
Hari sudah lumayan larut,pukul 10 malam, Andien dan sang mamak , di antar Firman. Firman sosok yang gampang nyambung bicara sama Andien dan sang mamak.
Ketika melangkah turun, Andien terkejut melihat sosok Dimas dan sang bapak di teras rumah sedang ngobrol.
" Baru pulang ya nak?".
" Iya pak."
" Ndien, mas balik dulu ya, besok besok mas mampir lagi, soalnya mau bantu beresin juga,kasihan ponakan lain."
" Iya mas , gak apa apa.Hati hati di jalan ya mas".
" Beres Ndien."
Firman menyalami bapak Andien dan pamit sama semuanya.
Andien tersenyum .Firman memang sosok pria sopan dan humoris.
" Bang Ardi kemana pak?".
" Lagi jalan sama anak depan, bantu angkat orderan customer.Kasihan juga anak depan nak, sejak bapak nya pergi, dia dan ibunya jualan jualan.Ini udah lumayan, jadi pas ada pesanan, abangmu bantuin antar ber dua.Biar ada teman anak ibu Siti."
" Ya la pak, bu Siti dan anak anaknya juga baik. Kasihan bu Siti, di tinggalkan gitu aja."
" Bukan di tinggalkan gitu aja nak, suami bu Siti ternyata menikah lagi sama janda.Bu Siti pergi sama pak lurah ,ke tempat pesta.Namun bu Siti gak minta apa apa.Minta di talak aja. "
" Terus pak ?".
" Bu Siti pulang gitu di talak.Pesta tetap berlangsung gak ada masa iddah, mereka menari di atas luka bu Siti."
" Masa iddah untuk perempuan yang ditalak tiga yakni sekali haid. Masa iddah untuk perempuan yang menggungat cerai yakni sekali haid. Masa iddah untuk perempuan yang ditalak satu dan dua yakni sama seperti yang ditinggal meninggal oleh suaminya yaitu 4 bulan 10 hari.Biasa gitu Ndien," ujar Dimas
" Sedih banget di buat gitu, padahal bu Siti kurang apa ya pak, baik, rajin, ramah, hidup jauh dari kemewahan. Gak pernah suaminya bahagiakan gimana gimana, merintah aja.Sedih liatnya ,sering di bentak bapak itu.Liatnya gak tega Andien pak."
__ADS_1
" Mamakmu yang enak kan nak, bapak mu menghormati mamak.Mamak merepek, langsung di bantu kerja.Hanya yah ekonomi kita pas pasan nak.Susah mamak sama bapak nyekolahkan kalian."
" Harta banyakngak jaminan bahagia mak.Rasa cinta orang sering berubah begitu sudah menjadi isteri , berubah se iring waktu."
" Gak semua gitu nak, " ujar sang mamak.
" Banyakan gitu mak, jaman udah beda mak.Gampang orang selingkuh, menduakan, meninggalkan.Luka buat anak anak banyak.Teman Andien korban broken home banyak mak. Kasihan mereka kurang perhatian.Ibunya nikah lagi, ayahnya juga gitu.Dia tinggal sama neneknya,seperti anak terbuang."
" Ya nak, sulit mendapatkan pasangan jaman sekarang, makanya hati hati bergaul".
" Eh nak Dimas, apa usah lama datangnya?".
" Lumayan bu,udah 2 jaman."
" Ohhhh, ibu masuk dulu ya nak. udah pegel di acara tunangan Ratna, asik bejoged di ajak emak emak lain."
" Iya bu".
" Ya nak, pandai pandai jaga diri ya nak, jaga kesehatan."
" Ya bu, makasih."
Andien hanya diam duduk di teras .
" Mas mau balik besok ya dek".
" Ya mas."
" Kapan liburan datang ke Surabaya sama ibu ya dek.Ibu besok kesini, ajakin antarin mas,mau kan."
Andien mengangguk.
" Ada panggilan tugas mendadak,gak bisa lebih lama Ndien."
__ADS_1
" Iya mas.Gak apa apa."
" Firman kayaknya suka kamu ya Ndien?".
" Gak tahu mas."
" Andiennya gimana sama Firman?".
" Mas Firman sih baik, sopan, juga ramah, taat gereja.Kalau minggu kadang tugas gereja ,kami sama pergi gereja mas,gitu aja sih."
" Kamu menghindar dari mas apa karena kita beda keyakinan Ndien?".
" Gak kok mas.Mas itu sudah seperti saudara buat Andien."
" Kalau lebih dari saudara Ndien?".
" Buat beda agama masih gak di ijinkan kan mas, Andien gak bisa ninggalin keyakinan Andien, keyakinan kan hakiki mas.Gak bisa di putuskan,karena dari kecil di anut.Mas juga kan.Mas anak satu satunya. Mas bisa mendapat yang lebih."
Dimas menarik nafasnya panjang.
" Bagi mas, apapun agama membawa kebaikan Ndien. Jika kita memang jodoh, mas gak akan memaksa kamu menganut keyakinan mas.Masih banyak solusinya.Dan selepas kamu sekolah , mas pasti memikirkan nya."
Andien kembali hanya diam dengan kalimat mengambang dari Dimas.Tatapan Dimas pada Andien begitu teduh malam itu.
🥰🥰🥰🥰🥰
Jangan Lupa
Like
Vote
Koment
__ADS_1