Cinta Atlit Dan Pelatih

Cinta Atlit Dan Pelatih
Rasaku


__ADS_3

Tatapan Dimas sampai sosok Andien menjauh, menjadi satu tanda tanya bagi Lilian.


Tebakanku salah, kali ini kamu kecewa padaku, kalau kamu maunya begitu, jujur aku ga mau, bagaimana pun nanti, jikalau dunia membenci, aku akan tetap disini, balik lagi ya? Aku klo ga sama kamu, ga tau harus apa, dunia ku isinya tentang kamu, kalau kamu pergi aku ga tau kaya gimana, dalam hati, Dimas.


Jika nanti sia-sia,


aku mencintaimu disaat kau membenci dirimu,


Aku menyukai dirimu saat kau malu dengan dirimu, bahkan dititik terendahmu pun aku tidak pernah menghilang darimu, aku berikan support terbaik untukmu.


Bahkan, saat kau marah aku sabar menghadapi. Kau cuek sekalipun, aku tidak egois. Aku bertingkah sekonyol-konyolnya agar kau kembali tertawa, terkadang egomu luar biasa, gengsimu pun tak bisa dilawan.


Apa kau melihat aku menyerah? Tidak! Karena aku mencintaimu dengan segenap kurang dan lebihmu.


Aku juga punya masalah dalam kehidupan, gagal, kecewa, resah, meskipun kau tak bisa menenangkan apa yang aku rasa. Perjuanganku yang tak pernah kau balas kembali, hanya sekedar perhatian basa basi.


Itu sudah cukup bahagia bagiku.


Aku tidak pernah mencintai seseorang sedalam ini, sesakit ini, serumit ini, dan aku juga tidak bisa untuk meninggalkan hubungan yang terkadang begitu pahit.


Entah sabar akan berubah sadar!? Jika semua perjuangan ini sia-sia, bukan aku yang menyesal nantinya , tapi kamu yang tidak menemukan sosok aku di diri orang lain. Semua yang aku lakukan ini tidak pernah aku sesali, karena aku benar-benar mencintaimu.


Terimakasih telah datang, hati-hati untuk pulang.


Bahkan ga berani bermimpi pun..


Aku tetap melakukan nya sendiri.


Percayalah, sejatuh cinta nya aku

__ADS_1


Aku bisa sangat sabar menunggu dia balik mencintai ku.


Bukan mengemis, sejatinya memang siapa yg mau merasai seperti itu.


Ingin nya pun saling mencinta.


Apa daya Tuhan lah pemilik hati manusia yg sesungguh nya.


Pengen cerita, tapi responmu tidak seperti dulu lagi.


Sebenarnya aku mendengar apa yang mereka katakan. Hanya saja aku pura-pura tuli untuk melatih kesabaran.


Pergimu memang menghilangkan air mataku, tapi ternyata beberapa kebahagiaan juga ikut menghilang bersamamu.


Tidak mungkin aku berusaha berdekatan dengan seseorang yang mati Matian menjauhi aku.


Mungkin yg kamu tahu saat ini adalah aku sudah berhenti mencintai mu, namun itu salah. Aku bukan berhenti mencintai mu , Aku hanya berhenti mengharapkan mu.


Aku membebaskan diri dari ekspetasi untuk memilikimu, walaupun menahan itu semua cukup menyimpan sesak. Aku lepaskan kamu dari mimpi yg ku pikir kita akan bersama selamanya.


Jika memang mencintaiku adalah hal mustahil bagimu , Maka untuk melupakan mu adalah hal yg juga sulit untukku.


Maaf mungkin cintaku menjadi belenggu hitam untukmu


Ada org baru yang mencintaiku, dia begitu tulus mencintai kekurangan ku, tapi aku belum bisa mencintainya karna aku tidak bisa melupakan mu.


Aku sudah berjanji padamu, aku tidak mencintai orang lain selain dirimu jika aku mengingkar janji itu percayalah aku gagal mencintainya , tidak seperti aku mencintaimu dulu dan sampai kapanpun.


" Apa dia wanita yang kamu suka Dim?" ," tanya Liana.

__ADS_1


" Menurutmu....?, " tanya Dimas kembali.


" Sorot matamu beda, kamu memendam banyak rasa."


" Cantik, tinggi dan masih anak SMA yah?," ujar Liana .


" Benar, dia wanita yang mampu membolak balik hatiku."


" Kalian bermusuhan? dia menghindar dari kamu," ujar Liana.


" Ada problema saja, aku berharap akan segera selesai."


" Kamu masih berharap mengejarnya? apa kamu gak melihat aku mendekatimu, menyukaimu, lebih dari waktu ke waktu ? ," ujar Liana.


" Aku hanya mengenalnya . Hanya berharap dengan nya. Dan hanya dia satu satunya wanita yang aku nanti sampai kapanpun."


" Kamu gak lihat, dokter Edward dekat dengannya? ," ujar Liana.


Dimas hanya mengusap wajahnya dan hanya diam .


😔😔😔😔😔


Jangan Lupa


Like


Vote


Koment

__ADS_1


__ADS_2