
Andien masih ke ingat, saat Dimas menggenggam erat tangann nya dan Dimas masih menyempatkan diri, membeli oleh oleh khas Surabaya buat kedua orangtuanya.
Dekapan Dimas begitu hangat.
Andien tahu dia sangat salah pada hubungannya dengan Edward.
Ingin semua nya terurai tanpa ada dusta .
Andien mendengarkan musik, sambil membaca buku, begitulah kebiasaannya.
Dia sudah mengabari Edward juga ,bahwa dia balik ke Jakarta.
Dan Andien juga udah feeling, Ajeng pasti curhat soal Andien. Soal perselisihan mereka, karena Andien kedapatan menyimpan di handphonenya semua foto nya dengan Dimas dan keluarganya.
Ajeng langsung meng interogasinya. Andien tidak ada menutupi apapun. Ajeng lebih ke memaksa Andien buat melupakan Dimas. Dan Andien juga mengatakan ,jika dia mampu ,dia sejak dulu melakukannya, namun Andien berterus terang, bahwa pikirannya tidak sejalan dengan hatinya.Andien bukan manusia munafik dan suka berbohong. Disitulah Ajeng mengatakannya selingkuh, menduakan abangnya, dan jujur Andien sangat sakit dikata katai, bukannya dia tidak berusaha, namun ketika berbagai hal di bahas, Andien pun sangat sedih.
Keyshia lebih menjadi penengah, mengatakan bahwa , jika terjebak di posisi Andien. siapapun gak mau, Andien bukan orang yang tega menyakiti, bagus mengakhiri dari pada saling menyakiti.Namun Ajeng jelas marah, karena dia sangat menyukai Andien, sangat menyayangi abangnya.Dua hal membuat hatinya sakit , jika Andien pisah dari abangnya.
Di sekolah, malahan Ajeng menghindari Andien. Andien menjadi sendiri, Keyshia juga selalu menemani Ajeng.
Andien lebih banyak membaca buku, mengerjakan PR di sekolah dan lebih banyak menghabiskan waktu di lapangan.
Tidak ada lagi hari hari yang dia nantikan, nonton di rumah Ajeng atau Keyshia, tidak ada lagi hari hari makan bakso di kantin bersama, Andien hanya bisa menangis di dalam kamarnya. Merasa tertekan.
Andien berdiri, mengambil ransel dan oleh oleh dari Dimas. Begitu pesawat sudah mendarat.
__ADS_1
Andien sudah menyuruh bang Ardi menjempuynya.
Dari akun youtube dan penjualan store nya, Andien sudah bisa membantu sang abang buat DP mobilnya. Dan Andien juga sedikit lagi melunasi uang pembelian rumah orangtua nya.
Andien melangkahkan kaki, dan bergegas, beberapa pramugari meminta berfoto sebelumnya dengan Andien.
Bahkan memjnta tanda tangannya. Penumpang pesawat juga heboh berfoto rame rame dengan Andien. Andien dengan ramah berfoto bersama.
Andien tidak mau di kawal, jika Andien melihat keadaan masih safety buatnya.
Langkahnya terhenti saat melihat sang abang.
Pelukan kangen pada sang abang sudah pasti dia daratkan.
" Kakinya udah baik dek ?".
" Gak usah di paksa ta ding, abang udah lunasi uang rumah ke ibu tetangga dek, abang dapat bonus, kamu udah banyak membantu keluarga kita, hanya ini yang bisa abang lakukan."
" Gak usah bang. doain aja , Andien bisa berprestasi, bisa buat lebih buat kita semua."
" Jangan begitu dek, mamak sama bapak ,harusnya tanggung jawab abang, abang tertua kan.Ini tante dari medan juga kirimkan uang buat kamu, uang jajan , mereka bilang, buat uang puding kamu, biar juara terus, mereka bangga kali dek, desember nanti , baliklah ke medan, biar ngumpul keluarga besar."
" Iya bang, udah Andien pikirkan juga."
" Berenang kita dek, di danau toba, bakar ikan ,sedap kali ikan arsik kan dek."
__ADS_1
" Pastilah bang, udah kangen sama sepupu disana."
" Tulang kita pun baik kali, dulu beli reket adek bang, baru Andien kirim sama tulang baju dari China dan beberapa tas buat tulang, tante dan adek adek disana, sampai nangis tulang bang, video call sama Andien."
" Memang , saudara bapak sama mamak ,baik baik ya bang, sayang sama kita, walau susah kita, peduli kali orang tante dan tulang."
" Ya dek, bagusla kamu bisa ingat mereka dek, biar senang juga hatinya.Abang juga ke Bali tugas, abang kirimkan kacang bali sama baju Bali dek, eh langsung tulang sama tante pakai loh, senang kali mereka dek."
" Jadi kangen sama mereka kan bang."
" Iya dek,makanya pulanglah kita desember.Walau kak Ester pesta akhir bulan ini, mereka kayaknya datang dek, tulang bisa datang 3, tante semua datang, kata mereka biar rame pesta kakak."
" Iyalah bang ".
" Ke parkiran kita ya dek, ke rumah dulu kan? udah rindu mamak sama bapak sama kamu dek."
" Iya bang, besok pagi aja antar adek ke sekolah, dari sekolah adek ke pelatnas bang."
" Iyalah dek."
😘🥰😍🥰😘😍🥰
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Vote
Koment