
Selepas Andien sudah pulih, Andien pun menghadap ke pelatih dan bagian kepengurusan, meminta cuti dari dunia bulu tangkis tentu saja ada kesedihan , namun Andien juga memang menginginkan hadir nya anak dalam keluarga mereka.
Banyak pelatih menyayangkan keputusan Andien,kaeena usia Andien masih sangat muda. Apalagi fakum dan kembali ke dunia badminton tidak semudah membalikkan telapak tangan.Namun apapun ke depannya. Andien sudah memilih untuk membesarkan kedua anak kembar nya.
Di sepanjang kehamilan, Andien sering mual dan yang selalu menjaganya mami Dimas dan papinya. Bahkan Dimas rela bolak balik melihat sang isteri, di kala jam istirahat.
" Mas lebih menyayangi Andien ,apa karena Andien mengandung anak kita ?".
" Gak yaaaang, sampai kapanpun."
" Apa masih sesak yaaaang".
" Sesekali mas, kata dokter wajar karena baby twins."
" Papi sangat bahagia, mami juga ".
" Mas bahagja ?".
" Sudah pasti yaaaang."
" Bahkan mami dan papi, ngajak mamak dan bapak ke toko perlengkapan bayi, mereka borong, kita sampai gak tahu."
" Mamak apalagi mas, ini cucu dari anak bungsunya, pasti beda, penantian mamak, buat anak kita ada itu besar mas".
" Benar yaaaang, asal begitu lahir ,kedua Twins gak salah pola asuh."
__ADS_1
" Wajib yaaaang."
9 Bulan lebih 2 minggu , Andien pun mengalami kontraksi, malam itu begitu larut, Sudah pasti keluarga Dimas dan keluarga Andien sibuk membawa Andien ke rumah sakit, bahkan bang Ardi yang menyetir.
Erangan dan jeritan Andien begitu membuat semua cemas.
Dimas memutuskan agar Andien di operasi, apalagi bayi yang di kandungnya bayi kembar.
Iringan doa dan semangat mereka tujukan pada Andien, Andien berusaha tetap kuat.Proses operasi cesar berjalan lancar, bahkan Dimas selalu menemani Andiendi kamar operasi.
Ketika kedua bayi itu mereka pandang, sungguh cantik dan tampan .
Kedua bayi itu ,masih di dalam inkubator, karena beratnya kurang.
Bayi begitu putih, perbauran wajah Dimas dan Andien.
Waktu tidak terasa sudah begitu banyak di lalui, sejak kelahiran baby twins ,papi dimas pun semakin kuat, melihat kedua cucu nya ,hatinya bahagia.Keingat waktu membesarkan Dimas dan Andien.
Ardi dan Ester juga selalu membantu Abi mengasuh kedua anaknya, namanya anak kembar, nangis satu , maka yang satunya lagi menangis.
Andien tersenyum melihat tidak terasa kedua anaknya sudah hampir berusia 1 tahun, Andien pun sudah kembali berlatih, menurunkan berat badannya yang sempat mengalami kenaikan sejak mengandung baby twins.
Andien sangat terharu, sang suami selalu mensuportnya. Menghargai pilihan Andien.Bahkan urusan mengasuh si kembar ,kalau Andien latihan di samping rumah, diserahkan pada isteri Ardi dan kedua oma nya ,yaitu bu bidan dan si mamak.
" Berat masih perlu di kurangi yaaaang ?".
__ADS_1
" Yah mas, kenaikan badan Andien sangat signifikan. Namun gak bisa diet, Andien kan memberi asi exclusif"
" Makasih sudah melahirkan kedua twins yaaang, mereka bahkan cepat jalannya, semua hal dipegang lihat bertapa mereka menggemaskan yaaang ".
Andien mengangguk.
" Melihat maminya latihan sampai segitunya sayaaang, " ujar andien mengusap wajah anak laki lakinya.
" Minta gendong ya bang...?" , Mami Andien masih bau loh".
Abram tetap merengek , walau Andien memberikan alasan.
Andien langsung menggendong Abram. Wajah Abram sangat bahagia.
" Mami nya masih bau dek...".
Abram hanya tertawa.
Andien sangat bahagia , memandikan dirinya sekaligus memandikan Abram, si paling baik, memang suka air, Abram pun sangat bahagia bisa memeluk sang mami dengan erat.
🤩🤩🥰😍😍🤩🤩
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Vote
Koment