Cinta Atlit Dan Pelatih

Cinta Atlit Dan Pelatih
Gak Munafik


__ADS_3

Sampai pesawat membawa dirinya jauh ke atas awan, dirinya semakin galau menenangkan gejolak haginya. Apa kabar dirinya ? sudah 6 bulan sejak terakhir mereka bersama. Bahkan ketika kakak Esternya menikah, yang hadir hanya bu Bidan.


Andien semakin sunyi, karena dulu biasa kakak nya tidur bersamanya. Namun melihat rumah tangga kakaknya baik, keluarga kakak iparnya baik pada sang kakak, kebayang gimana kelak dirinya jika berumah tangga.


Andien mencoba memejamkan matanya , namun pikirannya sangat banyak . Edward akhir akhir ini sangat sibuk, karena penugasannya dari sistim pemerintah.


Andien tahu, sejauh ini Edward pacar yang stabil, dewasa dan sangat memanjakannya. Mengerti kesibukan pelatihan Andien, mengerti pertandingan Andien lalui.


Satu satu moment, Edward selalu menemani Andien latihan dan datang di pertandingan, memberi support , memberi dukungan.


Namun sosok Dimas, selalu bisa menghipnotis Andien, bisa larut dalam dunia yang tanpa kata ,bisa mengerti.


Sesudah mendarat, Dita teman Andien pun menjemputnya.


" Mndua kah engkau Din?".


" Maunya gimana ? ," ujar Andien membalas celotehan sang teman.


" Kamu gak nyesal, menyia nyiakan pak dokter baik dan ganteng."


" Menurutmu gimana ?".


" Kamu nemui dokter cinta kan?".


Andien hanya tersenyum.

__ADS_1


" Enggak, nemui bapaknya langsung beb."


" Yang benar aja loh Beb, mau ngelamar cowok ?".


" Iya, mau lamar sekalian nikah," ujar Andien ngakak.


" Yah ...,pak dokter patah hati dehhhh".


" Husss ,gak segitunya kali, murni jenguk ,gak mikir apapun."


" Kamu muna dehhh, alias mjnafik Beb, aku bisa melihat, jiwamu gak tenang, sisa cinta itu masih berakar, cinta pertama, cinta yang gak kan mungkin di lupakan kan?".


" Udah ahhh, kamu kepo dehhhh".


" Yah Beb, biar gak usah jauh jajh, toh besok udah balik lagi."


" Maklum nih, artis hebat, tanding aja sampai di elu elukan. Di undang ke istana negara eyyy, dapat pembayaran, apa udah kebeli rumah beb?".


" Mudah mudahan terkumpul Beb, masih ngumpulin uang. "


" Doain ya beb".


" Pasti ..., " ujar Dita.


" Apa kamu pernah pacaran dengan dokter cinta ?".

__ADS_1


" Gak..., saling suka , namun tidak menjalin apapun, cinta dalam diam, hanya yah memang aku menghindari banyak hal.Karena usia, perbedaan keyakinan, seperti saat ini, papinya terbaring, pasti ngarab dia secepatnya menikah, sesangkan aku. masih sekolah, aku juga atelit, mana nyambung kan, banyak pertimbanganlah."


" Kamu tuh salah loh Ndien, nemui orang yang sejalan, klop , enak , nyaman ,itu susah loh, gak gampang."


" Orang aja beda usia 20 tahun fine fine aja ,kamu hanya beda 8tahun, udah banyak mikir, " ujar Dita.


" Love me if you dare, cintai aku jika kamu berani, satu kata sejuta makna , begitulah isi dari ukiran jam yang kamu selalu kenakan, namun memaknainya kamu gak bisa Ndien. Kamu bilang sendiei itu dari Dimas, tetapi kamu gak peka banget, beneran oon atau idiot sih kamu?, " ujar Dita.


" Memahami seseorang itu susah Dit, apalagi memahami perasaan sendiri, ego ,pemikiran jauh,l dan bimbang , bercampur aduk, beneran."


" Setuju Ndien, memang memahami orang lain sangat susah, apalagi memahami diri sendiri."


" Sedih ya Ndien, menyukai seseorang, tetapi tidak bisa brrsatu, wanita lebih mementingkan perasaan dari pada logika, beda banget sama pria."


" Benar Dita, kurang apa lagi sosok Edward, dia baik, setia, dia care kalau aku sibuk tanding, dia support banget sama aku, keluarganya baik, namun ...., aku gak tahu, mengapa masih teringat dengan sosok yang kamu katain dokter cinta , aku merasa banyak salah, dan yah kedatanganku, di satu sisi hanya menjenguk orangtuanya, di sisi lain, gak munafik, ingin bertemu dengannya walau liat saja ,udah ,gitu aja hatiku ini."


🥰😍🥰😍🥰😍


Jangan Lupa


Like


Vote


Koment

__ADS_1


__ADS_2