Cinta Atlit Dan Pelatih

Cinta Atlit Dan Pelatih
Mengapa


__ADS_3

Andien di panggil pihak pelatihan. Dengan langkah malas Andien menyusuri lorong dan ditengah perjalanan dia bertemu dengan pelatih nya.


" Mau kemana Ndien ?".


" Di panggil ke depan pak."


" Ada tamu datang ngunjungi ?".


" Gak tahu pak, buat apa di panggil."


" Kamu bermain sudah bagus Ndien, hanya kosentrasimu buyar. Jadilah pemain dslam suasana hati segalau apapun, sekesal apapun tetap normal dan melampiaskannya pada bola, bukan pada kesalahan demi kesalahan.Kamu sudah memenangi Finnish Open 2018,kamu setiap turnamen selalu menang dan membawa pulang hadiah, di mana kamu terkadang sempat tertinggal enam poin dan justru akhirnya mampu menyusul dan menutup set tersebut dengan kemenangan."


" Lawan bermain terlalu agresif di set kedua karena sudah kehilangan skor di set pertama, yang berbuntut pada kesalahan pukulan. Oleh karena itu, di set kedua Andien lebih bersabar dan menunggu kesempatan mencuri poin meski sempat tertinggal cukup jauh di set tersebut, mau gimana lagi kan pak."


" Meski unggul, namun kamu Ndien , ingin tetap mempertahankan konsentrasinya agar bisa bermain lebih baik pada pertandingan selanjutnya."


Andien tersenyum.


" Kamu juga menang di turnamen Spain Masters 2023, seusai menundukkan pebulu tangkisย asal India Ndien."


" Kemenangan mu ,langsung dua set dengan skor 21-8, 21-8 dalam tempo 29 menit, meraih gelar juara tur dunia Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF World Tour) untuk kali pertama. Kamu semangat Ndien, jangan kacau ya Ndien, kamu mendapatkan hadiah dari presiden, bahkan makan malam nya wajib tertunda atas keberangkatan besok ."


" Kamu menerapkan permainan reli-reli panjang serta penempatan bola pada sudut-sudut yang sulit, kamu pandai membaca situasi Ndien."


" Saat interval, kamu gak lihat Ndien, pelatih lawan berupaya menyemangati anak asuhnya dengan berujar, "you can do it, c'mon!".


" Ya pak."


" Karir mu stabil Ndien. Jaga kestabilan perasaan mu, penataan emosimu".

__ADS_1


" Benar kan Ndien ?".


Andien tertawa, merasa lucu dengan cara sang pelatih menyemangatinya.


" Mau kemana pak ?".


" Nyari udara, siapa tahu ketemu jodoh Ndien,soalnya gebetan kandas kena tikung sama pacar masa kecil mu Ndien ."


" Tetapi aku melihatmu tak se indah awal Ndien."


" Jangan judge Pak, jangan ngetawain."


" Kamu tuh harusnya lebih bahagia Ndien."


Andien hanya mengangguk.


Ketika Andien hendak memasuki ruangan disana dia melihat Dimas.


Dimas menyusulnya.


" Besok mas antarin aja ke bandara. Kita pulang aja Ndien."


" Gak usah ".


" Ndien , bukan solusi kita begini kan. "


" Aku gak larang apapun yang kamu mau lakukan, sebebas apapun kamu lakukan, kamu bebas se bebas bebasnya, " ujar Andien berusaha tersenyum.


" Jangan ganggu aku, masalah kita cukup menguras emosi ku, permainan ku buruk, latihan ku extra dan menguras tenaga. Aku tidak ada kekuatan bertengkar denganmu."

__ADS_1


" Panggil mas....".


" Kalau emosiku meletup letup, yah ini adanya aku, biar kamu tahu.Tetapi harusnya kamu tahu ".


Dimas menghembuskan nafasnya berat.


" Kamu perlu tahu, aku tidak pernah menduakanmu Ndien, mau percaya apa tidak."


" Mana ada buaya menolak bangkai, " ujar Andien tersenyum dalam rasa lukanya.


" Cukup baik perlakuan kamu pada anak pasien mu, mungkin kalau anak sendiri ada ,belum tentu juga seperhatian itu bukan ?", ujar Andien berusaha tersenyum dalam setiap katanya.


Padahal hatinya terluka.


" Ndien.....".


" Interaksi kalian sangat baik, baiknya sembuhkan dia, sudahi hubungan kita, semoga dia sembuh dengan penanganan dokter handal sepertimu, kalian bisa hidup bahagia sampai selama lamanya."


" Tega kamu mengatakannya pada mas Ndien."


" Kamu katakan tega ," Andien tertawa.


Dimas mendekati Andien, memeluk nya dengan erat, tetapi Andien tidak respek sama sekali.Rasa kecewa yang Andien alami belum bisa dia maafkan.


๐Ÿ˜”๐Ÿ˜”๐Ÿ˜”๐Ÿ˜”๐Ÿ˜”๐Ÿ˜”


Jangan Lupa


Like

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2