
Teringat saat kita bersama, kau ajarkan aku tentang cinta, yang tak akan pernah aku lupa.Sepanjang waktu ku menantimu. Setiap malam aku merindu. Menanggung rindu aku tak mampu. Disini aku takkan terbuai, ku berharap kita takkan usai, dan sampai diujung petemuan.Satu yang s’lalu ku pinta , Kau dan aku menjadi kita, Di akhir cerita.
Rasa khawatir dan harapan pada sebuah hubungan yang terbatas oleh "perbedaan".Dalam sebuah hubungan yang menghadapi perbedaan jarak maupun status yang membuat harapan itu hanya menjadi sebuah impian.
Mau mengeluh tentang arti kelelahan, tetapi masih ada yang lebih lelah, dan mereka tidak berisik.Kalau gak menikah dengan kamu, aku gak akan tahu, seperti inilah yang terjadi.Yahhhh...deserve better, deserver happines.Rasanya terlalu lama buat menjemout bahagiaku sendiri.Manusia berpendapat hanya pada moment saat itu makanya perlu nya kita menikmati hidup dalam posisi saat ini.
Menikah karena cinta ,cuma model bucin bucinan, gak ada yang kuat, bakal hhancu di tengah jalan.Bagiku setelah menikah baru tahu,komposisi cinta 10%, dan 90% adalah komitment, kerja sama, saling terbuka,kompromi, Ekonomi,prinsip,cara berpikir,dan hubungan dengan keluarga besar, real banget.Pernikahan sering di pertanyakan kapan tapi mempertahankan pernikahan itu tak mudah. Komunikasi yg baik adalah pondasi nya.. tapi komunikasi yg terjalin baik.. niscaya lambat laun akan runtuh.
Menikah itu 10% Dunia 90% keimanan,tanpa keimanan, komunikasi sampai mulut berbusa pun tetap Tidak bisa mempertahankan rumah tangga.
Fondasinya adalah satu tujuan/tujuannya sama dan respect, cinta bisa tumbuh.
Aku gak cari suami yang muluk muluk, biar seru menikmati pernikahan,memang sih gak ngerasain ngontrak, tetapi saling menguatkan itu penting bagiku, jujur, dan tidak mendua.
Kamu bukan gak ada action dengan masalah yang kita hadapi, aku akui. Kamu menemui menjelaskan padaku, aku masih dalam keadaan marah, kamu tahu gak sih, marah nya wanita itu bisa berhari hari, bahkan berbulan bulan.Dan aku bukanntipikal manusia bisa bermanis mulut, bermanis sikap.Aku orangnya apa adanya.Aku gak akan menjadi pengemis kasih sayang, pengemis perhatian.
Seumur hidup itu terlalu lama jika hidup bersama orang yang salah,seumur hidup akan terasa sebentar jika dilalui dengan orang yang mencintai kita, menyayangi kita, peduli perasaan dan hidup kita .Menikahlah dengan orang yang bisa berbagi dengan kita. Karena dalam hidup terlalu banyak hal yang bisa kita bagi dengan pasangan.Carilah seseorang yang selalu menggandengmu bukan mencambukmu dari belakang. Carilah orang yang bisa kamu pegang ucapannya,dan bisa melindungimu selamanya.
Andien sangat terkejut, saat pemain dari negara China, bela belain datang buat nemui Andien. Dia orangnya baik, namun yah status Andien bukan single , Andien gak mau, hubungannya dengan suami yang sudah runyam, di tambah buruk dengan kehadiran pemain dari negara China tersebut.
Namanya Ming Ju, sering di panggil Juju.
__ADS_1
Bingung sih, saat dia memberikan buket bunga. Andien tahu ,sedari dulu, Ming Ju memang penggemarnya, entah apa istimewanya diri Andien dimatanya. Kalau sudah bertanding di China , sudah di pastikan Ming Ju pasti membawa Andien dan temannya jalan kemana mana.
" Kapan datang Ming ju ?".
" Baru sampai, " ujar nya.
" Baru selesai latihan ?".
Andien mengangguk.
( Mereka selalu ngomong dalam bahasa Inggris, Ming Ju fasih ).
" Next kompetisi , kita di Quatar kan Ndien."
Andien mengangguk.
Andien hanya menunduk.
" Jalan yuk Ndien ....".
" Hmmmm....., bareng teman aja ,boleh ?".
__ADS_1
Ming Ju tersenyum.
" Apa karena kamu masih menjaganya Ndien ? , apa di Indonesia jalan bareng berdua gak boleh ?".
" Hmmm..., lebih tepatnya, ada hati yang harus aku jaga Ming Ju".
" Apa dia menjaga hatimu juga Ndien ?".
" Entahlah Juju, yang penting dari akunya , aku gak mau kita di pemberitaan ,ter expose jalan bareng, padahal kita just friend, aku gak mau ,kamu masuk dalam pusaran keruwetan masalahku. Aku tahu, bukan kali ini aja kamu datang men support aku, bahkan sebelum aku menikah, kamu datang beberapa kali, bahkan bareng pemain cow yang tampan, dan banyak kami yang cuci mata hehehehe".
Ming Ju tertawa.
" Namun kamu menolakku Ndien."
Andien hanya tersenyum.
😔😔😔😔😔😔😔
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Vote
Koment