Kamu yang memutuskan sekarang kata kak Hendro.
“Aku lelah kak menunggunya . Lebih baik menyerah saja kataku tiba-tiba entah itu, datang dari hatiku , apa hanya sebatas keluar saja dari mulutku, aku tidak tau.Aku hanya merasa kecewa dan putus asa.
“Baik ayo kita selesaikan. Biar semuanya tuntas kata kakak.
“Baiklah . begitu saja!
Tari menatapku dengan heran, melihatku putus asa dan menyerah .
“Baiklah kalau itu putusanmu.serahkan semua pada Kakak Kata Hendo
Hampir sebulan sejak kejadian itu. Aku menyibukkan diri dikantor dan mengurus pekerjaan.
Kami tengelam dalam dunia kami masing-masing.
Jurang pemisah diantara kami semakin dalam .Akhirnya yang aku takutkan itu terjadi juga kak Hendro akhirnya tau kejadian dirumah Frans. Ia marah dan hampir ingin memperkarakan kejadian itu. Ia ingin memenjarakan Maminya Frans.
Tapi aku melarangnya berjanji, akan meninggalkan kelurga itu dan melupakan cinta pertamaku itu.Berat rasanya harus di paksa berpisah walau saling mencintai.
Aku akui , dari Franslah aku mengenal bagai mana rasanya mencintai. Dari keluarganya dulu, aku belajar kalau keluarga Harmonis itu seperti apa . Walau semua sekarang tinggal kenangan.
Keluarga Frans juga terberai. Orang tua Frans akhirnya berpisah dimasa tua mereka. Dimana saat mereka harusnya duduk saling berpengan tangan sekarang saling melepas bahkan saling membenci. Tidak adalagi kemesraan yang selalu mereka rasakan. Dulu. Tapi kini mereka saling membenci dan tidak mengenal satu sama lain
__ADS_1
“Apa cinta sejati itu memeng tidaka ada