Cinta Atlit Dan Pelatih

Cinta Atlit Dan Pelatih
Doni Setiawan


__ADS_3

Tidak terasa ,waktu liburan berakhir,dengan di antarkan sang Tulang dan Tante ,serta sepupu, mereka pun kembali pulang dan sudah sampai di rumah.


Bak anak bungsu, mamak dan bapak Andien memang sangat merindukan si manja, yaitu Andien.


Kesibukan pun berjalan sebagaimana mestinya, Andien langsung masuk pelatnas. sedangkan Dimas kembali bertugas. Tidak sampai 2 minggu lagi Ardi juga akan menikah.


Peluh menyelimuti tubuh Andien , berlatih gabungan buat ke juaraan piala Sudirman.


Piala Sudirman 2023 akan berlangsung di Suzhou, China, pada 14-21 Mei. Indonesia tercatat baru satu kali memenangkan gelar tersebut pada 1989, ketika turnamen tersebut baru pertama kali diadakan.


Andien berlatih extra, pelatih baru sudah Andien dapatkan. Mereka masih saling penyesiaian.Pelatih yang lumayan tampan, belum menikah dan karismatik. Banyak atelit caper dan menggangguin Andien. Andien hanya fokus sama turnamen, fokus sama pelatihan. Masuk pelatnas banyak aturan yang harus dia taati sebagai kedisiplinan diri.


Namanya Doni Setiawan, tinggi 178, bentuk badan proporsional, Macho .


" Ndien pukulan ,lebih tajam, menukik ke bawah arahkan."


Andien pun melakukan apa yang sang pelatih perintahkan.


Luar biasa capeknya sistim pelatihannya.


Andien , sangat lelah , energinya terkuras. Sudah lama terlena dengan pelatih yang care ,tiba tiba mendapat pelatih extrim, semua badan Andien sangat lelah, bahkan tenaga buat menelepon atau mengangkat teleponpun tidak ada ,sepulang latihan, Andien makan dan tertidur ,terkadang tidur dalam posisi duduk. baru melorot berbaring.


" Ndien, kamu habis habisan di bantai si handsome."


" Luar biasa, lihat nih memar, jatuh, ngejar serangan negara api, " ujar Andien tertawa.


" Dokter cintamu kemana ,sampai bisa ganti si handsome ,hati hati, si Handsome sering lirik kamu, dia tuh blateran, China plua bule, orangtuanya juga pelatih luar loh Ndien."


" Komplit banget kalian ngupas literatur biodatanya," ujar Andien.


" Pernah pacaran dengan pelatih Rusia, kemudian pisah."


" Pernah juga Ndien ,dekat sama atelit yang dia latih , asal China."


" Ohhh..., " hanya itu yang keluar dari mulut Andien.


Andien hanya bicara seputar pelatihannya ,selain itu dia tidak mau urusi yang bukan urusannya.

__ADS_1


" Kirim salam sama si macho Ndien, " ujar Ratna.


" Waduh sampaikan sendiri neng, todak menerima jasa penyampaian pesan," ujar Andien ngakak.


" Gile benar, kejamnya ibu kota ,lebih kejam ibu tiri, ku lihat kamu ampun ampun extra latihan, badan semakin ceking Ndien, " ujar Anton.


" Sttt....jangan ngeluh, jalani aja."


" Bentar lagi aku pensiun Ndien, udah tua, mana gak ada pasangan, gak kawin kawin, jodoh gak ada , sepinya hidupku, " ujar Ratna.


" Waktu muda nya ,mbak di lamar pacar, nolak, fokus karir, eh di tinggal nikah Ndien."


" Kalau memang laki laki baik mau nunggu mbak."


" Tapi gak nunggu bertahun tahun juga Ndien, umur nya juga udah lumayan, desakan orangtua juga ada, terus yang di nanti juga gak ngeh menikah, sekarang nyesal gak ada guna Ndien, ketemu mantan, anaknya udah 3, bayangkan do, re ,mi anaknya Ndien. Kejar target terus Ndien."


" Sabar ya mbak ."


" Kamu belajar dari kisah mbak Ndien, buat apa karir sepuncak gunung, hidup sepi, orangtua gak punya, saudara juga gak ada, dulu mantanlah teman dari masa kecil sampai berjaya. Aku terlalu serakah Ndien. Sudah mau pensiun , sepinya hati, sepinya hidup.Sampai pelihara kucing, biar ada teman ngomong."


" Ya mbak, Andien juga udah tunangan, nih mbak lihat."


" Jangan kelamaan menikah juga Ndien, menikah aja dulu, berkarir 2 atau 3 tahun, baru punya baby."


" Yah mbak."


" Usia kamu masih produktif, gak ada yang ngerti in perjuangan kita Ndien, padahal kita bela negara, lain lagi kita juga mengejar cita cita dan batas usia ada, persaingan ketat, extra, kapanpun bisa tersisih."


" Mas Bambang keliatan suka perhatiin mbak, apa gak mau nerima perasaan Bambang mbak?".


" Dia nya gak ada bilang apa apa, ah ke GR ran deh Ndien."


" Mas Bambang sini, teriak Andien."


Bambang pun datang.


" Jujur yah mas, mas suka kan sama mbak Ratna?".

__ADS_1


Bambang gelagapan, sang atelit pemalu.


" Ihh apaan sih Ndien, Bambang 3 tahun lebih muda dari mbak."


" Usia gak akan menjadi masalah dan penghalang. Benar kan Mas Bambang ?".


Bambang mengangguk.


" Ndien...,kamu ada ada aja dehhh".


" Saya serius Rat, saya...memang sudah lama menaruh hati sama kamu,kamu tegas ,wajahmu dan kulitmu eksotis, kamu gigih, dewasa. "


" Saya tuaan Bang."


" Saya gak masalah. Saya memberanikan diri mengutarakannya, karena saya gak sanggup mendamnya lagi Rat."


" Wuihhhh keren..," ujar Andien.


" Nih mbak Ratna kesepian, temani ya Bambang, kamu serius kan sama mbak ku, gak main main ?".


" Saya baru pertama jatuh cinta ,menyukai aeseorang, dulu saya merasa saya aneh, namun ketika memasuki pelatnas, saya sangat suka dengan kamu Rat."


Wajah Ratna pun bersemu merah.


" Kemapanan ,kamu jangan sangsi Rat, saya sudah persiapkan ,kamu mau hidup dengan saya,kita bangun rumah, atau beli rumah, mau tinggal dimana , saya bersedia."


" Ka..kamu nabung mas Bambang ?," tanya Andien.


" Ya, sejak lihat Ratna, saya berjanji serius, simpan uang, berjuang di pertandingan, buka usaha restoran di beberapa cabang dan menghasilkan. Buat masa depan, jika pensiun dan gantung reket."


Andien dan Ratna sampai bengong.


🥰🥰🥰🥰🥰🥰


Jangan Lupa


Like

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2