
Andien masih mengingat kata kata Edward,gak gampang melupakan sosok Airin bagi hidupnya.Kamu tahu bertapa besar cinta yang kutanam padamu.Semua kata kata Edward kembali melintas di pikirannya.
Edward berjalan, dan berkata pada dirinya sendiri.
" Setelah tidak denganmu, banyak orang baik yang menawarkan hatinya untukku,namun lagi lagi aku membuat mereka kalah dan mundur,hanya karena bersaing dengan kenanganmu.Jujur aku sulit melepaskanmu Ndien."
" Kalau kamu nanya ,apa aku kangen sama kamu, aku kangen bangetlah Ndien. Aku sangat kangen sama seseorang yang masih ada di dalam hati aku Ndien.
" Aku jadi berkata pada diri ku sendiri Ndien, jangan menjadi orang baik, namun wajib menjadi orang yang iklas.Karena orang baik belum tentu iklas.Orang iklas belum tentu baik.Jangan menyerah dan berusaha lebih dewasa lagi.Be your self.Cape? istirahat yah,percaya takdir, me time secukupnya."
" Sekarang sewajarnya saja, kemarin terlalu berlebihan rasanya, makanya sakitnya juga dalam, sembuhnya juga susah. Di cintai atau tidak,terserah.Berusaha tidak peduli. Bahkan jika itu palsu, terima kasih karena pernah merasakan
dicintai."
" Aku telah tinggalkan hati terdalam, hingga tiada cinta yang tersisa di jiwa".
" Jika aku gagal, aku akan bangkit, Tuhan akan bawa aku untuk melalui nya.Dulu kamu mengatakan ,kamu takut kehilanganku, namun karena jarak, kuta LDR dan sosok itu melekat kuat dari dirimu, membuat semuanya seperti benang kusut.Saat ku tanya ,kenapa kamu berhenti bertahan dan berjuang,aku masih ingat , sambil menangis, kamu menjawab, aku pernah sangat ingin mempertahankan kamu, aku sudah berjuang untuk itu, tetapi kamu juga tahu kan, karang yang kokoh , di terpa ombak akan hancur. Andai perasaanku bisa di ukur, akulah pemenang dari semua orang yang menyukai kamu. Jika pada akhirnya aku menyerah, percayalah aku sudah berusaha mati matian untuk ini semua, untuk tidak kalah dengan keadaan. Sekarang aku sudah menyerah. Karena akhirnya aku tidak mampu membohongi kata hati.Kamu meminta maaf atas kesalahan kamu, dan meminta maaf cara kamu memperlakukan saya. Selalu menyalahkan dirimu, namun aku juga salah, tidak bisa meyakinkan kamu, tidak bisa menghapus sosok yang ada dalam hatimu, andai aku bisa, aku sudah memenangkan hatimu."
" Aku pikir ,sakit yang paling hebat adalah kehilangan, namun paling menyakitkan bertahan. Aku pikir sakit yang teramat adalah melihat seseorang pergi,namun ternyata lebih hancur bertahan dan dia menduakan. Aku pikir sangat menyedihkan saat tidak punya siapa siapa, namun lebih menyedihkan, saat memilikinya tidak mau berjuang lagi."
Terlalu sayang membuat diri menjadi bodoh. Ahhhh...kebodohan ini menjadi sesalkah, namun melihatnya hanya bisa menunduk, dia juga sudah berusaha buat menerima, buat berjuang, malah terlihat kasihan , tanpa pelatih, kemudian dia juga sendiri, seakan menghukum dirinya, bagi dia yang sangat aku sayangi aku tidak mampu melihat dia terluka, lebih dari lukaku, aku melihat semua yang ada padanya, berjuang , banyak pikiran, namun jawab bisa mengendalikan diri, buat jadi tulang punggung keluarganya. Galau ku pun bergejolak.
__ADS_1
Mas bodoh, mau melepaskan orang se baik dia, yah seperti kata adikku Ajeng, aku bodoh melepaskannya. Dia sangat baik, lucu, bisa buat orang orang menyayanginya, jujur, polos dan pejuang, rasanya bersamanya , membuat waktu cepat berlalu.
Edward menerima telepon dari sang adik nya itu Ajeng.
" Hallo...".
" Ya hallo....".
" Mas ketemuan sama Andien?".
" Ya dek."
" Kamu belum ngomong sama Andien ?".
" Baikanlah dek, namanya belum jodoh."
" Bukan belum jodoh mas, jodoh bisa di jadi jadi in."
" Kalau jodoh di jadi jadiin dek, gak akan panjang jalan ceritanya."
" Setidaknya menikah sekali seumur hidup bang."
__ADS_1
" Jika dia menikah hanya karena kesalahan, dia gak akan bahagia dek, kita akan memenjarakan orang, jika kita bwnar benar mencintai, maka kita akan tulus memberi kebahagiaannya,bukan membelenggunya."
Ajeng hanya diam.
" Abang gak nyesal ?".
" Jika dia bahagia , mas iklas dek."
" Terserah mas lah, mas gak bisa move on, pening deh."
" Kamu juga susah move on kan, karena Andien."
Ajeng kembali diam.
🤩😍🥰😍🤩😛
Jangan Lupa
Like
Vote
__ADS_1
Koment