Cinta Atlit Dan Pelatih

Cinta Atlit Dan Pelatih
Pendekatan Yudha


__ADS_3

" Eitsss terus terang aja yah Yud, saya juga suka dengan Andien, " ujar Bambang.


" Wuihhhh...., Andien jadi bahan rebutan , cwiiii witttt, " ujar Anggun.


" Aku Juga ,ujar Yanto dengan wajah serius."


Semua semakin bersorak.


" Indra juga tuh, " ujar Tio. Indra adalah teman dekat Tio.


" Wajar sih...., Andien cakep banget , " ujar Dian.


" Jangan ngomong gitu mbak, Andien itu keluarga sederhana banget loh mbak, rumah aja gak punya, sepeda motor bapak juga udah rengsek banget. Hadiah ini ,buat beliin sepeda motor buat bapak, biar gak kesulitan bekerja , " ujar Andien berkata apa adanya.


" Raket dan tas itu,juga pemberian seorang ibu, waktu liat Andien bertanding dan menang, semua di subsidi mbak, " ujar Andien .


" Kamu orangnya tulus Ndien, apa adanya. Kesederhanaan kamu memikat hati orang. Kamu menang , kamu bisa berbagi juga sama orang tuamu Ndien."


" Abang dan kakak Andien ,baik banget loh mbak, kami bahu membahu, begitulah kami selama ini ," ujar Andien.


Yudha semakin salut, Andien gadis sederhana ,tidak menutupi latar belakang orangtua nya. Gak bersandiwara seakan anak orang berduit. Andien apa adanya aja dalam berteman.

__ADS_1


" Berteman ,gak harus melihat kaya atau miskin kan Ndien, berteman yah mengalir gitu aja ,tanpa intrik, ajas manfaat, kalau kaya ,eh di temanin, kalau miskin di sisihkan, mana beres bergaul gitu, tetapi banyak juga sih yang gitu, " ujar Dina.


" Malahan orang sederhana ,banyak mengadu nasib,merubah nasib, berkarya bagi negeri.Dia sukses, orangtuanya pun bisa dia bantu dari hasil prestasinya, " ujar Anggun.


" Kamu gak sendiri Ndien, aku juga dari keluarga sederhana, malahan keluarga broken home.Papaku menikah lagi,ketika aku duduk di bangku SMP kelas 1,kami 4 orang, ibuku apa gaknkewalahan membiayai kami.Papaku menikah dengan wanita lain, kami dia tinggalin begitu aja,peduli pun gak, nafkahi juga gak."


" Kamu lebih beruntung Ndien. Aku dari perceraian orangtua ku , bantu ibuku jualan di warung, dari pagi sampai siang, dan siang aku sekolah.Adik adikku semua masih kecil, aku pulang sekolah, menyetrika baju tetangga beberapa pintu. Tangan kadang luka luka Ndien ,karena ngantuk, kena setrika."


" Sampai satu waktu, aku liat anak tetangga main badminton, aku di ajak ke lapangan, aku main, eh permainan ku bagus, trus di suruh datang sabtu dan minggu.Aku datang ,di latih, ikut turnamen, dan menang menang.Sampai aku bisa biayain adik ku 3 sekolah, beli warung buat ibu jualan nasi di stasiun bus."


" Aku salut sama kamu mbak, "ujar Andien memeluk Anggun.


" Kita senasib, " ujar Andien menghapus air matanya ,tepat di sudut matanya.


Andien mengangguk.


" Terkadang, kita melihat , kehidupan kita susah mbak, padahal yang lebih susah dari kita lebih banyak ya mbak , tetapi mamak dan bapak Andien sangat baik mbak , abang dan kakak Andien juga . Tetangga juga baik , ibu yang nemani Andien itu, ibu angkat Andien."


" Anaknya yah Ndien, tampan banget yah Ndien, kirim salam Ndien, tapi kayaknya dia suka kamu loh Ndien, dari lirikan nya keliatan banget, " ujar Anggun.


" Andien masih kecil mbak, masih wajib sekolah, nih aja besok sampai, udah banyak menanti jam pengganti, " ujar Andien.

__ADS_1


" Benar Ndien, masa depanmu masih panjang. Mbak aja baru lulus 3 tahunan, yah berjuang extra di lapangan, " ujar Anggun.


" Kalau mas lebih senior Ndien," ujar Yudha .


" Yudha mah bintang lapangan,pendiam, gak pernah pacaran Ndien, baik, tajir, gak sombong, banyak yang naksir lohhhh, udah jadian aja sama Yudha Ndien, gak bakalan nyesal, " ujar Dina.


" Kamu kayak mak comblang aja deh Din," ujar Anggun menahan tawa .


" Yudha gak pernah dekati cewek loh, Yudha juga selama ini kita jodohin, gak ada yang dia suka.Nih Yudha menentukan pilihannya, jadi sebagai teman, kita support dunkkk, " ujar Dina.


" Bambang sajngan berat tuh, Yanto, Ari, Indra, lain yang lain, siap siap bertarung Yud, " ujar Anggun mengunyah potongan steak nya.


Yudha hanya memandang dalam ke arah Andien. Andien sedikit merasa malu dan serba salah.


🥰🥰🥰🥰🥰


Jangan Lupa


Like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2