
Malam itu mereka bernyanyi dengan Andien pemain biola , dan kedua anak tante dan tulang pandai bermain gitar.
Udara dingin tidak menghalang kebersamaan mereka.
Hari begitu indah, bintang bertaburan, mereka juga menyempatkan diri ke puncak 2000 buat melihat bintang, dan luar biasa pemandangan disana. Jiwa petualang mereka meronta, sepulang dari puncak 2000, mereka pun sampai ke Villa, mereka pun tidur.
Mereka tidur di sebuah ruangan besar, berjejer sambil memutar film misteri.Dekapan Dimas membuat Andien sangat nyaman.
" Besok prewed abang kan bang ?".
Ardi mengangguk.
" Abang jangan begadang, nanti mata abang kayak mata panda."
Semua pun tertawa.
" Sudah beberapa kali ke Samosir , gak pernah singgah ke bukit holbung, " ujar Andien.
" Makanya, ada libur panjang gini, manfaatin dek, sambil jadi dayangnya abang, jangan sampai iri lihat syuting abang ya dek."
" Ihhh abang, abang nanti Andien bawa ke Sumba ,kami prewed disana ," ujar Andien ngakak.
" Keren dek, Sumba sangat bagus, sumba alamnya sangat memukau."
" Andien juga bakalan ke pulau kelor, pantai merah,taman nasional komodo, pengah reef/ pulau padar."
" Auto pamer dek ?".
" nyambil bang, hehehe..., bawa mamak, bapak dan camer bang, biar mereka bulan madu ke 2 bang "
Ardi tertawa .
__ADS_1
" Kalau gak gitu, jarang mamak sama bapak liburan kan dek."
" Iya bang, sayang cuti abang nanti habis karena persiapan pernikahan."
" Kita nabung ya dek. Rencana kalian menikah di mana ?".
" Singapura Di, hanya keluarga ini , semua surat sudah di urus.
" Kisah cinta kalian sungguh panjang alurnya Dim".
" Susah dapat si pudan Di, beneran susah."
Ardi dan lainnya pun tertawa.
" Udah ,tidur la kalian nak, biar besok gak kesiangan fotonya."
" Ke efrata juga kita besok, mau nyemplung bisa Ndien, " ujar sang Tulang.
" Iyalah nak, teman sekampung. wajib ,jangan sombong kan nak."
Andien mengangguk.
Malam semakin dingin , jaket dan kaus kaki memberikan kehangatan pada Andien.
Dimas menggenggam tangan Andien, sampai Andien tertidur pulas.
Dan paginya mereka berangkat menuju bukit holbung, lebih dahulu ke air terjun Efrata, air yang dingin membuat Andien enggan mandi, sama dengan para anak tante dan sang Tulang, air begitu segar, membuat mereka betah berlama lama disana ,ber foto, membuat video, dan menyaksikan prewed sang abang .
Dengan pakaian prewed yang di sediakan Bridal, alam begitu menyatu dengan mereka.Sungguh sangat indah.
Andien dan para penggemar nya mencicipi kure dari ubi dan gula merah,lapet namanya, dan juga melepaskan seleranya makan itak itak dan ombus ombus, tepung beras di isi gula merah, panas panas kue itu, di bawa penggemarnya, Andirn tidak lupa memesan makanan dekat beberapa warung buat mereka.
__ADS_1
Mereka bernyanyi, bergitar, sangat indah, cuaca yang berkabut dan sejuk menambah keakraban.
Beberapa pemilik warung juga berfoto bersama Andien ,goreng pisang, bakwan ,kopi hangat juga menemani keceriaan mereka.
Andien sangat senang, dengan kemajuan tehnologi, mau pertandingan apapun, bisa di nonton masyarakat sampai ke pelosok daerah.
" Walau area berbukit dan lembah, jaringan dan siaran televisi kuat mas, sampai mereka selalu menonton pertandingan sepak bola, basket, badminton, " ujar Andien.
" Mangganya manis Ndien."
" Iya mas, daerah haranggaol, manis manis mangga nya ,walau mangga usang, gak ada busuk."
" Penggemar kamu setia kali Ndien, on tjme, datang dan salut mas."
Andien membagikan berbagai kaos gambarnya, plus memberi tanda tangan, juga tas buat mereka bersekolah, sponsor nya selalu memberikan pada Andien ,berbagai cenderamata buat para fans, dan ada juga beberapa cendera mata, jakaet dan tas, Andien tempahkan di tempat konfeksi mili Dimas.
Tentu saja , suka cita itu bertambah, mereka sangat bangga mendapatkan hadiah dari Andien.
Andien berpose dan memeluk mereka satu persatu.Keramahan Andien membuat mereka nyaman dan bahagia.
Bagi Andien, hal kecil bisa membuat mereka bahagia.
🥰😍🥰😍😋😍🥲
Jangan Lupa
Like
Vote
Koment
__ADS_1