Cinta Atlit Dan Pelatih

Cinta Atlit Dan Pelatih
Twins


__ADS_3

Tentu saja Ardi, Ester, mamak, mami dan kedua bapak pun ikut berbondong bondong ke rumah sakit.Mereka syok mendengar Andien masuk rumah sakit. Rasa cemas , rasa khawatir bercampur aduk. Dan mereka pun di batasi jumlahnya ketika memasuki ruangan Abi.


Tentu saja Ardi menayakan ke dokter yang menangani sang adik, apa penyebab penyakit sang adik. Tentu saja Ardi sangat terkejut, sang adik sedang mengandung.Mana baru selesai bertanding. Ardi sampai terduduk.


" Jadi Andien adik saya, sedang mengandung dok ?".


" Ya pak, bapak syok banget."


" Tentu saja, saya kan abangnya, manajernya juga. Dan saya gak tahu adek saya mengandung, resikonya kan sangat berat jika sewaktu pertandingan kenapa kenapa.OMG....," ujar Ardi mengusap wajahnya.


" Andien tidak menyadari dia mengandung, lumrah karena biasa hamil pertama kali yah begitu, seorang dokterpun bisa jadi gak menyadari dia sedang hamil, apalagi jika sibuk."


" Adik anda mengalami kontraksi dan wajib di syukuri, tidak mengalami pendarahan, karena penanganan suaminya juga kan seorang dokter. Jadi cepat tanggap."


" Jadi apa yang harus di perhatikan dok ?".


" Kalau Andien mengalami kontraksi, ada obat di masukkan dari *****, dan ada juga bisa melalui suntikan, jika kontraksi sudah di ambang batas normal.Apalagi baby nya twins, terdapat 2 biji ,semoga berkembang dengan baik, dan mereka akan terlahir twins."


" A...a..apa? twins ? Jerit Ester syok."


" Merawat ibu yang hamil twins ,butuh perhatian khusus, karena asupan sang ibu, wajib di perhatikan guna berat dan tumbuh kembang sang anak bertumbuh optimal, sang ibu kalau atelit ,wajib bed rest dari kegiatan. Hanya boleh olah raga ringan ketika tahapan kontraksi tidak ada sama sekali, karena kalau kontraksi, resiko kegugurannya sangat tinggi."


Ester dan Ardi mengangguk.


" Untuk sementara, pasien jangan terlalu lelah, jangan biarkan naik turun tangga, dan hindari demam."


" Baik dok, makasih, " ujar Ardi dan Ester berbarengan.

__ADS_1


" Kita menyampaikan berita ini pelan pelan ya Dek, soalnya papi Dimas kan ada jantung, gak boleh syok tiba tiba ,orang sakit jantung ,sedih gak boleh, terlalu bahagia juga gak boleh. Dan kita wajib jagain si pudan."


" Ya bang, wajib".


Ardi dan Ester kembali melihat ke ruangan sang Adik, mami mertua dan sang mama pun ikut.


" Sakit apa kamu nak, sang mami menangis tersedu sedu."


Ardi langsung mendekap sang mamak.


" Adek gak apa apa mak, adek malahan sedang berjuang buat baby nya."


" Baby ????, apa mamak gak salah tangkap nak?".


" Mamak mau tangkap apaan ? ," Ujar Ardi tertawa.


Ardi memandang mami Dimas dan sang mamak syok tidak bisa berkata apa apa.


" Andien mengalami kontraksi, kan baru bertanding, naik pesawat lagi, begitu landing, Andien memaksakan keluar dan akhirnya gak sanggup, rubuh dalam dekapan Dimas, kronologinya begitu ".


Sang mami merrua matanya sudah berkaca kaca ,demikian juga sang mamak.


" Gak paham kamu nak sedang mengandung, anak pertama begitulah kalau mengandung, sering gak begitu mengerti."


Andien mengangguk, air mata Andien juga mengalir.


" Jangan nangis nak, kamu harus sehat, makasih nak, mami sama mamak sangat bahagia. "

__ADS_1


Mami Dimas mengusap wajah sang menantu.


Andien sangat ngantuk dan memang seperti kata dokter, efek obatnya yaitu membuat ngantuk.


" Ardi saja yang jagain adek mak, toh Dimas juga bertugasnya kan disini."


" Ya nak."


" Bu, nanti sama bapak, di kabari oelan pelan soal adek, jangan sampai bapak terkejut,karena bapak ada jantung juga."


" Iya Di, makasihbingatkan ibu, namanya calon cucu pertama ,hati ibu aja bahagia banget Di, gak terlukiskan dengan kata kata."


Mamak Andien menggenggam tangan sang besan.


" Kita banyak doa ya besan, agar Andien sehat, anaknya sehat, kita di ijinkan melihat bayi kembar ini, tahu sendiri kan , langsung double kebahagiaan kita, " ujar mamak Andien.


Mami Dimas pun mengangguk .


🥰😍🤩🥰😍🤩🤩


Jangan Lupa


Like


Vote


Koment

__ADS_1


__ADS_2