
Michael meremas sprei hingga robek,membanting apa saja yang ada didekatnya.Sekejap saja,kamar itu sudah remuk tak berbentuk.Tangannya masih mengepal dengan tonjolan otot yang bermunculan.Cepat mendial no Nico.
"hallo Nic,cepat kemari"
Nico yang masih ada diruang kerja untuk merapikan berkas bergegas naik.Saat pintu terbuka dia sedikit terkejut dengan pemandangan yang ada didepannya.Kamar berantakan dan Michael yang duduk menahan marah.
"tutup pintu dan duduklah"
"baik tuan"
Michael memilih duduk disingel sofa sambil menyilangkan kakinya.Nafasnya masih memburu menahan marah.Dilemparkannya hp keatas meja.Nico masih terdiam,mencoba menyelami maksut majikannya.
"lihatlah"
Gesit Nico mengambil hp,sebuah video terputar dan Nico yakin latarnya adalah kamar ini.Mula-mula kamar sepi,lalu Shinta masuk.Sesaat kemudian pintu diketuk dari luar,terlihat Shinta membuka pintu.Dan kemudian seseorang membekap mulutnya dengan sapu tangan yang mungkin sudah dilumuri obat bius.Itu mungkin,mengungat setelahnya tubuh Shinta ambruk kelantai.Tiba-tiba masuk Laura abraham yang langsung menyeret tubuh tak berdaya Shinta dan melucuti pakaiannya dan menutupinya dengan selimut tebal.
Dalam sesi kedua.Pria yang tadi membekap Shinta masuk sambil membopong tubuh Willy yang mungkin juga terkena obat bius yang sama dengan shinta.Pria itu juga melakukan hal yang sama pada Willy,melucuti pakaiannya lalu menangkupkan tubuh Willy pada Shinta seperti sedang berpelukan.Video hampir berakhir saat terlihat Laura Abraham dan Alicia reeves tertawa bersama sambil mengambil foto keduanya
Kali ini Nico yang terpancing emosi.Dugaanya benar.Sekandal ini dipelopori oleh ibu suri Abraham yang sangat licik.Entah apa jadinya kalau dia benar-benar menghabisi Willy seperti perintah Michael tempo hari.
"Shinta" bisik Michael dalam kegalauan.
Nico masih diam,menunggu perintah ataupun reaksi dari sang tuan muda.
"Nic,cari Shinta secepatnya.aku...aku merasa berdosa padanya"
"nyonya sudah pergi dari negara ini tuan"
Michael berdiri,memegang krah kemeja Nico dan mendekatkan wajahnya.
"aku tidak mau tau Nic,cari dan bawa dia kemari" desisnya hampir seperti ancaman.
tuan,kau ini keras kepala,tapi selalu merepotkan aku.
__ADS_1
"Baik tuan muda"
tuh kan,aku dilema lagi.mau bela tuan atau adiknya tuan.sama-sama galaknya.Ohh Tuhann...kenapa aku terjebak diantara kakak adik nggak berakhlak gini sih?
"Tunggu Nic"
ape lagi sihhh tuaaann....aku juga capek tau!!
"iya tuan"
"rahasiakan semua ini dari siapapun.orang yang melakukan ini akan menerima balasan yang setimpal"
"saya permisi tuan" menundukkan kepala hormat lalu mengunci pintu kembali.
Bayangan kejadian malam itu membayanginya.Bagaimana dia menampar Shinta tanpa belas kasih hingga gadia itu terluka parah.Dia melakukannya tanpa minta penjelasan apapun.Dan Shinta juga masih tetap berdiri dalam diamnya.Tanpa perlawanan,tanpa pembelaan.Istrinya seakan hendak mengatakan bahwa ia tidak bersalah dalam diamnya.Hati Michael nyeri.
Michael meruntuki kebodohannya.Menyesali perbuatannya dan terpuruk lagi dalam penyesalannya.Andai waktu bisa diputar kembali...dia masih berharap meski terlambat.
*********
Mengitari meja,wanita itu ingin memastikan bahwa Michael yang dulu sudah kembali.
