
" Kamu kayak mikirin sesuatu Ndien?".
" Hmmm, pulang sekolah nanti aku ikutan sesi foto dengan keluarga mas Dimas ".
" Wuihhh berat nih rasanya "
" Yah begitulah, aku udah nolak mas Dimas, ngatakan kami temenan aja, dia hanya diam, kemudian lain lagi ngadapin mami nya,yah kacau juga."
" Jadi gimana?".
" Aku gak bisa kan nyakiti hati mami, dia sangat baik."
" Hmmm, benar, tulus banget sayang sama kamu Ndien, kamu ngelupain beliau, entar kamu bisa di kutuk kayak maling kundang".
" Ihhhh.....".
" Aku gak bakalan kacang luoa sama kulit, aku tetap anak angkat mereka, aku sangat menyayangi mereka, di usia mereka separuh bahagia , mengenal mereka ,menyayangi aku, sangat besar artinya."
" Selamat prewed ya Ndien."
" Ihhh bigos dehhh, prewed segala".
" Jodoh Tuhan yang atur lohh, kamu boleh pacaran sama siapa aja, dia juga boleh pacaran sama siapa aja, kalau kalian masih dalam lingkaran jodoh,kalian pasti jodoh dan menikah, yakin deh kata kata ku ," ujar Keyshia.
" Yah, semua permainan takdir juga terlibat, aku hanya menjalani aja, terserah dimana berlabuh, satu hal yang aku minta sama Tuhan, aku ingin pasangan hidupku menyayangi aku satu selamanya,sampai maut memisahkan ."
" Amin....,semua punya keinginan begitu ya Ndien ".
Andien mengangguk.
__ADS_1
" Mas Edward gimana Ndien?".
" Gimana apanya sih Key ?".
" Ihhh pura pura dehhh ".
" Mas Edward hanya Wa aja, ku balas biasa aja, seperti biasa."
" Gak ada yang luar biasa atau special ??? " ledek Keysia.
" Gak ada yang gimana gimana ,beberan."
" Tunggu aja tanggal tayangnya, strategi mas Edward buat kamu kelpek klepek."
" Ngacooo, " ujar Andien.
Andien sibuk mengerjakan soal dari Pak Sinaga. Andien dengan cekatan menyelesaian 15 soal matematika.
Pintu mobil di buka kan Dimas, di bagian belakang sudah ada mami dan papi nya Dimas.
Andien duduk di kursi bagian depan. Andien semoat melirik dan mengedipkan mata pada kedua ' teman nya yang ngintip. Otomatis Ajeng dan Keyshia ngakak tertawa keluar dari persembunyian.
" Kita makan dulu ya Ndien, " ujar bu bidan.
" Iya bu."
" Bebek cabe hijau kesukaan mu, kita makan di tempat yah Ndien."
" Ya bu .".
__ADS_1
" Kamu semakin cantik dan manis Ndien, pasti banyak yah , yang ngejar kamu, ibu sering liat teman kamu, di depan pagar, kalau gak di warung simpang, sibuk bicarain kamu, anak SMA semua ".
Andien mengerutkan dahinya.
" Siapa pula mereka ya bu, Andien aja jarang keluar".
" Ibu rasa satu sekolahan sama kamu, tapi gak berani bertamu ke rumahmu."
Papi Dimas tertawa.
" Gitulah kalau punya anak gadis cakep, semua ngantri, dulu ibu mu gitu loh Dimas.Mamimu ayu, manis, baik hati, yang ngantri rame, saingan papi banyak, tetapi papi mu juga pemenang nya, mamimu nerima papi, padahal papi yah gak tinggi, hitam, anak orang biasa aja, kata mami, papi orangnya jujur dan ulet bekerja ".
" Kan terbukti pi, papi punya banyak usaha, gigih mensejahterakan keluarga, jadi dokter yang suka nolong masyarakat kurang mampu, dapat suami kalau kaya tetapi berbagi sulit buat apa yah pi.Dapat suami yang gak bisa nyenangin anak dan isteri ,ke laut aja ya pi, mami percaya sama papi, sampai tua, kemana papi, tetap bawa mami, ngak macam macam, setia, taat beribadah, gak ada pandangan poligami, walau papi mampu buat ber isteri berapa. Papi kekeh hanya hidup sama mami dan Dimas. Ketika anak kita meninggal, papi yang rawat mami, dari masak, bawa Dimas sekolah, sampai mami pulih dan nerima kenyataan. Dimas kalau udah berkeluarga ,tiru papimu ya nak, baik sampai akhir."
" Ya mi."
" Indah banget kisah ibu dan bapak, Andien mudah mudahan berjodoh dengan pria yang baik ya bu, biar gak sengsara, karena seram liat di tik tok, suami pukulin isteri, suami poligami dan selingkuh, ngeri liatnya bu."
" Ya nak, gitulah kehidupan jaman semakin berubah, manusia lebih dari setan tingkahnya."
" Gak takut dosa nak, " ujar papi Dimas.
🥰🥰🥰🥰🥰
Jangan Lupa
Like
Vote
__ADS_1
Koment