
Andien sangat bahagia ,melihat kakak nya. hari ini bertunangan dan 2 hari lagi menikah. Acara pertunangan di adakan di gereja. Andien begitu bahagia, melihat wajah sang mamak dan bapaknya.Melihat kebahagiaan sang kakak dan keluarga pihak laki laki juga sangat bahagia.
" Begitu indah, itulah dalan hati Andien."
" Kenapa mata mu berkaca kaca bang ".
" Jangan ejekin abang dek, kamu juga, " ujar Ardi tersenyum.
" Jodoh kita kapan ya bang, se bahagia ini, klop, keluarga pihak laki laki baik, hormat banget sama mamak, bapak, tulang, tante , family, kita merasa di hargai ya bang."
" Ya dek, apa pilihan anak kita, seharusnya kita dukung, selagi baik, banyakan mertua dan menantu berkonflik, entah apa saja mau di ributkan, menantu gini salah, anaknya tetap benar, dia belain."
" Harusnya biarkan mandiri kan bang, jangan campuri urusan rumah tangga anak."
" Iyalah, memang begitu baiknya."
" Lihat bang, masih malu malu kak Ester."
" Iya, malu tapi mau, hehehehe...," ujar Ardi.
" Calon abang mana, gak ada gandengan abang, pilih aja pariban bang, tuh berjejer , " ujar Andien ngakak.
" Janganlah menikah sama pariban dek, sama yang lain aja, abang gak mau, karena hubungan abang nanti sama isteri ,rusak semua kekerabatan.Karena gak ada rumah tangga yang mulus saja kan dek."
" Benar bang.Jadi pasangan la kita ya bang, soalnya jomblo kita berdua, hahahaha, high quality jomblo," ujar Andien ngakak.
" Sttttt... jangan bilang bilang dek, malu,xixixixi, " ujar Ardi.
" Udah cukup di gangguin bapak sama mamak sedari semalam ,kita bergandengan karena jomblo, derita si jomblo lah ya bang."
" Iya, kayak pesta gini, satu satu nanya, kapan nyusul, mana pasangan, rasanya kelu lidah menjawab dek."
" Kalau aku yang di tanya bang, kapan ke Samosir kapan ke Medan, jumpa fans family disana, hahahaha".
" Wajib pulang kita dek, berlibjr dulu para jojoba, jomblo jomblo bahagia, hehehehe".
__ADS_1
" Berlibur biar dapat inspirasi pasangan hidup, iya bang?".
" Apapun jadilah dek, hahaha."
" Mamak sama bapak pun ikut katanya, mau bulan madu orang itu, mesti kali hangek hangekkan kita ya bang ".( manas manasi).
" Dek, ada cowok tampan tuh, tapi tampanan Dimas kan."
" Ihhh abang, mulai gangguin adek ya. "
" Asal kau bahagia, abang siap jadi biro jodoh dek."
" Abang masih sering berhubungan sama Dimas."
" Hmmmm."
" Hmmm aja kamu jawab, tuh di belakang kamu siapa , coba lihat."
Andien membalik belakang dan sangat terkejut, disana Dimas, bu bidan dan papi Dimas.
" Bapak..., kok gak kabari datang pak, bu".
" Rambut mas kenapa, gondrong."
" Mikirkan cinta nya dia nak, berharap di terima, " ujar bapak Dimas mengedipkan mata pada sang anak.
" Kapan sampainya bu ?".
" Kemarin nak, tetapi mas mu sibuk ngurus kepindahannya kemari, dia bilang mau tugas disini dulu."
Ardi menyiku Andien.
" Mas ,sakit sikunya, " ujar Andien dengan polosnya.
Ardi menggaruk kepalanya.
__ADS_1
" Ester cantik, bahagia banget mereka ya nak."
" Iya Bu, mamak juga cantik kan bu, jarang jarang berdolek, sekali bersolek, pangling liat mamak bu."
" Iya, pangling, sampai gangguin mamak melulu kan Ndirn, " ujar Dimas.
" Iya mas, hehehehe, mumpung mamak over PD, hahahaha, bapak pun gangguin mamak, katanya mamak seperti usia 17tahun, ngerayu banget," ujar Andien.
" Mas , bapak dan ibu udah makan ?".
" Udah nak."
" Nanti makan siang, Andien bawa ke ruangab yabg halal ya bu."
" Iya nak."
" Kamu cantik banget nak, tapi kurusan."
" Tinggal tulang kan bu," ujar Ardi .
" Iya, jangan kurusan lagi, apa malas minum susu nak?".
" Iya bu, malas buat susu, kalau gak di paksa ababg, gak minum, abang jadi perawat Andien."
" Acaranya sudah selesai, 2hari lagi menikahnya di gereja dekat rumah pihak laki laki bu, dari gereja baru ke gedung."
" Ya nak."
Dimas menatap Andien ,penuh dengan tatapan kehangatan, jujur dia sangat merindukan Andien.
😍🥰😘😍🥰😘😍🥰😘
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Vote
Koment