
Kakakmu terlalu menyepelekan orang. Ia sepertinya akan kalah datanglah Fai! .Ini sudah sidang yang keberapa. Orang-orang sampai bosan mengikuti persidangan ini .
Ini sudah terlalu lama . Kamu serius tidak gaksih mau berpisah dengan Frans ?
“Seriuslah Tar” masa main-main” Pada hal hatiku masih ragu. Makanya aku memilih menjauh. Hatiku gampang bimbang
Baiklah aku akan menyelesaikannya . Tunggu saja Tar. aku akan membungkam mereka semua..!
Kembali ke Indonesia bukan keinginanku , Jika boleh memilih aku ingin pergi menjauhi dari segala menyangkut masa laluku, Mereka bilang aku terlalu egois pada Frans.
Karena tidak memberinya kesempatan untuk meminta maaf. Tapi bagiku sudah cukup. Kami tidak ditakdirkan bersama.
Kini aku datang dan pulang untuk memutuskan hubungan dan mendapat status baru. Bukan lagi nyonya Frans Devan seperti impianku.
Tapi aku kembali untuk mencatatkan status baru dalam hidupku. Jandamu alias Janda muda.
“ Ah sial” kenapa harus aku menangis sih batinku kesal dan menyapu Air mataku dengan buru-buru.
Aku memilih penerbangan Pagi dari Belgia supaya bisa sampai agak pagi juga di Jakarta. Niatku ingin bertemu langsung di pengadilan saja dengan mereka.
Haris dan Dion sudah mengatur segalanya. Tapi kemacetan Ibu kota hampir saja menjatuhkan hidupku.
Sebab sidang sudah dimulai sesuai waktu yag sudah diatur, Ini keputusan akhir dari hubungan kami dengan Frans. Setelah putusan ini kami akan menjadi orang lain dengannya , dua orang yang tidak mengenal satu sama lain.
Kalau dibilang aku Egois mungkin untuk mereka yang belum merasakan sakitnya dikhianati tidak akan mengerti
Tapi penghianatan adalah musuh terbesar Cinta. Fakta baru yang aku ketahui tentang Frans membuatku hampi mau gila.
Fakta Frans dan Adella sudah menikah menjadi pukulan yang sangat menyakitkan untukku.
Pertanyaan semuanya akhirnya terjawab satu-satu, waktu itu aku bertanya-tanya kenapa Adella sampai bisa tinggal di rumah Frans. Ternyata Mereka sudah menikah . Tepat saat Frans di Rumah sakit beberapa Tahun lalu. Rasa penasaranku semakin
Yakin ketika tidak sengaja aku melintas dikamar Adella ada di dinding foto pernikahan mereka.
“Tapi kenapa Ia tidak berterus terang padaku ! Kenapa ia harus mendekatiku disaat ia punya hubungan dengan orang lain Ia memberiku harapan. Tapi semua itu hanya kebohongan.
Aku benci apanya.Walau katanya Adella Istri kedua.
Poligami untukku hal yan g menjijikkan .Bahkan aku tidak akan rela membagiku milikku pada Orang lain. Apa lagi buat orang yang sangat aku benci . Pada musuh sendiri.
Hari itu saat aku memasukkan Adella ke Penjara saat ia membela wanita itu. Aku marah , aku pikir kenapa ia membela wanita lain dari istrinya sendiri.
“Aku terlalu dunggu dan naif. Aku berpikir dengan bangga kalau Frans mencintai dan sangat mencintaiku selama ini.
__ADS_1
Faila kamu sangat naif berpikir seperti itu. Manusia bisa berubah dan paling cepat membuat manusia itu berubah adalah karena keadaan .
Frans bisa saja ia masih sangat mencintaiku selama ini. Tapi tidak cukup hanya cinta saja, ia butuh yang lainnya. Jika ada seseorang yang bisa memberinya kehidupan yang mudah kenapa Ia harus bersusah payah lagi.
Akhirnya semua fakta itu terungkap,
Saat itu aku menyuruh Haris menyelidikinya, akhirnya semuanya terungkap .tidaka ada yang gratis di dunia ini.
Mendengar kenyataan itu, aku tidak tau aku harus bersimpati apa aku haru merasa kasihan pada Frans. Karena Ibunya kesannya menjual Ia pada Adella. Keluarga Adella membayar semua biaya Rumah sakit Frans selama ia sakit. Dan imbalannya ia harus menikahi Adella.
