Bintang Kecil Untuk Faila

Bintang Kecil Untuk Faila
Ia merusak masa depan sahabatku


__ADS_3

Pikiranku kalut ,Tari orang baik- baik, tidak mungkin dia melakukan hal yang aneh-aneh, dia orang yang taat agama rajin sholat .


Tidak mungkin kalau dia merusak dirinya sendiri kataku dalam hati, ingin memaksanya terus bicara, karena dari tadi Ia hanya bicara sepotong potong dan membuatku mau mati rasanya karena penasaran.


“Siapa yang melakukanya ?”Aku langsung


ia diam kembali, dengan sangat lama, aku bahkan tidak sabar menanti jawabannya,


“Siapa Tar?” kataku mengulang, siapa melakukanya?” Ok Apa kamu dipaksa ? apa kamu disakiti?” kataku ingin mendapat jawaban . Ia menggeleng, terus ?”


“Tar jangan membuatku Mati penasaran kataku sedikit emosi dan panik


“”Apa yang terjadi pada sahabatku!” luka apa yang ia terima ,,?


Aku diam putus asa menanti jawaban darinya, Ia juga diam,


“Aku melakukanya dengan Mohan !” katanya dengan Airmata tumpah membasahi pipinya,


“Haa!?” Aku panik, tidak percaya “ Apa? dengan Mohan? Kenapa ia melakukanya?”


Aku menutup mata tidak percaya, pikiranku antara marah, panik , Ia sudah melakukanya dengan Tari tapi kenapa Ia bersama Tiara bermesraan tadi ? Otakku panas


“Aku sangat menyukainya Fai, kamu tau itu kan?”


“Iya aku tahu, tapi kenapa kamu harus murahan seperti itu,” kataku emosi


“Aku pikir setelah aku menyerahkan diriku, ia akan mau samaku Fai, Karena di novel aku membacanya seperti itu “ katanya dengan polos atau bodoh, aku tidak tau, dengan masih airmata menetes semakin deras , terlihat seperti sungai kecil di pipi mungilnya,


Aku tidak ingin menekannya , aku ikut sakit merasakan, apa ia rasakan, Tari bukan sekedar sahabat terbaik untukku , bagiku ia sudah bagian dari jiwaku, sakit susah senang sudah kami alami bersama.


Apa yang dia rasakan, aku juga sakit merasakannya, kami berdua berpelukan dengan tangisan,


Aku tidak tau, apa yang sudah dialami selama aku tidak ada. Tapi setidaknya pelukanku dapat meringankan bebannya.


Walau aku ingin ia menceritakan semuanya sejelas-jelasnya, bagaimana ia menyerahkan tubuhnya , Pada Lelaki yang ia sukai selama ini, dan kenapa Mohan orang yang seharusnya bertanggung jawab tidak bersamanya ?


Hatiku panas memikirkannya, ia merebut mahkota sahabatku. Tapi Ia bersama orang lain ,orang yang paling di benci Tari karena Tiara sering menghinanya,


Menghina keluarganya juga,

__ADS_1


Aku ingin mendengar semuanya . Bahkan aku rela tidak tidur malam ini, sampai pagi, yang penting ia menceritakannya,


“Fai apa aku hina?”


“Aku tidak tau Tar, karena aku belum mendengar cerita semuanya,”kataku menyuruhnya menceritakan semuanya.


Akhirnya Ia menceritakannya semuanya diawali kedatangan mereka ke malang, Menginap di satu Hotel dan mereka melakukan cinta satu malam dengan Mohan.di salah satu Hotel di Malang.


Tapi awalnya mohan bilangnya akan bertanggung jawab. Tapi kembali kejakarta. Mohan memintanya bertemu dan bilang belum siap dan ia juga mengaku tidak mencintai Tari sedikitpun. Ia mengatakan dia sudah menyukai seseorang iya itu aku, Faila.


“Aku pikir setelah aku tidur dengannya ia akan jatuh cinta padaku Fai”


“Kamu bego Tar’ mana orang cinta lagi setelah kamu menyerahkan mahkotamu,” kataku,itu hanya cerita di Novel ada cinta satu malam yang berakhir indah tari.


Kita hidup di dunia nyata di Bumi Indonesia,”kataku terbawa Emosi


Mana ada kucing menolak ikan, ia kucing garong, aku membenci lelaki itu, aku akan memberinya pelajaran,” kataku emosi,


“jangan Fai, jangan mengungkitnya lagi


aku yang salah”


“Apa kamu sudah memeriksa ke Dokter?” Aku menatapnya.


