Cinta Atlit Dan Pelatih

Cinta Atlit Dan Pelatih
Makan Bersama Tulang


__ADS_3

Andien lahap memakan ikan arsik buatan tante nya. Makan berdua samping sampingan sama tulangnya. Mana melagak sang tulang, pakai siaran langsung, banyak kalilah family yang menyapa mereka. Senang hati sang tulang.


" Liat Ndien, opung si Gabe itu nak, datang dia nak, bicara di handphone ini, udah tua kali kan nak, tetap dia nonton kamu tanding nak, dia goreng ubi dari belakang rumah, dia kasj sama tulang, kadang nonton kami sama di rumah tulang, senang kali hatinya nak."


" Ada Andien belikan selimut buat opung Gabe kan, bah satu kampung di pamerkannya, ada buatan Inggris pulak disitu, katanya, memang hebat kali boru kami, dak lupa dia sama opungnya, sampai nangis dia nak."


" Ingat Andien sama opung tulang, kecil kecil kami, dia bawa ke sawah, tangkap ikan kami, ambil jagung, kami bakar di ladang, kami di bawa opung juga ambil sagu, opung masak lompong sagu, enak kali tulang, nanti kalau pulang, sama si Gabe la pergi ambil sagu aku yah tulang, udah rindu kali makanan kampung."


" Biarpun tinggal di kota besar kan nak, biar lahir di kota besar, ingat, kampung bapak mamakmu ada, enak makanan kampung, semua segar segar."


" Mau tambah tulang ?".


" Udah cukuplah boru, udah kenyang tulang."


" Udah hampir 2 potong ku makan ikan arsik ini tulang, sedap kali, terasa asamnya ,terasa semua di lidah ,enak kali rasanya lah tulang, mamak kalau sibuk, udah jarang dia masak arsik. "


" Belajar masak sama tante nak, biar kapan ,berumah tangga ,bisa makan arsik ".


" Iya Tulang, tadi Andien lihat tante memasak, buat asam ,kincong, bawang batak, kacang panjang, kemiri, andalaiman , daun jeruk, bawang merah, cabe merah, semuanya tabte giling, makanya ebak kali, lain kalau main blender tulang".


" Iya nak."

__ADS_1


" Kapan tanding lagi Ndien ?".


" Hari ini kan kakak martupol( tunjangan di gereja), 2 haru lagi menerima pemberkatan pernikahan, Seninnya udah berangkat Andien Tulang, ke Denmark , tanding disana tulang."


" Udah macam kacang goreng naik pesawat kau boru, dulu kemana mana gak pernah, oulang medan pun, jarang jarang kan boru, sekarang dah biasa. Bangga tulang nak, ukirlah prestasi buat bangsa Indonesia nak, tunjukkan pada dunia, Indonesia bisa memenangi pertandingan. "


" Apalagi di perhatikan sekarang nak, atelit hadiahnya lumayan."


" Iya tulang, dari hadiah sponsor banyak sekarang."


" Raketmu, di kasi apa di fasilitasi Ndien."


" Di sediakan pelatnas tulang, ada dapat hadiah dari sponsor."


" Iya tulang, ada gabung sama Atelit lain juga."


" Ada Andien sendiri tulang."


" Ya nak, salut tulang sama kamu, kalah aja beberapa skor, kamu kejar, sampai memenangkan nya."


" Keningat mamak dan bapak nonton di rumah tulang, ingin mereka bahagia lihat pudannya menang, masih belum lunas rumah kemarin tulang, jadi gigihlah cari cuan / uang Andien."

__ADS_1


" Ya nak, doa selalu, andalkan Tuhan dalam hidupmu, tidak ada yang tidak Tuhan dengar, mau kegagalan atau kemenangan, Tuhan sudah sertai."


" Gimana kabar dokter cintamu ?".


" Andien mau fokus sama karir dulu tulang, Andien sudah kecewakan dokter Edward, rasa bersalah itu besar ".


" Namanya mencari pasangan hidup nak, gak ada yang mudah, jangan di paksa ,kalau bukan sehati."


" Nyari pasangan hidup , satu se umur hidup ,jadi perlu mikir panjang, jangan sia sia membuang waktu, buat orang yang gak tepat."


" Ya Tulang, makanya Andien gak mikir jodoh dulu, masih panjang perjalanan Andien ".


" Yalah nak, masih muda, masih banyak cita cita."


😍🥰😍🥰😍🥰😍🥰


Jangan Lupa


Like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2