Cinta Atlit Dan Pelatih

Cinta Atlit Dan Pelatih
Masih Ada


__ADS_3

" Jika dia menginginkanku mengapa tidak mengejar malah menghilang".


Sebuah kalimat yang Andien baca dari salah satu status temannya.Ngena banget dengan apa yang dia alami saat ini.


" Dek, abang antar aja yah ke bandara ," ujar Ardi .


" Ya bang, makasih," jawab Andien.


" Apa kamu sedih, karena papi Dimas sakit dek?".


" ya sedihlah bang. Andien di perlakukan mereka seperti anak sendiri."


" Ya dek, walau bagaimana pun kamu dan Dimas ruwetnya, hubungan silahturahmi harus di jaga yah. Walau kamu udah jalan sama Edward, pandai pandai jaga diri, jodoh gak ada yang tahu dek."


" Ya bang, abang bela banget sama mas Dimas."


" Keluarga nya baik, dianya juga baik, hanya beda usia dan keyakinan, yang buat kamu berat kan dek, yah sah sah aja sih, itu pemikiran kamu, karena kan kamu yang menjalani, dan soal teman satu kantor abang itu, hmmm dianya bohong dek, ngaku ngaku pacar Dimas, gak dek, malahan temannya yang lain ngebuka, dia yang ngebet sendiri, malahan sampai agresif ke Surabaya bolak balik, sewaktu berantem sesama mereka ,kebongkar dia agresif dan mufahan, kata temannya sambil saling jawab gitu, teman nya bilang dia ke GR ran ."


" Jadwal tanding apa udah keluar dek ?".


" Udah bang, tanding di Bali bang, Andien bakalan ujian susulan lagi."


" Gimana persiapan latihannya dek ?".


" Seperti biasa bang ".


" Jaga makan nya ya dek, jangan sembafangan makan, jahui stres."


" Ya bang."


" Edward juga baik, sayang dan mencintai kamu, kamu masih belajar mencintainya kan ?".


Andien hanya tersenyum.


" Kamu datang aja, pasti bu Bidan udah senang. Apa masih nelepon bu Bidan kamu dek ?".


" Nelepon bang, tetapi bu bidan gak bolang apa apa tentang bapak, jadi Andien gak tahu, heran juga rumahnya kosong gitu bang, Andien nanya ,kata bu bidan lagi ke Surabaya , ngunjungin mas Dimas."


" Bu bidan tahu dek, kamu tanding terus, kejuaraan terus. Mjngkin gak cerita , gak mau kamu kepikiran."


" Mungkin juga bang ".


" Disana lagi musim hujan, teman abang kan ada tugas disana. Jangan hujan hujanan yah:.


" Ihh abang ngeledekin aja dehhh".


Andien dan Ardi pun tertawa.

__ADS_1


" Udah sampai, untung adikku ini gak ngerepotin , bawa ransel. udah cus terbangnya."


" Kan cuma 2 hari bang. "


" Pakai apa ke rumah sakit dek?".


" Teman jemput bang, teman yang biasa ikut tanding."


" Yala dek, hati hati ya, sampai Surabaya kabari mamak sama abang dan kak Ester."


" Ya bang. "


Andien pun melangkah kan kakinya di bandara. Edward tidak bisa mengantarkannya ,karena sedang dinas di luar kota.


Andien menyusuri bandara, begitu ramai suasana disana .


Andien melakukan cek in dan memasuki gate dimana tertera di tiketnya.


Sebenarnya , Edward cukup tahu, bagaimana perasaan Andien padanya. Perasaan itu begitu rapuh, tidaklah kuat.


Andien menatap akun IG nya , tidak ada lagi status pembaruan di akun Dimas. Demikian juga Andien. Sanpai saat ini, belum pernah Andien meng expose fotonya dengan Edward, selain tidak mau jadi bahan gosip, Andien juga tidak mau privasinya di campuri orang banyak.


Andien memainkan game , sambil menunggu keberangkatannya.


Di bandara , di putar sebuah lagu yang sangat mendalam , membuat Andien terenyuh. Ansien juga ikut bernyanyi , setiap liriknya.


Rindu dalam Hati


Berharap kuterbangun dari sebuah mimpi


Ini bukan kenyataan


Namun adanya tak ada di sini


Kau meninggalkanku karena kesalahanku


Mungkin ingin bertemu masih ada


Ingin memeluk masih ada


Sayang kini tak bisa


Kau telah memilihnya oh


Mungkin saat hatiku masih sayang


Salahku memutus cinta

__ADS_1


Dan kini kumenyesal


Rindu hanya di dalam hati


Andaikan aku


Tak tergesa memutuskanmu


Karena egoku hati ini tak akan begini


Setiap ingat dirimu rasanya ingin kembali


Mungkin ingin bertemu masih ada


Ingin memeluk masih ada


Sayang kini tak bisa


Kau telah memilihnya oh


Mungkin saat hatiku masih sayang


Salahku memutus cinta


Dan kini kumenyesal


Rindu hanya di dalam hati


Ingin memutar waktu


Ingin mengulang lagi


Aku tak bisa berpaling lagi


Begitu juga aku


Jauh di relung hati


Sungguh tak mampu tuk berpindah cinta


Andien tertunduk memandangi foto wisuda Dimas, foto mereka berdua.


😔😔😔😔😔


Jangan Lupa


Like

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2