“Kenapa kamu melakukanya Tar, itu satu kebodohan kataku lagi belum terima.


“Aku sebenarnya datang ke Malang ingin curhat padamu fai, aku pusing tidak ada teman berbagi hanya kamu sahabatku satu- satunya . Makanya setelah kamu sakit aku tidak ada lagi teman berbagi cerita,” kata tari.


“Ayahku masuk penjara Fai dua bulan yang lalu, karena menyeludupkan barang dari Bea cukai dan korupsi “ katanya kemudian, aku stress dan butuh teman untuk berbagi . Mohan ada saat itu ,mendengar keluhan ku dan menjadi pendengar atas semua ceritaku. Hingga terjadi hal itu, tapi ia menepati janjinya, ia memberiku pekerjaan di Restorannya,” katanya,


“Bertanggung Jawab apa ? Ia mengambil kesempatan dalam penderitaan orang lain” Aku emosi


Tak terasa airmataku tumpah. Tari memikul beban itu sekarang. Karena aku tidak ada untuknya saat dibutuhkan padahal ia selalu ada untukku, saat aku butuhkan. Tapi kali ini aku tidak ada untuknya hingga ia mengalami hal yang buruk.


“Maafkan aku Tari,” kataku, memeluk dengan tangisan, sedih bangat rasanya mendengar cerita Tari.


Tidak akan gampang mendapat sahabat sebaik Tari. Persahabatan kami sudah lama terjalin semua masalahku, ia tau, semuanya, dan selalu memberi jalan ketika aku buntu, tidak mendapat solusi


Kini sahabatku butuh aku. Tapi aku tidak ada saat dibutuhkan, aku berjanji pada diriku , aku akan membalas kelakuan Mohan akan ku pastikan. Ia menerima ganjaran atas perbuatannya,

__ADS_1


“Aku harus bekerja Faila, aku harus bekerja sendiri tidak ada lagi yang membantuku”


Ayah Tari masuk penjara dan ibu tirinya meninggalkan ayahnya, serta membawa semua harta mereka.


Tari harus berjuang menghidupi satu orang adik laki-lakinya yang tinggal di pesantren di Jombang,


“Aku disini untukmu, Berhentilah dari Restoran Mohan, Ayo kita cari pekerjaan yang bagus,” kataku.


“Tapi Fai aku sudah menunggak uang semesterku dan uang kamar ini,” kata Tari dengan sedih, Aku baru sadar ada beberapa bungkus mie instan yang dia simpan dikamar itu. Padahal Tari tidak begitu suka dengan mie instan, tapi karena perubahan nasib, mau tidak mau harus memakannya,


“Kita akan tinggal di rumahku, kita akan kerja di Hotel kami dan aku akan memberimu gaji 3 kali lipat sebagai ganti kesalahanku kataku,” dengan enteng


“Jangan bercanda Fai”


“Aku sudah berbaikan dengan kakek,” kataku


“Benarkah ?” Tari tidak percaya.


“Iya besok kita akan bekerja di tempat kakekku dan kita ubah dunia kita,” ucapku ber api-api


“Tapi bagaimana dengan kamu. Fai ?”


“Lupakan dulu tentang aku, sekarang harinya untuk kamu , sayang” pungkasku merangkul tubuh mungilnya seperti sepasang kekasih.


“Kita beri Mohan pelajaran… !”


“Apakah pernikahanmu dengan Felix tidak akan terjadi lagi?” Tanya Tari dengan tatapan mata serius.


aku baru teringat dengan lelaki si kulkas dua pintu itu, Entah bagaimana jadinya nanti Ia tidak tau Rencana pernikahan kami yang sudah didepan mata.


aku malah meninggalkan tanpa berpamitan pada orang Tua Felix.


Iya gimana jadinya perasaan kelurganya, setelah aku kabur dari sana.


aku merasa tidak enak pada Tante Mira orang sudah baik merawatku.


Tapi saat ini Lestari membutuhkanku, aku akan memotong burung Mohan bila perlu, karena sudah merusak masa depan sahabatku.


~Bersambung~

__ADS_1


baca juga ceritaku yang lain


Follow IG @sonatha-nata


__ADS_2