
Kau tikam aku dengan cintamu,rasanya perih.
Andien bangun dan memandang beberapa tanaman kesukaannya.
" Nak kaku tuh kenapa ? , jangan terlalu banyak pikiran."
" Gak apa apa mak, " ujar Andien.
" Mami mertua mu di bawah ".
Andien mengangguk.
Andien bergegas mandi dan berpakaian, Andien pun turun ke bawah.
" Mami sudah makan ?".
" Udah nak, di warung mamak tadi. Makan lontong medan."
" Kamu mau makan rendang kan Ndien, ini nak , makanlah. Mamak juga udah buat di kemasan plastik, bisa kamu bawa kalau tanding. "
" Makasih mak".
" Kamu sering susah adaptasi makanan. Mami juga udah buat teri medan di sambal pakai kacang."
Andien mengangguk.
Andien perlahan menikmati masakan sang mamak.
Setelahnitu, Abi pamitan pulang dan membawa kemasan rendang.
" Mami marah ke Dimas, dia pulang malam. Mami nanya soal wanita, dia ngaku keluar dengan wanita, namun Katanya bukan siapa siapanya Ndien."
" Andien lihat mas ngebakso dekat sekolahan , mamang sampai bilang, setiap kesini pakai mobil wanita itu, juga beberapa kali datang berdua ."
__ADS_1
" Kamu gak labrak mereka Ndien ?".
" Buat apa mi, kalau memang mas sudah tidak menyukai Andien, Andien bisa apa mi?".
" Kita selidiki dulu Ndien, jangan main tangkap dan mem viralkan. Maunya apa tuh anak ,buat malu aja."
" Kalau pasien apa mungkin mi, tapi kenal baik, atau apa dokter ?".
" Kamu mau kita buntuti Ndien ?".
" Gak mi....".
Sang mami hanya menunduk.
" Kamu gak percaya pada suamimu Ndien ?".
" Dari sekian lama kami bersama, tidak pernah mas sekalipun menduakan Andien. Sebagai seorang kekasih dulu Andien merasa nyaman, gak cemburuan, karena kami saling membutuhkan. Namun setelah menikah beda versi ya Mi, mempercayai itu gak semudah membalikkan telapak tangan."
" Kamu cemburu Ndien ?".
" Jangan menomorsatukan manusia Mi, nomor satukan lah Tuhan, karena manusia tidak ada yang perfect dan sempurna."
Sang mami memeluk Andien.
" Harusnya kita datangi Ndien, kalau mas mu salah jalan, kita lah pengingat nya nak."
" Jika perasaan itu berubah mi, jika pria menggebu gebu jatuh cinta kembali pada wanita baru nya, maka....sia sia aja Mi, mau di nasehati, di pisahkan, di kejar , hanya buat lelah. Tidak ada yang dapat melawan takdir mi, walau sekalipun ada anak pengikat dalam rumah tangga, tidak juga dapat melewati badai. Ada manusia menomorsatukan pernikahan, namun juga jaman sekarang banyak mengabaikannya mi."
" Jadi kamu gimana Ndien ?".
" Gak gimana gimana Mi."
" Apa ada cerita sama keluarga mu nak ?".
__ADS_1
" Gak mi..., mau cerita apa pun Andien gak tahu mau cerita dari mana."
Andien hanya bisa tertunduk
" Temani mami beli tanaman yuk nak."
Andien mengangguk.
Setelah Andien pamit sama kedua orangtuanya, dia pun melajukan mobil .
Mereka menikmati pemburuan membeli angrek dan beberapa tanaman.
" Manusia terkadang seperti benalu ya Ndien, sudah jelas tahu status pria nya ber isteri, dan ber anak, masih mau dekat dengan suami orang. "
" Ya Mi, gak ada pemikiran, mereka menyakiti kaumnya sendiri, menyakiti hati anak anak nya dan mengakibatkan trauma berkepanjangan."
" Papi tadi sama siapa di rumah Mi ?".
" Sama teman nya datang nak."
" Kita udah selesai mi, balik yuk mi, kita masak buat makan malam mi."
" Ya nak."
Sesampai di rumah, Abi memandang rumah yang Dimas beli buat nya, pembangunan nya lumayan lama, rumah yang belum sempat di tempati, hajya berhiaskan beberapa foto pernikahan mereka.Bahkan perabotan belum ada sama sekali.
" Rumah ini kosong ,sepi , layaknya hatiku, "ujar Andien perlahan menghapus air matanya.
😔😔😔😔😔😔😔😔
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Vote
Koment