Cinta Atlit Dan Pelatih

Cinta Atlit Dan Pelatih
Tertawan Hati


__ADS_3

" Kalian mesra banget deh, buat jiwaku yang jomblo meronta ," ujar Bima.


Andien dan Dimas saling menatap . Tatapan itu penih damba, penuh kehangatan.


" Udah deh ,biar cepat melodrama Korea nya, bersiap yah Ndien, kalau rasanya sakit, gigit aja pjndak si abang, kalau rasanya sakit, cubit aja lengannya Dimas. dia tuh udah pasrah banget."


Andien hanya menunduk.Melihat Bkma mengisi cairan ke dalam jarum, perlahan dia memegang kaki Andien.


Dimas mendekap Andien, ketika Andien bereaksi menegangkan badan nya.


" Santai Ndien, jangan tegang gitu, bekas suntiknya nanti biru atau bengkak" , ujar Bima.


Dimas mengusap pundak Andien dengan lembut.


" Selesai, jangan sampai nangis Ndien, " ujar Bima.


Andien menahan tawanya.


" Kamu jalan. gak boleh bertumpu pada kaki yang sakit ya Ndien, trus kompres ,suruh aja nih si jablay, alias si bucin, ngompres kakimu," ledek Bima menatap Dimas.


" Kalau gitu, kamu mas gendong aja," ujar Dimas tersenyum penuh arti.


" Pucuk di cinta ,ulam pun tiba, " ujar Bima.


" Bagi kenapa sih Dim, kenalin ke aku napa sihhh, buat aku aja Dim ".


" Gak ...., " jawab Dimas pendek.

__ADS_1


" Dimas sungguh luar biasa, udah kalian bersatu aja, perbedaan biasa aja, Dimas akan tungguin kamu , sampai kamu siap menikah, bagi Dimas. lebih baik menu ggu daripada kehilanganmu Ndien, benar kan Dim ?".


" Ya..," ujar Dimas singkat menunduk.


Andien terkesima mendengar keterus terangan Dimas. Dulu Dimas masih memendam semua rasa, Andien juga.


Mungkin jarak menyebabkan semuanya menupuk dan terlepaslah semua tekanan dalam hati.


Andien ke ingat sama Edward . Edward begitu baik, namun hati gak bisa di bohongi, Andien gak bisa mendustai dirinya.Namun menyakiti Edward , Andien tidak sanggup, bahkan menduakan pun Andien tidak sanggup.


Memilih cinta atau keadaan ,tidak memungkinkan, tidak bisa keduanya.


Tak bisa melepasmu pergi, hingga mendustai diri.


How can I not love you ( Bagaimana mungkin aku tidak mencintaimu).


What do I tell my heart(apa yang harus ku katakan pada hatiku ).


Bagaimana mungkin aku bisa melupakan semua kenangan tentang kita. Bagaimana aku tidak merindukan dan menantikan mu.Saat kau tak ada , Aku seakan tiada.


" Aku selalu merindukanmu Ndien," ujar Dimas di telinga Andien, ketik dia menggendong Andien.


" Walau kita jauh, namun tak bisa mas bohongi, hati mas bahagia ,kamu ada disini saat ini, entah mengapa hati ini tetap untukmu Ndien."


" Aku sekarang sangat merindukanmu Ndien."


" Tiada yang mampu gantikan, titahmu dihati mas Ndien."

__ADS_1


" Maaf..,maaf mas, aku terlalu bodoh menutupi kata hati, menolak perbedaan, memandang kita bisa saling membuka hati pada hati lain, namun ada ruang kosong, yang tidak bisa Andien tutupi, Andien , Andien penyebab semua ini mas..., maaf."


" Waktu dan penantianku akankah berbuah manis Ndien? penantian tertawan , please jangan menghindar dari rasa yang ada, " ujar Dimas mendekatkan Andien ke bagian dadanya, sambil melangkah menggendong Andien. Dimas tidak memperdulikan banyak mata memandang mereka.


" Loh ..loh...Andien kenapa nak, " ujar sang mami bengong melihat Dimas menggendong Andien.


" Kaki Andien cedera otot mi, kan tadi mami ada juga bilang, kayaknya Andien melangkah agak beda."


" Trus apa udah di cek nak ?".


Andien dan Dimas saling menunduk.


" Apa kata dokter nak?".


" Perlu 3 hari mi, di suntik ".


" Jadi Andien batal balik, hore..., bagus itu, tandingnya kan gak dalam 3 hari kan nak? mami masih rindu kamu lohh," ujar bu Bidan.


" Mantap, papi juga merindukan Andien , sangat nak, nanti mami masakin rendang bebek kesukaan kamu, " ujar papi Dimas.


Dimas tersenyum. Hati mereka sama, mereka sudah biasa bersama.


🥰😍🥰😍🥰😍🥰😍


Jangan Lupa


Like

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2