Cinta Atlit Dan Pelatih

Cinta Atlit Dan Pelatih
Siapa Dia


__ADS_3

Malam itu, setelah makan, Andien terkejut dengan pemberitahuan kak Ester, bahwa dia akan di lamar pacatnya.Keluarga mereka akhir minggu akan datang melamar.Andien memeluk kakaknya, memberi ucapan selamat.


Demikian juga mamak,bapak dan bang Ardi.


" Yah ,abang di langkahi," ujar Andien.


" Gak apa apa dk, siapapun yang berjodoh duluan , gak masalah."


" Abang gak ada pacar?".


" Mana ada dek, wanita jaman sekarang mau sama pria yang sederhana bahkan kekurangan.Rumah aja gak punya."


" Sulit memang bang, rata rata wanita matre, gak mau susah dari nol ,wanita begitu langka bang."


" Kalau ada pria sederhana mau menikahi kamu dekzkamu mau gak?".


" Kalau dia bisa meyakinkan Andien,Andien mau bang.Asal dia benar benar menyayangi Andien,gak menduakan Andien,gak menyia nyiakan Andien."


" Adek abang usah dewasa juga", ujar Ardi.


Andien tersenyum.


" Kalau abang menyukai pria beda agama gimana?".


" Itu berat juga dek banyak kan yang harus di lalui,menikah gak bisa di sini,orangtua gimana, kompleks masalahnya dek,tetapi banyak kan jaman sekarang gitu."


" Berat kan bang, soalnya masalah prinsipil, Andien gak bisa melepaskan agama Andien buat seseorang. "


" Jadi ...kamu menyukai pria beda agama dek?".


" Ihhhhh...ujar Andien tertunduk malu".


" Cari yang se iman ya dek".

__ADS_1


Andien hanya diam .


" Apa Dimas orangnya?".


Andien hanya diam,ketika malam itu, Andien dan Ardi duduk di teras cerita.


" Usia kalian terpaut jauh dek, kamu masih banyak menggapai cita cita, Dimas nungguin kamu, mana mungkin."


" Ya bang".


" Firman? Aryo? gimana?".


" Andien belum mikir apa apa bang."


" Andien hanya mikir soal sekolah dan latihan serta pertandingan bang".


" Ya lah dek. Jika kamu berhasil,abang bangga dek."


" Abang jadi manajer Andien aja,kalau Andien berhasil".


Andien dan Ardi ngakak.


Malam itu Andien hanya menatap malam, wanita yang datang ke rumah Dimas menari nari di pelupuk matanya.Rasanya Andien gak sebanding dengan wanita itu.Cantik, sexy, bermobil, se iman,se profesi.Dan nyali Andien pun ciut.


Harus tahu diri Andien, jangan biarkan perasaan itu berkembang. Mana mungkin orang sukses mau sama kamu, beda usia, beda profesi, beda keyakinan.Berat...,apalagi dia anak.satu satunya laki laki,pasti di tentang lecuali kamunya yang ngalah.Kamu mau ngalah soal keyakinan?kalaupun kalian bersama kelak?


Ketika pagi tiba , Andien seperti biasa , membantu sang ibu.


" Kamu kenapa nak, gak bersemangat gitu, ada masalah?".


" Enggak kok nak ,mamak ada ada aja pertanyaannya."


" Yah begitulah ,hati seorang mamak itu ,peka sama anaknya."

__ADS_1


Andien tersenyum.Gak ada apa apa kok mak.


" Hari ini tanding kan nak, tahap seleksi,akan mengikuti perlombaan bergengsi kan?".


" Iya mak".


" Fokuslah sayang jangan banyak pikiran,konsentrasi.Mamak dukung 1000 persen."


Andien tersenyum.


Andien memeluk sang ibu.Rasanya tenang dan damai.


" Bang , antarin Andien ya".


Ardi mengacungkan jempolnya.


Andien pun mandi, bergegas menyiapkan pakaian dan raketnya sang abang lap dan persiapkan.Selesai sarapan, Andien, Ardi pamit sama kedua orangtua mereka.


Sesari pagi sampai siang, Andien berjuang mengalahkan satu demi satu , penyaringan sangat ketat.


Andien menjadi pusat perhatian banyak pelatih, bahkan atelit yang ikut kejuaraan nasional Andien tajlukkan dengan gampang.Andien menjadi pusat perhatian kala itu.


Deru nafas Andien, tepukan kemenangan membuat Andien membuat tanda salib. Karena kemenagannya ,mengantarkannya bertanding di Surabaya 3 minggu lagi.Andien sangat bahagia.


Beberapa pelatih tunggal puteri menyalami Andien.Dan beberapa lawan mengakui Andien sangat berbakat.


Andien hanya menunduk tersenyum,pelukan dari Ardi sang abang sangat berarti baginya.


🥰🥰🥰🥰🥰


Jangan Lupa


Like

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2