Di satu sisi aku merasa kasihan padanya. Aku merasa hidupnya bagai boneka mainan karena bisa ditukar,
Tapi yang membuatku, begitu marah kenapa Ia tidak berterus terang padaku pada saat aku Tanya tentang dirinya. Begitu juga semua keluarganya bekerja sama membodohiku.
Saat itu Sms dari Frans:
Fai aku minta maaf , karena aku tidak mengatakan semuanya padamu. Karena aku takut kamu marah padaku dan pergi lagi.
Itu terjadi saat aku masih dirawat di rumah sakit. Bahkan aku tidak ingat saat itu . Aku juga belum menyentuhnya sama sekali.
Bagiku hanya kamu Istriku. Aku tidak tau apa yang meraka lakukan dengan Mami.
Tadinya Aku dan dia ingin menyelesaikan semuanya. Ingin memutuskan hubungan dengan Adella.
Fai. biarkan aku bicara padamu dan menjelaskan semua secara langsung. Tolonglah! emoji tangan memohon
Bodoh amatlah pikirku marah saat itu, Mau kau tidurin kek, mau kamu buang saya tidak perduli lagi, kepercayaanku hilang, Hatiku kecewa.
“Kriiiiiiiing
“Kriiiiiiiing
“Halo”
Mbak” uda dimana? Semua lagi menunggu mbak ini! Haris terdengar gelisah.
“Iya, aku sudah dekat 5 menit lagi sampai, ulur saja waktunya,
“Baik mbak.!
Bukanya hanya Haris yang gelisah . ada orang lain yang menungguku dengan gelisah juga. Aku meminta bantuannya.
“Sudah di mana?”
__ADS_1
“Ini uda dekat!” aku membalas cating darinya.
“Aku menunggu di warung di samping kantor pengadilan.aku minum Kopi”
“Aku sudah melihatmu”
Ia tersenyum dengan wajah cemas. Aku masih berdiri menunggunya membayar kopi yang di minum . Haris setengah berlari menghampiri kami.
“Ayo! Kalian sudah di tunggu
“Ayo ! Kami mempercepat langkah . Aku heran memegang tangan Haris yang kokoh agar aku bisa mengimbangi langkah mereka berdua,
Kami semakin dekat dengan ruangan persidangan itu. Jantungku berpacu dengan cepat. Samar-samar suara Pengacara mulai terdengar olehku.
“ Kami bisa menghadirkan yang bersangkutan yang mulia!” Kata pengacara itu dengan suara yang terdengar sangat yakin
“Ayo! Haris menyeret tanganku masuk”
Oh .Tuhan apa Frans selebritis apa anggota pejabat?
Kenapa ruangan ini penuh dengan para wartawan?” memalukan sekali! Aku bermonolog melihat orang yang hampir memenuhi ruangan Persidangan.
Mata mereka melihatku dengan mata menyelidiki. Aku datang dengan langkah yakin . Seperti sebuah kejutan besar dalam ruangan itu
Pengacara yang membantu kami bertarung dalam sidang, ia membantuku duduk di satu kursi kayu berwarna coklat.Apa ini namanya kursi pesakitan? Aku membatin dengan pilu,
Aku membuang semua rasa itu dari diriku, semua macam rasa. Dari dalam hatiku. Bang Niko menatapku dengan perasaan tidak enak. Apakah ini namanya dunia bisa berubah. Ia yang dulu saya anggap seperti abang untukku dan ia dulu yang banyak menyelamatkan hidupku, kini Ia datang ingin merampas sesuatu yang berharga dariku.
“Anak-anakku”
Mata Frans tajam melihatku saat Pra Hakim dan jaksa penuntut memberi Pertanyaan.
Ia bukan suami saya yang mulia” Kami sudah bercerai empat tahun yang lalu. Pernikahan kami hanya pernikahan Kontrak dengannya. Dalam surat kontrak selama 6 bulan saja, sesuai perjanjian jika kontraknya sudah habis otomatis kami sudah berpisah. Jadi salah besar dalam tuntutannya kami menghalangi Beliau, bertemu dengan anak saya. Karena dalam kenyataanya Jauh sebelum anak saya ada kami sudah berpisah itu artinya Ia tidak ada hak untuk anak-anakku.
“Jadi apakah saudara Frans devan ayah dari anak-anak ? Anda tanya Hakim.
“Ia Hanya sebatas ayah biologisnya saja Yang mulia”
Mata Frans dan seluruh kelurganya menatapku dengan sangat tajam. Dengan wajah terkejut
“Suami anda-!
“Mantan suami Saya yang mulia potongku dengan tegas.
__ADS_1
Membuat mereka semua semakin tegang
BERSAMBUNG