Cinta Atlit Dan Pelatih

Cinta Atlit Dan Pelatih
Rumus Cinta Dan Rumus Cerai


__ADS_3

Rumus cinta itu enggak cuman satu lho. Layaknya seorang profesional matematika, ternyata banyak sekali formula-formula cinta yang kutemui di dunia ini. Bisa tambah, kurang, kali, sampai pembagian. Contohnya:



Cinta \= (Aku + Kamu) X selamanya


Cinta \= (Aku + masa lalu) + (kamu + masa lalu)


Cinta \= (Aku - Mantan) + (Kamu - Mantan)


Cinta \= (Aku:Waktu) + (Kamu:waktu)


Cinta \= Aku + Kamu



Dan masih banyak rumus lainnya yang masih terbang sebagai ide di kepala dan belum sempat kutuliskan. Hehehe. Tapi dari semua rumus, formula, itung-itungan matematika cinta yang tercipta, hanya ada satu rumus yang paling aku suka. Rumus paling tersederhana, yaitu:



Cinta \= Cinta



Nah, gimana dengan kalian? Punya rumus matematika cinta jugakah?

__ADS_1


Aku juga punya rumus perceraian


Cerai \=(aku + kamu )× masalah


Cerai \= ( aku + egois) + ( Kamu + egois)


Cerai \= (Aku + tdk memaafkan) + ( Kamu + tidak memaafkan)


Cerai \= ( aku : waktu) + (Kamu: waktu)


Cerai ( Aku + kamu ) : Hancur.


Andien membaca sebuah artikel di handphonenya.


Terjadi lagi. Kericuhan itu baru kali ini terjadi. Memporak-porandakan keseimbangan hidup. Bukan, ini bukan pertengakaran, tepatnya perdebatan tak berujung antara hati, pikiran, dan batin, prinsip ,kepercayaan yang selama ini menjadi dasar hubungan mereka, seakan tidak berkompromi. Tidak, aku tidak menginginkan menjadi sang pemenang. Kupikir rekonsiliasi, pemufakatan, perundingan lebih menarik. Hukan suatu perpisahan yang melukaimu ataupun melukaiku.



Hai, hati, pikiran, dan batin, temani aku untuk menerima, yah. Jangan, jangan terburu-buru. Pelan-pelan saja. Memang memaafkan itu sulit, melupakan kesalahan itu juga tidak mudah. Tunggu sampai diriku sanggup mengatakan, “sudahlah, sudah terjadi. Terimakan saja. Jalani. Jangan lagi kau pertanyakan, bukankah belajar memaafkan itu lebih melegakan dan ada damai disana."


Kehidupan manusia tidak pernah berhenti,di dalam kehidupan begitu banyak jalan, lorong, jembatan dan lintasan.Tentang Rumah dan Pulang, itu harus setiap pasangan pegangbteguh setelah menikah. Mungkin ada ratusan juta pasang kaki yang berjalan pulang menuju rumah, masih mencari pulang, atau bahkan belum menemukan rumah.



Ada manusia yang berakhir pada genteng bocor, tembok retak, jendela berderit, dan tangan-tangan yang mendekap hangat. Itu artinya, dia pulang pada cinta. Ada yang berdiam di antara mata-mata sinis, kata-kata tajam, tembok tebal, dan makanan melimpah.

__ADS_1


Itu berarti dia pulang untuk mengistirahatkan tubuh dan bukan hatinya. Ada yang berteman dengan keheningan, kesunyian, tanpa kata. Itu artinya dia pulang pada dirinya sendiri. Jangan, jangan kau artikan sebagai kesepian. Bisa jadi dia pulang pada kekuatan mengarungi kehidupan. Ada yang berkali-kali memutar arah, membaca ulang peta, mengetuk pintu yang tak pernah dibuka, atau bahkan justru pergi meninggalkan rumah yang dikira rumahnya.



Ah, banyak, sangat banyak rumah dan juga sangat banyak jalan pulang. Sepertinya manusia bukan lupa pulang, bukan tak menemukan rumah, bukan tak ada jalan pulang, setiap.insan manusia berbeda beda. Tidaklah sama. Rumahku dan rumahmu bisa berbeda. Jalanku dan jalanmu juga berbeda. Pulangku dan pulangmu tidaklah harus sama.


Hanya ada satu hal yang pasti, mungkin yang paling sulit diterimakan itu bila kamu harus pulang pada rumah yang tak kauinginkan melalui jalan yang tak kaumau.


Cinta mampu membuat seorang perempuan sekuat baja. Tak peduli seberapa keras palu menghantam, tulangnya teguh, hatinya kukuh, tekadnya utuh. Namun, cinta juga bisa membuat perempuan rapuh, laksana awan yang langsung tercerai-berai seketika saat tersapa angin.


Apakah kamu setuju? Atau tidak? Terlepas dari kontroversi.


🥰😍🥰😍🥰😍🥰😍


Jangan Lupa


Like


vote


Koment



__ADS_1




__ADS_2