Cinta Atlit Dan Pelatih

Cinta Atlit Dan Pelatih
Kembali


__ADS_3

Andien duduk sambil tertawa bercanda bersama papi Dimas dan bu bidan. Andien cukup terkejut saat di toilet umum, para perawat pada bergosip.


" Kalian tahukan Dokter Dimas gak pernah dekat sama siapapun, malahan banyak dokter silih berganti, dari dokter Martha, dokter Rebeka, dokter Rina, dokter Isabel, dan nih dokter Shelly kan ngarep banget, liat aja ,nempel kayak prangko.Mereka pacaran apa gak sih? kalau makan di kantin, dokter Shelly kan pasti duduk di dekat dokter Dimas."


" Dokter Shelly cakep kan, banyaj yang bilang mereka pasangan klop, satu server. Tapi yah itu, dokter Dimas aku liat sih biasa aja, malahan sama Andien yang atelit, wihhh keren dokter Dimas nya. Gendong ala bridal style, trus natap Andien terus. Terus peduli banget. Terus keliatan sorot matanya memang sesuatu banget. Kalian gak lihat ?".


" Aku lihat, memang benar kata katamu, interaksi dokter Dimas, lebih sih sama Andien, namun kan mereka beda usia jauh juga. Masih SMA kan Andien nya. di tabloit apa gitu, dan di Intertaiment pernah di kupas, soal Andien bersekolah dimana, rumahnya, orangtua nya, Andien keluarga sederhana kan, beda sama dokter Dimas. Trus keyakinan, mereka kan berbeda. berat banget yah soal keyakinan."


" Iya, apa di ijinkan ,dokter Dimas anak satu satunya.Kalau dokter Shelly sih se iman, nqmun se iman kalau gak di hati, gimana, gak bisa sejalan kan perasaan dan perbedaan."


" Dokter Dimas, orangnya baik , sopan, sama pasien loyal banget dari dokter lainnya, kalau di panggil ke rumah sakit, jam berapa aja ,dia datang, gak mandang kaya atau miskin, pantas bangwt anak nya dokter dan bidan, pintar, baik hati lagi."


" Iya benar, rumah nya kan di dekat rumah sakit ini, baru selesai dibangun, semua pada kepo, nanyain ,kapan peresmian masuk rumah baru.Eh dianya bilang gini, nyonya rumahnya duluan lihat surprice nya, calonnya akan dia bawa duluan, nanti kalau udah sama ,baru dia undang makan makannya , aduh sweet banget yah dokter Dimas. apa Andien, atelit badminton calon nyonya nya? misteri banget sih dokter Dimasnya."


" Andien cantik, manis ,tinggi, putih, menggemaskan kan, liat di lapangan aja ,banyak yang naksir, pemain Denmark aja sampai ke sorot kasi bunga kemenangannya ke Andien, semua penonton bersorak. Lain atelit China minta foto bareng ."


" Atelit kan masa kejayaannya cepat berlalu, karena faktor U, alias usia."


" Benar...".


" Eh aku cabut dulu, dah bel nih tugas sama dokter Renata."


" Aku juga mau ke pasien cuci darah nih, bye

__ADS_1


semua ".


Ketika suasana sepi, Andien baru berani kekuar, rasanya di ceritain dan di dengar , rasanya sulit di jelaskan.


Andien melangkah keluar dari toilet, kemudian ketika melangkah, langkahnga di hentikan seseorang . Dan Andien terkejut dokter Shelly menghentikan langkahnya.


" Bisa ngobrol berdua ?".


Andien mengangguk.


Mereka pun duduk di kursi taman.


" Kamu sudah ada pacar kan Ndien ? dari kakak aku, pacar kamu dokter Edward kan ?".


Andien mengangguk.


" Saya gak pernah memanfaatkan keadaan," ujar Andien.


" Kamu kembali mendekati Dimas, jangan harap ".


" Terserah apa pandangan anda tentang saya, namun apapun urusan pribadi saya , bukan urusan anda."


" Jahui Dimas, jangan serakah kamu ".

__ADS_1


" Soal menjahui, saya udah coba, tetapi jika memang hati kami sama, apapun bisa terjadi."


" Dengan menduakan pacarmu, tega banget kamu."


" Itu urusan saya dengan pacar saya, bukan urusan anda. Anda meng interogasi saya , apa yakin Dimas nya mau sama kamu ? apa yakin dianya ada hati sama kamu, atau sebatas rekan kerja ?".


Shelly menatap dengan penuh kesal.


" Kamu gak takut, saya bilangin ke Edward ,apa yang kamu lakukan dengan Dimas?, kamu cewek murahan kan, tidur di rumah Dimas."


" Murahan atau tidak, bukan porsi anda menilai, apapun yang saya lakukan, akan saya pertanggung jawabkan."


Andien perlahan melangkah menjauh.


🎶🎼🎶🎼🎶🎼🎶🎼


Jangan Lupa


Like


Vote


Koment

__ADS_1


__ADS_2