"Mic..kau"
Pandangan tajam,wajah datar yang dingin,dagu yang mendongak sombong.Khas Michael sudah terpampang rapi.Tidak ada lagi Michael yang depresi.
"aku menyetujui saran mom untuk menikah"
dduuuuuaaaaarrrr
Laura bersorak dalam hati.Akhirnya Michael setuju menikah lagi dengan Alicia.Pantaslah anak lelakinya itu sudah kembali ke performa awal.Tampaknya dia audah move on.Akhirnya cita-citanya berhasil.Ia akan mendapatkan menantu sepadan yang akan dia banggakan pada teman-teman sosialitanya.
"syukurlah kalau kau sudah sadar sayang.Sekarang mom akan beritau Alice ya.Sekalian mom mau mengadakan lamaran pada keluarga Reeves.Kalau bisa secepatnya kalian menikah.Mom akan mengadakan pesta besar dan akan diliput seluruh cabang stasiun TV kita"
__ADS_1
Laura berlari kekamar untuk berganti baju.Terlalu bersemangat.Disisi lain,Michael dengan senyum smirk masih menikmati kopi paginya.
*******
Di kediaman Reeves,Laura mengumbar tawa lepas sambil sesekali mengobrol dengan suami istri Reeves.
"Kita harus segera menikahkan anak-anak kita reev" Laura sedikit memajukan tubuhnya saat mengatakan soal pernikahan.
"apa Mic sudah setuju?" tanya nyonya Reeves serius.
"ohh tentu saja.dia baru saja mengatakan padaku bahwa dia bersedia menikahi Alice"
"lusa kita adakan pertunangan mereka Lau,minggu depan kita gelar pesta besar-besaran.bagaimana menurutmu?"
Laura tertawa senang.Inilah impiannya dari dulu.Dengan pernikahan ini,maka sayap bisnisnya akan makin lebar.Tidak dibutuhkan rasa cinta atau kecocokan bagi kalangan mereka.Pernikahan hanya sebagai sarana bisnis terselubung.Syukur kalau mereka jatuh cinta,kalau tidak ya anggap saja itu tebusan atas semua kemewahan yang sudah diterima putra orang-orang kaya.Tidak ada yang gratis didunia ini.
"aku ingin pertunangan ini ditayangkan live Reev,agar wanita jalang mantan istri Michael tau dia hanya sampah"
Alicia muncul dari pintu depan dengan langkah sempoyongan.Semalam dia baru saja berpesta minum di salah satu club malam.Menunggu pagi dalam kondisi mabuk berat,dia tertidur hingga kesiangan.Jadilah dia dalam kondisi sekarang.
Mendengar suara laura diruang tamu dia buru-buru menyelinap lewat pintu samping.Dengan cepat dia masuk kekamar pelayan,mandi kilat untuk menghilangkan bau rokok dan alkohol dari tubuhnya.
Sekarang tidak ada pilihan baginya selain meminjam baju pelayan tadi.Diobrak abriknya lemari pakaian untuk mencari-cari model yang cocok.Hasilnya zonk.Kebanyakan bajunya adalah baju bukan trend yang akan memalukan jika dia memakainya didepan Laura.
"sssttttt...cepat kau ambil bajuku diruang setrika sekarang" perintahnya pada pelayan yang kebetulan lewat.Wanita itu segera mencari pakaian sesuai perintahnya.Sesaat kemudian dia kembali menenteng pakaian santai yang langsung direbut Alice tanpa berterimakasih.
Selesai dengan urusan baju,Alice berniat menemui Laura.Entah apa yang dikatakan Mama papanya pada Laura saat mungkin wanita itu menanyakan keberadaanya.
"Selamat pagi tante"
"haii Alice sayang,kemarilah.Tante khusus datang kemari melamarmu"
"hah??beneran tan?"
__ADS_1
"iya dong.Mic sudah setuju menikah denganmu"
Alice tertawa bahagia.Memeluk semua orang dalam ruangan bergantian dan duduk manis disebuah sofa panjang.Untuk urusan acting tidak usah meragukan kemampuannya.Dia gadis penuh obsesi yang akan menghalalkan semua cara agar tujuannya terlaksana.