Cinta Atlit Dan Pelatih

Cinta Atlit Dan Pelatih
Bercanda


__ADS_3

Acara Ester sudah selesai, Andien , Ardi, Dimas pun membantu membereskan rumah.


Family menggangguin Dimas dan Andien.


Dimas begitu sopan, baik dan sangat kelihatan bisa berbaur dengan keluarga Andien.


Apalagi dengan ardi, Dimas sangat kompak, bermainngame. bahkan mengerjakan apapun yang di suruh mamak.


" Jangan menolak yang baik Ndien, perbedaan no problem, lihat, limited edition tuh dokter cinta," ujar Sang Tante


" Andien masih berkancah di bidang olah raga, gimana hubungan mereka ,mereka yang akan menjalani kan , tulang no problem, udah lama kenal Dimas, baik anaknya, sopan, jujur, orangtuanya pun baik, perbedaan keyakinan, akan mereka selesaikan, bisa di mana saja menikah, " ujar sang tulang.


" Hatiku sebagai mamak , nyaman kalau Dimas yang bersama anakku bang, dari kecil, dia lebih memilih terluka demi melindungi Andien. Gak pernah macam macam, mau nya sama Andien sedari dulu, jagain Andien banget, orangtuanya juga mendukung, kami pun merestui, kami gak peduli apa kata orang, yang menjalani mereka."


" Urusan hati, mana bisa di paksa, yang di paksa gak akan ada bahagianya ," ujar sang tante.


" Biarkan saja mereka jalani, kita hanya men support, " ujar Tulang.


" Lihat Ardi, kompak kali sama Dimas, kan enak ipar sama ipar dekat".


" Dimas gak tua tua amatlah, dah mapan, soal umur Tuhan yang tahu, lihat aja, mau yang muda, banyak juga meninggal."


" Lihat mereka kelelahan, bahagia kali pudan kita itu, gitulah kalau memang sama sama suka, kita udah ngerasain duluan."


" Benar kali kata kata kakak, dia lacaran sama dokter Edward, gak se ceria dengan Dimas.Dimas pun sampai membangun rumah megah, gigi mempersiapkan masa depan, rumahnya kayak mereka buat dalam game, orangtua Dimas cerita sama aku kak, sejak Andien pacaran, Dimas sendu, sedih, gak ada gairah hidup, kerja dari pagi, lupa waktu, satunya anak mereka. Makanya mereka kasihan juga ."

__ADS_1


" Iyalah, mana baiknya saja, bapak dukung , " ujar bapak Andien.


" Lihatlah, pegal mungkin tangan Ardi, dia urut, lucu memang Dimas ini ya kak, tilus ,keliatan gak banyak tingkah."


" Dokter Edward pun baik kak, makanya sedih juga lihat dokter Edward. Mau gimana lagi kak."


" Iyalah, gak jodoh ,di apain pun gak jodoh."


Andien terlihat tersipu malu, mendengar guyonan sang abang dan Dimas.


Mereka tertawa, sambil membereskan semua bagian.


" Ndien, bagian yang ini, bagus di rubah dikit, praktisnya jalan dari samping melewati ini, gak kesusahan mamak kalau mau ke daerah bagian tengah rumah."


" Kalian memang sama bro, Andien pun bilang begitu ke aku, pemikiran kalian srjalan, jodoh banget kalian, cuocokkk polll, " ledek Ardi.


" Rumah ini bagus Ndien plafond nya tinggi, dan lantai 2 nya , apa kamar kalian ?".


" Iya Dim, mau naik ke lantai 2 ?".


" Boleh ?".


" Ya bolehlah, " ujar Andien tertawa


" Bawa cemilan kalau ke atas nak, itu ada roti ketawa dari Siantar ,tante mu bawa, biar di coba si dokter cinta dulu ".

__ADS_1


Dimas pun tertawa dengan guyonan mami Andien.


" Tadi bu bidan sama papi mu Dim, udah balik ke rumah depan, kalau di ingat ingat, kamu sering boncengi Andien ,kalau ke sekolah."


" Boncengan gratisan mak, " ujar dimas membuat ngakak tante. bapak dan tulang Andien.


" Bawa ke kampung dokter cinta mu Ndien. Biar dia rasakan air danau toba dulu, " ujar sang tante.


" Ente bisa gak ke kampung bulan Desember jalan kita, lihat air terjun Efrata , trus ke bukit holbung kita, bukitnya keren Dim, trus kita ke liling danau toba, bakar ikan di danau, kamu kan pandai mancing."


" Aku ikut."


" Gitu dong Dim, jagain jodohmu, disana, banyak penggemarnya , pasti sedikit banyaknya pariban lah, lain lagi menjodoh kan anak anak mereka.Tahu sendiri, bulan desember, anak mereka balik kampung, yang belum ada pacar, do jodoh jodoh kan lah, " ujar Ardi


" Abang pun hati hati, di jodohkan nanti disana ," ledek Andien.


Ardi pun mengacak rambut Andien.


🍓🥰🥰🍓🥰🍓🥰🍓


Jangan Lupa


Like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2